MANAGED BY:
JUMAT
23 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Selasa, 04 Juni 2019 17:09
HEBOH DI MEDSOS..!! Uang di Rekening Hilang, Bank Telusuri Raibnya Uang Nasabah

Tanpa Laporan, Polisi Turun Tangan

tangkapan layar di Facebook grup Busam.

PROKAL.CO, SAMARINDA-Sejumlah lini masa Facebook dibanjiri keluhan tentang raibnya sejumlah uang di tabungan. Masalah itu kemudian menjadi viral lantaran diduga korbannya tak hanya satu orang.

Dari pantauan Kaltim Post, akun Facebook bernama Muchlis Arek Svy mengunggah tentang raibnya saldo di rekening bank miliknya. “Maaf gan mau tanya. Barusan saya dari ATM BNI. Rencana mau narik uang tunai. Tapi saldo saya kok tiba-tiba berkurang Rp 10 juta sendiri. Mau ke bank sudah tutup,” tulisnya dibagikan ke grup Facebook Bubuhan Samarinda, Minggu (2/6).

Unggahan Muchlis itu kemudian ditanggapi oleh ribuan orang. Bahkan banyak pula yang membagikan unggahan itu. Di antara mereka yang ikut berkomentar, juga ada yang mengaku mengalami kasus serupa. Ada pula yang menyebut, kasus itu merupakan skimming.

Muchlis yang coba dikonfirmasi media ini kemarin belum merespons. Ajakan pertemanan di akun Facebook-nya belum dikonfirmasi. Begitu juga saat awak koran ini mengirim pesan pribadi melalui fasilitas Facebook Messenger, juga belum direspons hingga tadi malam (3/6).

Dikonfirmasi soal itu, Pimpinan Cabang BNI Samarinda Nova Christo mengaku, sudah mendengar ramainya pembahasan saldo nasabah yang hilang. “Saya sudah dengar, tapi tahunya lewat grup di Facebook,” ujar pria yang akrab disapa Pak Ito itu kemarin.

Namun menurutnya, masalah itu merupakan hal yang wajar bagi netizen berkeluh kesah di media sosial (medsos). “Namanya juga orang kehilangan,” tambahnya. Pada intinya, lanjut dia, apa yang disampaikan nasabah, kemarin pagi sudah dilakukan inventarisasi dan bakal diteruskan ke kantor BNI pusat.

Bicara terkait dana yang hilang, bank tempatnya bekerja masih menelusuri terlebih dahulu. “Kalau memang permasalahan itu benar-benar kesalahan dari pihak bank, kami tetap bertanggung jawab,” tegas Ito.

Sayangnya, lantaran sekarang dalam masa cuti Lebaran, dia meminta nasabah untuk menunggu hingga operasional bank kembali normal. BNI sejauh ini belum ada langkah terkait koordinasi dengan kepolisian. “Kami masih ingin pemeriksaan di internal dulu,” ujarnya.

Dia juga belum bisa memastikan, yang menimpa nasabah disebut skimming atau sejenisnya. Namun, sesegera mungkin nasabah bisa mendapat kejelasan dari masalah yang tengah ramai diperbincangkan tersebut.

PERIKSA KORBAN

Adapun Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Sudarsono menyebut, pihaknya belum menerima laporan dari nasabah bank atau korban yang mengalami berkurangnya saldo tabungan secara tiba-tiba. “Saya memang lihat ramai posting di medsos. Tapi yang jelas kasus seperti itu tidak bisa sembarangan juga,” ungkapnya.

Menurut perwira melati satu yang kemarin ditemui di ruang kerjanya menjelaskan, dia juga tak bisa memastikan apakah ada sangkut-pautnya dengan penggunaan virtual private network (VPN). “Waktu itu (22 Mei) juga ramai tuh membahas pakai VPN. Tapi katanya data bisa bocor, makanya saya enggak pakai,” sambungnya.

Dia menilai, hal yang sedang ramai dibicarakan itu juga belum tentu kebenarannya. “Kalau memang ada laporan, penyelidikan kami pasti berjalan,” sambungnya. Namun, lanjut Sudarsono, tim Siber Reskrim Polresta Samarinda bakal menelusuri maraknya keluhan masyarakat tentang saldo yang berkurang tiba-tiba itu.

Harian ini juga berusaha mengonfirmasi salah satu pemilik akun bernama Rahmawati. “Ya, Mas. Pas ngambil lagi ada gangguan,” ujarnya. Namun sudah berkoordinasi dengan pihak bank. Dia mengaku saldo di tabungannya di salah satu bank berkurang. “Diminta kembali 20 hari lagi,” balasnya. Ditanya lebih jauh, pemilik akun dengan pengikut ratusan itu enggan membalas.

Kembali ke Sudarsono, pihaknya masih mencari sumber informasi terkait beberapa akun yang sempat menuliskan komentar perihal kehilangan uang di tabungan. “Meski belum ada laporan, anggota juga ingin memastikan dan mengecek langsung ke pemilik akun,” tegasnya.

Ramai di media sosial soal maraknya nasabah bank di sejumlah daerah di Kaltim kehilangan uang tabungan mereka. Namun hingga kemarin (3/6) Polda Kaltim menyebut belum menerima satu pun laporan yang masuk.

Dari Balikpapan, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Ade Yaya Sunarya menjelaskan pihaknya belum menemukan adanya indikasi perbuatan pidana yang berkaitan dengan kejahatan transaksi ilegal yang sedang hangat diperbincangkan warganet. “Belum ada laporan resmi maupun informasi terkait kejadian ini,” ucap Ade, Senin (3/6).

Sementara itu, dikonfirmasi ke salah satu Pemimpin Cabang Bank BNI Sudirman, Bintara menyebut jika pihaknya belum menerima laporan adanya nasabah yang bermasalah dengan kasus ini. “Belum ada laporan di pihak kami,” singkat Bintara. Namun saat ditanya lebih jauh soal tingkat keamanan bank mencegah kerugian nasabah, dia belum bisa menjelaskan lantaran sedang menyetir untuk mudik. (rdh/*/dra/rom/k16)


BACA JUGA

Jumat, 23 Agustus 2019 11:59

Masjidilharam Kian Longgar, Nabawi Mulai Ramai

MAKKAH–Jamaah haji Indonesia merupakan yang terbesar sedunia. Seiring dengan mulai…

Jumat, 23 Agustus 2019 11:26
Keceplosan IKN Pindah ke Kaltim

Desain Ibu Kota Negara Disebut Sementara

JAKARTA – Spekulan-spekulan tanah di Kalimantan Timur (Kaltim) sepertinya gagal…

Jumat, 23 Agustus 2019 11:00

Ada OPM di Balik Kerusuhan Papua

JAKARTA– Otak kerusuhan saat aksi massa di Papua dan Papua…

Jumat, 23 Agustus 2019 10:46

PTS Berpeluang Dipimpin Rektor Asing

JAKARTA – Peraturan yang lebih fleksibel membuat peluang rektor asing…

Jumat, 23 Agustus 2019 10:43

Kaltim Wajib Move On dari SDA

Ketergantungan Kaltim terhadap sumber daya alam (SDA) harus segera diakhiri.…

Jumat, 23 Agustus 2019 10:39

Presiden Bantah Menteri ATR Sebut Kaltim Ibukota Negara, Gubernur : Biasa Lah, Itu Urusan Mereka

PROKAL.CO, SAMARINDA - Gubernur Kaltim Isran Noor menanggapi santai adanya…

Jumat, 23 Agustus 2019 10:26

Alasan Sering Masuk Bengkel, Mobdin Presiden Diganti

JAKARTA– Presiden Jokowi serta jajaran pembantunya di kabinet kerja jilid…

Kamis, 22 Agustus 2019 12:08

Indonesia Masih Lumayan, di Negara Tetangga Ini Antrean Haji Tembus 121 Tahun

Untuk bisa mendaftar haji di Malaysia, umat muslim harus menyetor…

Kamis, 22 Agustus 2019 12:04

Polri Buru Kelompok Penghasut Papua

JAYAPURA–Aksi massa di Papua diduga ditunggangi kelompok separatis. Indikasi itu…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:33
Ibu Kota Negara

Kajian Sudah Final, Bappenas Unggulkan Kaltim

Secara kajian, Kaltim sangat layak jadi ibu kota negara. Kini…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*