MANAGED BY:
MINGGU
20 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Jumat, 14 Juni 2019 14:31
Pakai GPS, Korban Berhasil Temukan Penjahat yang Rampas Ponselnya
PASRAH: Tomy (berdiri, kiri), otak kejahatan, bersama Rahmat memberi penjelasan kepada awak media di Polsek Samarinda Ulu kemarin. KP

PROKAL.CO, SAMARINDA–Global positioning system (GPS) sukses mencekal aksi pencurian ponsel. Tomy Syahmani (30) dan Rahmat Hidayat (30), Rabu (12/6) malam, ditangkap setelah beraksi di Jalan Suryanata, Bukit Pinang, Samarinda Ulu.

Korbannya Gesca (14), pelajar perempuan yang saat kejadian sedang menunggu nasi goreng pesanannya beres dibuat. “Pas lewat ke jalur Tenggarong, korban di pinggir jalan main HP,” ujar Tomy. “Saya mau ke tempat pacar, minta uang,” sambung residivis kasus bobol rumah tersebut. Belum 50 meter setelah melewati korban, Tomy yang merupakan otak penjambretan berucap ke Rahmat untuk balik arah.

Rahmat yang mengemudi motor menuruti instruksi rekannya. Ayah tiga anak itu pula yang menjadi eksekutor dalam merampas ponsel Gesca. Korban lantas teriak minta tolong. Sadar tidak akan terkejar, dia pulang. “Korban melacak lewat akun iCloud milik ponsel keluarganya,” ujar Kanit Reskrim Polsek Samarinda Ulu Ipda Muhammad Ridwan.

Sementara itu, Rahmat dan Tomy, sudah melenggang bebas ke Tenggarong. “Saya datang ke rumah pacar, tapi enggak dibuka pintunya,” timpal Tomy. Tahu baru saja berbuat jahat di jalur menuju Kota Raja, kedua pelaku memilih berputar melalui Loa Duri dan tembus hingga Kelurahan Simpang Tiga, Loa Janan Ilir.

“HP korban masih menyala, tidak dimatikan, daya baterai 30 persen,” tegas Ridwan. Nah, keluarga korban menunggu di Simpang Tiga, Kilometer 1, Loa Janan Ilir. Begitu dekat, getaran di ponsel lain milik keluarga korban memberi isyarat. Tepat, Tomy dan Rahmat melintas menggunakan motor Honda Vario. Baju Tomy ditarik. Warga langsung berkerumun dan menghakimi keduanya.

“Lambat sedikit (dilerai), mungkin pelaku bisa tewas,” sambung perwira Polri berpangkat balok satu tersebut. Motor milik orangtua Tomy yang cicilannya belum lunas pun turut jadi bulan-bulanan. Warga membuat kuda besi itu rusak parah.

Wajah Tomy langsung ciut kala ayahnya datang ke Polsek Samarinda Ulu. “Kamu bikin masalah saja!” bentak ayah pelaku. “Kurang 10 bulan lagi itu motor kredit (terlunasi), hancur,” ucapnya dengan nada kesal. Ayah pelaku bahkan kaget saat polisi menjelaskan jika Tomy masih berbuat kriminal. “Kami masih ingin periksa keterangan pelaku, siapa tahu ada lokasi lain,” pungkas Ridwan. (*/dra/ndy/k8)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Oktober 2019 12:12
Paving yang Rusak tepat di Depan Rumah Jabatan Wakil Gubernur

Hitung Anggaran, Baru Perbaikan

Penggunaan paving block di jalan seputaran Taman Samarendah selalu dikeluhkan…

Sabtu, 19 Oktober 2019 12:11

Setelah Ditahan, Siapkan Tiga Calon Pengganti Sementara Kepala BPBD

SAMARINDA-Kekosongan jabatan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda sepeninggal…

Sabtu, 19 Oktober 2019 12:10
Ngobrol Bareng Juara-Juara Olimpiade di Level Internasional (1)

Matematika seperti Gim, Berimajinasi Penuh Strategi

Dulu senang menggambar, tapi sekarang rumus matematika jadi andalan kakak-adik,…

Sabtu, 19 Oktober 2019 12:10

Sepandai-pandainya Curi Motor, Pria Ini Ketangkap Juga

SAMARINDA-Setelah 11 kali melakukan curanmor, Sandy Pranata (26) akhirnya diringkus…

Sabtu, 19 Oktober 2019 12:09

Warga Temukan 33 Telur Ular Piton

SAMARINDA-Sebanyak 33 telur ular piton ditemukan warga saat membersihkan lahan…

Sabtu, 19 Oktober 2019 11:36

Lebih Dekat dengan M Roayna Azzam, Pelajar Asal Samarinda yang Menatap Kejuaraan Dunia Matematika

Menjalani kompetisi dengan santai adalah kunci Azzam. Menyukai matematika, jadi…

Jumat, 18 Oktober 2019 13:32

Kasus Hukum NPC Terus Bergulir, Ternyata Terbit setelah Kegiatan

SAMARINDA – National Paralympic Committee (NPC) Kaltim mengajukan permohonan hibah…

Jumat, 18 Oktober 2019 13:31

Filza Sigit Pratama, Pemenang Puluhan Lomba Karya Tulis Ilmiah dari Unmul

Mencintai sebuah buku adalah awal mula ia memenangkan kompetisi karya…

Jumat, 18 Oktober 2019 13:31

KESAH AJA..!! Relokasi Sebatas Wacana, Pedagang Buah di Dermaga Seberang Pasar Pagi Masih Bebas Berjualan

SAMARINDA - Belum ada tenggat waktu untuk para penjaja buah…

Jumat, 18 Oktober 2019 13:30

Jalur Poros Antarkota Dianggap Primadona Bagi Kurir Narkoba

Gempuran narkotika di Kaltim seolah tak ada habis-habisnya, masuk ke…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*