MANAGED BY:
KAMIS
21 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Sabtu, 15 Juni 2019 13:48
Korban Banjir Mengeluh Stres dan Hipertensi
MULAI SURUT: Genangan yang memenuhi Jalan Ahmad Yani Samarinda dan Perumahan Griya Mukti, semakin hari debit air mulai menyusut. Hal ini juga terlihat di badan jalan sudah dilalui kendaraan. Meski demikian, warga mengeluh stres dan mengalami hipertensi. RAMA SIHOTANG/KP

PROKAL.CO, SAMARINDA–Hingga kemarin (14/6), sudah 1.897 kunjungan di pos-pos kesehatan korban banjir Kota Tepian. Keluhan paling banyak adalah infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), hipertensi, dermatitis atau gatal-gatal, dan reaksi alergi.

Diungkapkan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Samarinda Melliyani Agustini,  ISPA paling banyak dikeluhkan korban banjir. Hal itu tidak terlepas dari kondisi sanitasi yang kurang baik. Selain itu, kondisi lembap dan air tergenang menyebabkan kuman dan virus mudah berkembang biak.

“Kalau ISPA itu jelas penularannya dari virus-virus yang menyebar. Jadi, banyak yang mengeluhkan batuk, pilek, seperti itu,” kata Meli, kemarin (14/6).

Selain itu, hipertensi menjadi salah satu penyakit yang juga banyak dikeluhkan korban banjir. Penyebabnya, bisa beberapa hal. Pertama, stres karena kondisi banjir yang tidak kunjung surut sehingga aktivitas terhambat dan membuat sebagian masyarakat terpaksa mengungsi. Kondisi ini tak ideal membuat korban tertekan. “Ya karena banyak pikiran juga,” sambungnya.

Meli melanjutkan, selain stres, hal yang membuat hipertensi muncul adalah tidak minum obat teratur. Dia mengatakan, kondisi banjir menyebabkan masyarakat yang sudah mengidap hipertensi, tidak bisa mengonsumsi obatnya dengan teratur. Mengingat, mereka dalam kondisi serba terbatas. Padahal, ada sebagian penderita hipertensi yang harus meminum obatnya rutin atau sedang dalam masa pemulihan.

Sementara itu, dermatitis juga banyak dikeluhkan masyarakat. Kondisi sanitasi yang buruk serta terpapar air banjir yang notabene sarat dengan kuman dan bakteri, membuat dermatitis mudah menjangkiti. Apalagi jika banjir lama surutnya. Selain itu, bahan-bahan kimia yang terbawa banjir dapat pula memicu alergi. Maka dari itu, membersihkan anggota tubuh dengan air mengalir setelah terpapar banjir, menjadi langkah tepat untuk meminimalisasi risiko terkena gatal-gatal. (*/nyc/ypl/k8)

 


BACA JUGA

Rabu, 20 November 2019 22:47

Warga SMP 38 Pakai Air Kolam Eks Tambang

Pembebasan lahan menjadi polemik utama SMP 38, Kelurahan Loa Bakung.…

Rabu, 20 November 2019 22:45

Seminggu Tiga Motor Digondol

SAMARINDA–Jajaran Satreskrim Polresta Samarinda berhasil meringkus Sofyan (32), Senin (11/11).…

Rabu, 20 November 2019 22:43

Mengaku Tak Tahu Izin Jual Kosmetik

SAMARINDA–Perkara peredaran kosmetik tanpa izin edar hasil inspeksi Balai Besar…

Rabu, 20 November 2019 22:41

Jelang Tutup Tahun, Progres Mahakam IV Baru 60 Persen

SAMARINDA–Tidak mudah, apabila proyek progres baru mencapai 60 persen, sedangkan…

Rabu, 20 November 2019 16:47

45 Burung Khas Kalimantan Mau Diselundupkan

PROKAL.CO, SAMARINDA - Sebanyak 45 burung berbagai jenis di Kalimantan…

Rabu, 20 November 2019 13:15

Sudah Dipecat, Oknum ASN Masih Terima Gaji

Pemprov Kaltim tampaknya masih setengah hati memberikan sanksi pemotongan gaji…

Rabu, 20 November 2019 13:14

Revisi SK, Pemkot Siap Bebaskan Lahan 1 Desember

SAMARINDA–Ihwal pembebasan lahan sebagai akses menuju SMP 38 Loa Bakung…

Rabu, 20 November 2019 13:12

Baru Bebas April Lalu, Residivis Curanmor Masuk Bui Lagi

SAMARINDA–Meski pernah menjalani masa hukuman penjara selama 1,5 tahun lantaran…

Rabu, 20 November 2019 13:11

Nestapa Muhammad Arrayyan Alfarizqi, Balita 16 Bulan yang Terjangkit Kanker LHC

Tangis Muhammad Arrayyan Alfarizqi mulai terdengar dari balik dinding rumah…

Rabu, 20 November 2019 13:10

DPRD Kaltim Siap Panggil BPJS Kesehatan

SAMARINDA–Persoalan naiknya iuran BPJS Kesehatan bukan persoalan utama bagi kalangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*