MANAGED BY:
SELASA
24 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Selasa, 11 Juni 2019 14:05
Distribusi Dana Kelurahan Macet, Semua gara-Gara Ini
ANANTA FATHURROZI

PROKAL.CO, SAMARINDA–Tahun ini angin segar berembus untuk 59 kelurahan di Kota Tepian. Setiap kelurahan akan mendapat dana khusus dari pemkot untuk kegiatan pembangunan di tiap-tiap daerah.

Hal itu merujuk Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 30 Tahun 2018 tentang Bantuan Keuangan. Dalam aturan itu, pemerintah daerah wajib mengalokasikan dana untuk mendukung penyelenggaraan pembangunan setiap kelurahan.

Nilainya pun terbilang cukup besar. Berdasarkan peraturan itu, pemerintah daerah wajib mengalokasikan 5 persen untuk dana kelurahan dari total APBD. Tidak termasuk di dalamnya dana alokasi khusus (DAK).

Namun, kini Pemkot Samarinda masih gamang untuk merealisasikannya. Beberapa hal membuat mereka harus menunda pencairan dananya. Di antaranya, sampai saat ini payung hukum berupa peraturan wali kota (perwali) yang mengatur mekanisme penyaluran dan pertanggungjawaban atas dana itu masih digodok pemerintah.

Selain itu, hingga saat ini, petunjuk teknis (juknis) terkait itu juga belum ada. Jika salah-salah dalam menyalurkan, tidak menutup kemungkinan akan menimbulkan implikasi hukum. Baik dari sisi pemerintah kota maupun dari pemerintah kecamatan dan kelurahan.

“Semisal APBD Samarinda Rp 2,1 triliun, ada sekitar Rp 130 miliar yang harus diserahkan kepada pemerintah kelurahan. Dana itu akan dikelola langsung oleh kelurahan melalui lembaga kelurahan,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Samarinda Ananta Fathurrozi.

Secara umum, dana itu digunakan untuk pembangunan infrastruktur, program swadaya masyarakat, dan peningkatan mutu sumber daya manusia (SDM). Penyaluran dana tersebut dilakukan bertahap sebagaimana penyaluran alokasi dana desa (ADD) maupun dana desa (DD) oleh pemerintah kabupaten.

“Kebijakan pemerintah pusat mengharuskan dana itu disalurkan. Kalau tidak disalurkan, pemerintah mengancam tidak akan menyalurkan DAU (dana alokasi umum). Bisa ditahan, bisa juga dipangkas atau dikurangi,” ungkapnya.

Penerapan aturan itu mulai dilaksanakan tahun ini. Begitu pun proses penyalurannya. Khusus tahun ini, dana kelurahan disalurkan melalui DAU sekitar Rp 35 miliar. Dana tersebut telah disalurkan kepada setiap pemerintah kecamatan untuk selanjutnya dibagi-bagi ke pemerintah kelurahan.

“Walau sudah disalurkan, kami belum berani merealisasikannya. Karena untuk perwali pelimpahan kewenangan masih digodok. Termasuk untuk teknis pelaksanaannya. Dana itu sudah dibagi rata ke 10 kecamatan,” imbuhnya.

Sebagai upaya pendampingan, nantinya di setiap kecamatan mendapatkan masing-masing satu pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK). Begitu juga di kecamatan akan disiapkan pejabat pendamping. Dengan harapan agar terhindar dari adanya potensi penyalahgunaan anggaran ataupun aturan.

“Kami masih mendata apa program pembangunan yang bisa dilaksanakan pemerintah kelurahan. Supaya tidak tumpang tindih dengan program pembangunan yang dibuat pemerintah kota. Kami tidak ingin sampai ada implikasi hukum yang muncul dari kegiatan itu,” pungkasnya. (*/drh/ndy/k8)


BACA JUGA

Senin, 23 September 2019 14:37

Demo Mahasiswa di DPRD Kaltim Ricuh, Pelemparan Dibalas Semprotan Air

SAMARINDA  – Senin (23/09/19) mahasiswa dari berbagai kampus di Kalimantan…

Senin, 23 September 2019 11:38

RAMPOK KEJAM..!! Terjadi di Jalan Poros Samarinda-Bontang, Korban Dipukuli dan Diikat

SAMARINDA–Sungguh nahas nasib Eko Susanto. Sabtu (21/9) sekira pukul 22.00…

Senin, 23 September 2019 11:03

Partai NasDem Buka Pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah

SAMARINDA- Partai NasDem Provinsi Kalimantan Timur turut meramaikan ajang pesta…

Senin, 23 September 2019 08:47

Tantangan Jadi Daya Tarik

 Mengayuh Harapan menggantung di tembok Pameran Besar Seni Rupa di…

Senin, 23 September 2019 08:46

Harus Diakui, Sebaran SMP Belum Merata

SAMARINDA–Jumlah lulusan siswa SD untuk dua tahun ke depan sudah…

Jumat, 20 September 2019 19:26

Mobil Bawa Sabu 1 Kg Nyungsep Setelah Kejar-Kejaran dengan Polisi

PROKAL.CO, SAMARINDA - Aksi kejar-kejaran sebuah mobil merk Ayla plat…

Jumat, 20 September 2019 12:09

Aktivitas di SPBU Mendadak Sepi

Bukan hanya sekali, setidaknya dalam waktu dekat ini tiga kali…

Jumat, 20 September 2019 12:07

Tak Ada Toleransi..!! Selama Proses Hukum, Hak-Hak Hakim Kayat Dicabut

SAMARINDA–Integritas pengadil di Kaltim mendapat sorotan tajam selepas Kayat. Hakim…

Jumat, 20 September 2019 12:06

BEDALAH WAL...!! Di Perumahan Ini Punya Penampungan Air Terpadu, Air Lancar dan Aman

Air bersih yang tidak mengalir di beberapa daerah, tak membuat…

Jumat, 20 September 2019 12:04

Tiga Kali Mulus Beraksi, Dua Pelaku Curanmor Diciduk Polisi

SAMARINDA–Dua pelaku curanmor, Akbar Abdullah (36) dan Alfian (35), dibekuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*