MANAGED BY:
KAMIS
17 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Selasa, 11 Juni 2019 13:58
Terpidana Kasus Hibah Minta Keadilan

PROKAL.CO, Masih ingat kasus korupsi dana hibah Pemkab Kukar pada 2012? Skandal itu telah membuat beberapa orang harus mendekam di penjara. Namun, proses hukum masih menyisakan kejanggalan.

TENGGARONG–Proses hukum dana hibah yang dikucurkan Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) pada 2012 kembali mengemuka. Rahmat, terpidana kasus tersebut, bersuara dari penjara. Dia mengaku ikhlas menjalani hukuman 4 tahun 6 bulan penjara, namun di balik itu dia merasa terzalimi.

Pasalnya, menurut dia, penyimpangan dana hibah yang didakwakan tidak dia nikmati. Karena sebagian besar dana itu diserahkan kepada seorang oknum yang sekarang menjadi anggota DPRD Kukar. Hal tersebut terungkap dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Samarinda.

“Saya hanya menuntut kebenaran dan keadilan,” kata Rahmat kepada Kaltim Post, kemarin.

Dia menjelaskan, dalam amar putusan majelis hakim atas perkara yang menimpanya, jelas dikatakan bahwa ada pihak lain yang dapat diikutsertakan sebagai pihak yang menikmati dana hibah tersebut. “Makanya di dalam putusan itu, saya tidak dibebani membayar uang pengganti,” ujarnya.

Tapi mengapa, kata dia, oknum anggota DPRD yang turut menikmati dana hibah itu tidak ikut didakwa dalam kasus tersebut. Dalam kasus ini, Rahmat dipidana bersama kakaknya, Ichsan.

Bermula ketika Yayasan Pemerhati Lingkungan Semesta (Pelita) diketuai Ichsan dan Rahmat sebagai sekretarisnya, menerima dana hibah dari Pemkab Kukar sebesar Rp 265,5 juta berdasarkan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Nomor 91 NPHD/HK/2012 tertanggal 13 Desember 2012.

Belakangan kucuran dana itu diadukan masyarakat ke kepolisian dan diproses secara hukum. Majelis hakim Pengadilan Tipikor Samarinda akhirnya menjatuhkan vonis kepada Rahmat dan Ichsan masing-masing dengan 4 tahun 6 bulan penjara, denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan.

Khusus bagi Ichsan dibebani membayar pengganti kerugian negara Rp 5,5 juta. Perkara Ichsan kemudian berlanjut ke Pengadilan Tinggi Tipikor, karena jaksa penuntut umum (JPU) mengajukan banding. Namun, putusan Pengadilan Tinggi Tipikor menguatkan putusan Pengadilan Tipikor Samarinda.

“Jadi, jelas sekali bahwa dari Rp 265,5 dana hibah itu, hanya Rp 5,5 juta yang kami pertanggungjawabkan. Selebihnya sekitar Rp 255 juta dinikmati orang lain. Tapi mengapa hanya kami yang dipenjara,” jelasnya. (kri2/k8)

 

loading...

BACA JUGA

Kamis, 17 Oktober 2019 12:24

Komentari Kasus Wiranto, IRT Kutim Diperiksa Polisi

SANGATTA - Menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia,…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:22

Jalan Umum Bukan untuk Hauling

Angkutan batu bara dan kelapa sawit kembali meramaikan jalan umum.…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:21

Kukar Makin Terbuka

  TAK hanya membangun jaringan jalan antarkecamatan, momentum penetapan wilayah…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:21

DUH JAUHNYA..!! Untuk Vaksin Saja, Jamaah Harus ke Samarinda

SENDAWAR – Belum ada pelayanan suntik vaksin meningitis bagi calon…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:18

Pembangunan Tugu Simpang Lima Kota Habiskan Rp 1,8 M

TANA PASER - Setelah hampir 10 tahun lebih tugu di…

Rabu, 16 Oktober 2019 11:47

KPU Paser Sayembarakan Maskot Pilkada

TANA PASER - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Paser berupaya…

Rabu, 16 Oktober 2019 11:45

Paser Masih Minus Produksi Beras

TANA PASER - Kebutuhan beras di Kabupaten Paser masih belum…

Selasa, 15 Oktober 2019 13:21

Warga Sudah 20 Tahun Menanti Jembatan

Usia Kutim sudah menginjak 20 tahun. Selama itu pula polemik…

Selasa, 15 Oktober 2019 13:18

Karapas Penyu Dijual Bebas, Penjualnya Berdalih Berdalih Tak Tahu Ada Aturan

TANJUNG REDEB-Penyu, satu di antara sekian banyak binatang yang dilindungi.…

Selasa, 15 Oktober 2019 13:17

Berau Optimistis Jadi Penyuplai Utama Daging Sapi

TANJUNG REDEB-Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Berau optimistis kabupaten paling…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*