MANAGED BY:
KAMIS
21 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Sabtu, 15 Juni 2019 13:48
Bincang Ringan dengan Ketua Baru PN Samarinda
Fokus Benahi Manajemen Waktu Sidang
SIAP PEGANG KOMANDO: Hongkun Otoh menjabat ketua PN Samarinda. Fokus utamanya ialah persoalan manajemen waktu sidang. BAYU ROLLES/KP

PROKAL.CO, Pemimpin para pengadil di Kota Tepian kembali berganti. Komando kini dipegang Hongkun Otoh, yang sebelumnya menjabat wakil ketua Pengadilan Negeri (PN) Samarinda.

 

ROBAYU, Samarinda

 

SUTOYO, ketua Pengadilan Tinggi membacakan keputusan MA bernomor 1155/GJU/SK/KT.04.5/4/2019 yang berisikan pengangkatan Hongkun Otoh sebagai ketua Pengadilan Negeri (PN) Samarinda menggantikan Abdul Halim Amran yang pindah ke Pengadilan Tinggi Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), kemarin (14/6).

Selepas proses pengambilan sumpah, Hongkun Otoh mengaku peningkatan kualitas pengadil dalam memberikan putusan akan terus dibenahi. Sistem yang ada sebelum dirinya dilantik, bersamaan Abdul Halim Amran, telah membangun Zona Integrasi Wilayah Bebas Korupsi/Wilayah Bersih Birokrasi Melayani (ZI WBK/WBBM). “Pastinya sistem yang ada ini dikawal. Jangan sekadar slogan,” tutur pria kelahiran 6 Juli 1967 itu.

Mendapat mandat mengomandoi para pengadil di lembaga peradilan yang berkantor di Jalan M Yamin itu berarti mengetuai tiga entitas, Pengadilan Negeri, Pengadilan Hubungan Industrial, dan Pengadilan Tipikor. Tapi beban yang bakal diembannya itu tak menjadi soal karena PN Samarinda merupakan tonggak awal dirinya memulai karier kehakiman periode 1992–1996. “Mulai karier hakim kan di sini. Setahun lebih jadi wakil ketua, jadi sedikit banyak paham kondisinya,” akunya.

Akreditasi IA yang dimiliki PN Samarinda membuat intensitas sidang terbilang gemuk setiap harinya, rata-rata per tahun lebih 1.000 perkara yang diperiksa untuk diadili. Baru menjabat, mantan ketua PN Maros, Sulsel, tersebut sudah punya rancangan kerja. Selain menyelaraskan pelayanan peradilan dengan teknologi terkini. Ada pula soal manajemen waktu persidangan. “Sejauh ini kan persidangan di PN itu kebanyakan baru dimulai pukul 12.00 Wita. Nah, ini yang coba diupayakan untuk dipercepat. Tentu nanti perlu duduk bersama dengan kejaksaan dan lembaga tahanan,” tuturnya.

Dengan SDM yang terdiri dari 26 hakim dan 11 panitera pengganti jelas akan memakan waktu lebih dari jam kerja jika manajemen waktu ini tidak segera dibenahi. “Rata-rata per hari itu lebih 50 perkara yang disidang. Satu persidangan saja memakan paling cepat 20 menit. Jelas enggak cukup makanya ini yang perlu segera dicari solusinya,” singkat dia.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Pengadilan Tinggi Kaltim Sutoyo menuturkan, mengingat Hongkun bukanlah orang asing di Kaltim. Dia berharap, kualitas PN Samarinda terus meningkat. “Hongkun ini orang asli Kaltim. Jadi diharapkan mampu memberikan pelayanan hukum terbaik untuk warga Samarinda yang mencari keadilan,” ungkapnya. (ypl/k8)

 


BACA JUGA

Rabu, 20 November 2019 22:47

Warga SMP 38 Pakai Air Kolam Eks Tambang

Pembebasan lahan menjadi polemik utama SMP 38, Kelurahan Loa Bakung.…

Rabu, 20 November 2019 22:45

Seminggu Tiga Motor Digondol

SAMARINDA–Jajaran Satreskrim Polresta Samarinda berhasil meringkus Sofyan (32), Senin (11/11).…

Rabu, 20 November 2019 22:43

Mengaku Tak Tahu Izin Jual Kosmetik

SAMARINDA–Perkara peredaran kosmetik tanpa izin edar hasil inspeksi Balai Besar…

Rabu, 20 November 2019 22:41

Jelang Tutup Tahun, Progres Mahakam IV Baru 60 Persen

SAMARINDA–Tidak mudah, apabila proyek progres baru mencapai 60 persen, sedangkan…

Rabu, 20 November 2019 16:47

45 Burung Khas Kalimantan Mau Diselundupkan

PROKAL.CO, SAMARINDA - Sebanyak 45 burung berbagai jenis di Kalimantan…

Rabu, 20 November 2019 13:15

Sudah Dipecat, Oknum ASN Masih Terima Gaji

Pemprov Kaltim tampaknya masih setengah hati memberikan sanksi pemotongan gaji…

Rabu, 20 November 2019 13:14

Revisi SK, Pemkot Siap Bebaskan Lahan 1 Desember

SAMARINDA–Ihwal pembebasan lahan sebagai akses menuju SMP 38 Loa Bakung…

Rabu, 20 November 2019 13:12

Baru Bebas April Lalu, Residivis Curanmor Masuk Bui Lagi

SAMARINDA–Meski pernah menjalani masa hukuman penjara selama 1,5 tahun lantaran…

Rabu, 20 November 2019 13:11

Nestapa Muhammad Arrayyan Alfarizqi, Balita 16 Bulan yang Terjangkit Kanker LHC

Tangis Muhammad Arrayyan Alfarizqi mulai terdengar dari balik dinding rumah…

Rabu, 20 November 2019 13:10

DPRD Kaltim Siap Panggil BPJS Kesehatan

SAMARINDA–Persoalan naiknya iuran BPJS Kesehatan bukan persoalan utama bagi kalangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*