MANAGED BY:
SENIN
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Selasa, 11 Juni 2019 14:54
Menristek: Harus Realistis Pilih Prodi di SBMPTN

Perhatikan Kuota dan Jumlah Pendaftar

PROKAL.CO, JAKARTA-Berapa kuota program studi (prodi) yang dibidik. Dan, berapa jumlah pendaftar di prodi tersebut tahun lalu. Itulah sejumlah aspek yang perlu diperhatikan benar oleh para pendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019 yang resmi dibuka kemarin (10/6).

Menurut Ravik Karsidi, ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), penyelenggara SBMPTN tahun ini, aspek-aspek itu perlu digarisbawahi demi menimbang peluang diterima. ’’Prodi dengan kuota yang kecil sementara pelamarnya sangat banyak, tentu memiliki tingkat keketatan yang tinggi. Pelamar dengan nilai UTBK rendah otomatis memiliki peluang yang kecil,’’ katanya.

Pendaftaran SBMPTN 2019 dibuka sampai 24 Juni. Sistem pendaftarannya, pelamar lebih dahulu mengikuti UTBK (ujian tulis berbasis komputer) yang sudah digelar beberapa waktu lalu.

Nilai UTBK tersebut lantas digunakan untuk melamar SBMPTN. Panitia akan me-ranking pelamar berdasar nilai UTBK di setiap prodi yang dilamar. Berdasar data LTMPT yang diterima Jawa Pos hingga pukul 18.00 tadi malam, tercatat 55.709 peserta sudah mendaftar SBMPTN. Perinciannya, 24.922 pendaftar sains dan teknologi serta 30.101 pendaftar sosial humaniora. Sementara itu, ada 686 pendaftar yang memilih kategori campur (saintek dan soshum).

Menurut Ravik, secara umum memang tidak ada passing grade dalam pendaftaran SBMPTN. Artinya, pelamar dengan nilai berapa pun bisa mendaftar di prodi apapun di kampus mana pun.

Tapi, menimbang peluang sangat perlu diperhatikan para pendaftar. ’’Prodi dengan kuota yang banyak, tetapi pelamarnya tidak terlalu padat, tentu memiliki tingkat keketatan yang lebih rendah. Sehingga pelamar dengan nilai UTBK rendah masih berpeluang untuk lolos SBMPTN,’’ katanya.

Analisis data rekapitulasi nilai dari LTMPT bisa menjadi acuan untuk memilih PTN. Sebab, PTN seperti Universitas Airlangga, Surabaya, misalnya, menerapkan sistem cluster prodi Saintek maupun Soshum berdasar nilai UTBK minimum. Cluster A dengan nilai minimum 725 meliputi prodi Pendidikan Dokter, Sistem Informasi, Ilmu Komunikasi, dan Akuntansi.

Adapun cluster B memiliki nilai minimum 625. Di antaranya, prodi Ilmu Ekonomi, Sastra Inggris, Ilmu Hukum, Kimia, Fisika, dan Kesehatan Masyarakat. Sedangkan, cluster C dengan nilai minimum 575 adalah prodi Ilmu Sejarah, Bahasa dan Sastra Indonesia, serta Antropologi.

Menristekdikti Mohamad Nasir juga menuturkan, pendaftar SBMPTN harus realistis dalam memilih prodi. ’’Harapan saya adalah mendaftar sesuai apa yang diminati. Dengan kemampuan (nilai) UTBK yang telah dicapai,’’ katanya.

Dengan demikian, lanjut Nasir, tingkat kegagalan dalam SBMPTN bisa ditekan seminimal-minimalnya. Dia menegaskan, mengambil prodi kuliah harus benar-benar sesuai minat dan bakat anak masing-masing.

Mantan rektor Universitas Diponegoro (Undip) itu menuturkan, kalaupun nanti tidak lolos SBMPTN, masih ada jalur lain, yakni seleksi mandiri. Dia menyatakan, kuota jalur mandiri maksimal 30 persen dari kuota mahasiswa baru. Nasir menambahkan, meski SBMPTN dilaksanakan LTMPT, kelulusannya tetap ditetapkan rektor. (wan/han/c5/ttg/jpnn/rom/k16)

 


BACA JUGA

Sabtu, 21 September 2019 11:06

Ipong "Lewati" PKS, Parpol-Bupati Harus Chemistry

PONOROGO- – Ipong Muchlissoni ’’melewati’’ Partai Keadilan Sejahtera.…

Sabtu, 21 September 2019 10:58

Keberadaan Pesawat Rimbun Air Masih Belum Jelas

JAYAPURA-Pencarian terhadap pesawat Rimbun Air jenis Twin Otter DHC6 dengan…

Jumat, 20 September 2019 10:57

Sopir Taksi Perkosa Bocah 9 Tahun

GIANYAR – Bejat. Kata ini nampaknya pantas disematkan atas perilaku…

Jumat, 20 September 2019 09:55

Data Penumpang Bocor, Lion Group Investigasi

JAKARTA– Puluhan juta data penumpang maskapai milik Lion Air Group…

Kamis, 19 September 2019 00:32

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Imam Nahrawi Bantah Terima Duit Suap Sebesar Rp26,5 M

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga…

Rabu, 18 September 2019 12:13

PBB Akui Papua Bagian dari Indonesia

JAKARTA- Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menegaskan tidak ada lagi pembahasan…

Selasa, 17 September 2019 16:30

RUU MD3 Disahkan, Pimpinan MPR Resmi Bertambah

JAKARTA– DPR akhirnya mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Ketiga…

Selasa, 17 September 2019 16:17

Minta Tak Serahkan Mandat di Tengah Jalan

JAKARTA– Lima pimpinan KPK hasil pemilihan Komisi III DPR hadir…

Selasa, 17 September 2019 15:11

Kado Hari Anak Nasional, Revisi UU Perkawinan Sah

JAKARTA– Wajah Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise…

Senin, 16 September 2019 12:12

Merasa Ditipu Dosennya Sendiri, Dijanjikan PNS Bayar Rp 100 Juta

SLEMAN, - “Malu!”. Itulah yang berulang kali dikatakan Akbar, bukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*