MANAGED BY:
RABU
13 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Selasa, 04 Juni 2019 16:56
Heboh Uang Berkurang di Rekening, BI Ikut Menangani
ilustrasi

PROKAL.CO, SAMARINDA dan sekitarnya sedang dihebohkan dengan kabar sejumlah nasabah bank yang saldo di rekeningnya berkurang. Namun, ada baiknya warga mengetahui berbagai lembaga yang melindungi uang nasabah di bank.

Indonesia memiliki tiga lembaga yang mengawasi perbankan dan jasa keuangan lainnya. Yakni, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim Muhamad Nur mengatakan, kasus yang terjadi di Samarinda dan sekitarnya sudah ditangani. Pihaknya dari BI sudah memantau seluruh perbankan di Kaltim. Sesuai konfirmasi seluruh pimpinan perbankan, belum ada laporan kasus itu. Sehingga menurut dia, raibnya uang di sejumlah rekening bank itu hoaks.

“Namun, jika benar ada nasabah yang mengalami hal tersebut harus segera menghubungi petugas perbankan lewat call center masing-masing bank,” katanya kepada Kaltim Post, Senin (3/6).

Dia mengatakan, dengan teknologi yang dimiliki bank, maka seluruh permasalahan tersebut dapat segera diketahui penyebabnya. Tidak perlu khawatir dan panik, warga diminta untuk tetap tenang dan waspada.

Di Indonesia sudah ada lembaga yang menjamin itu, ada tiga lembaga yang mengawasi seluruh jasa keuangan yaitu OJK, BI, dan LPS. “Masyarakat kami imbau jangan terpancing dengan berita-berita hoaks, cek saldo masing-masing dan cari tahu dulu kebenarannya,” pungkas dia.

BI merupakan bank sentral di Indonesia. Instansi itu yang bertanggung jawab atas kebijakan moneter dan menciptakan tingkat kegiatan perekonomian yang stabil di suatu negara. BI bertanggung jawab atas stabilitas nilai mata uang, menjaga tingkat inflasi, stabilitas sektor perbankan, dan keseluruhan sistem finansial di Indonesia.

Lalu ada OJK yang berfungsi menyelenggarakan sistem pengaturan, dan pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di sektor jasa keuangan. OJK mempunyai tugas melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap kegiatan jasa keuangan di sektor perbankan, sektor pasar modal, dan sektor industri keuangan non-bank (IKNB).

Sedangkan LPS bertugas, merumuskan, menetapkan, dan melaksanakan kebijakan penyelesaian bank gagal yang tidak berdampak sistemik. Melaksanakan penanganan bank gagal yang berdampak sistemik. Sehingga seluruh uang nasabah di bank dijamin dan akan diganti oleh LPS jika perbankan gagal melakukan tugasnya.

Ketiga lembaga itu bekerja bersamaan. BI bertugas mengumpulkan informasi dari perbankan untuk dapat memenuhi tugas dan tanggung jawabnya dalam menjaga dan memelihara stabilitas di sektor moneter, makroprudensial, dan menjaga kelancaran sistem pembayaran.

OJK berkepentingan untuk tujuan pengawasan perbankan dalam mewujudkan industri jasa keuangan, yang tepercaya serta melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat. Sementara itu, LPS bertugas mendapatkan data untuk menjamin simpanan nasabah penyimpanan, dan merumuskan kebijakan dalam perannya sebagai otoritas resolusi. 

Dalam kasus kehilangan uang di bank, tentunya dengan tiga lembaga tadi tidak perlu khawatir. Utamanya LPS, masih mengingat kasus krisis moneter 1998? Ketika itu banyak bank yang bangkrut dan uang nasabah hilang entah ke mana.

Semenjak ada LPS maka seluruh simpanan akan dijamin. Saat ini, LPS menjamin uang yang disimpan di bank tidak akan hilang, bahkan saat bank terlikuidasi. Uang akan dikembalikan maksimal sampai Rp 2 miliar. Misalkan uangnya Rp 3 miliar, akan dikembalikan Rp 2 miliar, sisanya dibayar setelah aset bank terjual.

Ditemui terpisah, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim Dwi Ariyanto mengatakan, masyarakat tidak perlu panik. Tenang saja, namun tetap harus waspada dan hati-hati. Cukup cek saldo masing-masing, jika memang uang berkurang dan merasa tidak melakukan transaksi maka hubungi call center dan minta diblokir. “Perbankan pasti bertanggung jawab jika nasabahnya terbukti tidak melakukan transaksi namun saldonya terpotong,” ungkapnya kepada Kaltim Post, Senin (3/6).

Menurut dia, untuk menjamin keamanan saat bertransaksi utamanya di ATM. Gunakanlah ATM yang menyatu dengan kantor bank atau pilihlah ATM yang ramai. Lalu, seluruh pin ATM hingga mobile banking harus dijaga kerahasiaannya dan diganti secara berkala.

Untuk menghindari kasus skimming, nasabah juga diminta waspada dan memeriksa mesin ATM terutama untuk memasukkan kartu ATM. Pastikan tidak ada benda-benda aneh dan mencurigakan. Jangan mudah percaya dengan orang lain saat berada di sekitar ATM.

“Kasus seperti itu marak terjadi. Namun, di Kaltim nyatanya tidak ada laporan itu. Apalagi mengenai pengurangan saldo sendiri dan semacamnya, seluruh perbankan di Kaltim pasti bertanggung jawab jika benar ada kesalahan,” pungkasnya. (*/ctr/rom/k8)

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 13 November 2019 12:20

Formasi CPNS Bontang dan Paser Belum Diunggah

BALIKPAPAN – Pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 resmi…

Rabu, 13 November 2019 12:03

Formasi Penjaga Tahanan Paling Banyak Peminat

JAKARTA – Antusias masyarakat mengikut tes calon pegawai negeri sipil…

Rabu, 13 November 2019 12:01

Infrastruktur 5 Tahun Butuh Rp 2000 Triliun

JAKARTA – Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyebut butuh uang Rp.…

Rabu, 13 November 2019 11:25

Markas Polrestabes Medan Diteror Bom Bunuh Diri, 4 Luka-Luka, Tubuh Pelaku Hancur

MEDAN - Markas Polrestabes Medan di Jalan HM Said No.1…

Rabu, 13 November 2019 11:09

Si Kecil Pedas yang Jadi Pemicu Inflasi di Kaltim

SAMARINDA – Dalam sepuluh tahun terakhir, komoditas cabai berkontribusi cukup…

Rabu, 13 November 2019 11:05
Pertemuan Prabowo dengan Dubes Arab Saudi Bicarakan Hubungan Bilateral

Ajak Presiden Bahas Masalah Rizieq

JAKARTA– Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam)…

Rabu, 13 November 2019 11:03

Menkes Belum Berhasil Loloskan Subsidi Iuran BPJS

JAKARTA– Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto belum berhasil meyakinkan adanya…

Rabu, 13 November 2019 10:58

Apa Kabar Kartu Prakerja untuk Pengangguran..??

JAKARTA –  Salah satu program kampanye Presiden Joko Widodo, yaitu…

Rabu, 13 November 2019 10:51

Ini Motif Aksi Teror yang Selama Ini Terjadi

JAKARTA—Badan Nasional Penanggulangan Teror (BNPT) terus mencari cara mencegah kelompok…

Selasa, 12 November 2019 13:57

Lagi, Polisi Samarinda Temukan Tungku Penyulingan Minyak Mentah Dekat Gerbang Jalan Tol

PROKAL.CO, SAMARINDA - Jajaran kepolisian dari Polres Samarinda menemukan lagi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*