MANAGED BY:
KAMIS
17 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Sabtu, 01 Juni 2019 11:53
Tak Ada Drainase, Proyek H. Isa III Dipertanyakan, Ternyata Ini Sebabnya
TAK ADA DRAINASE: Warga mempertanyakan perencanaan proyek tersebut karena tidak dibarengi dengan peningkatan drainase. Ia khawatir apabila tak dibarengi dengan drainase yang memadai dengan badan jalan, maka akan berdampak terhadap warga sekitar seperti banjir.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Pengerjaan proyek Jalan H. Isa III dari simpang Jalan Teuku Umar ke simpang Jalan Mangga II menjadi perhatian masyarakat. Proyek yang menghabiskan anggaran Rp 16 miliar tersebut tidak disertai dengan pembangunan drainase.

Salah seorang warga sekitar Hendra, mempertanyakan perencanaan proyek tersebut karena tidak dibarengi dengan peningkatan drainase. Ia khawatir apabila tak dibarengi dengan drainase yang memadai dengan badan jalan, maka akan berdampak terhadap warga sekitar seperti banjir.

"Biasanya kan kalau ada peningkatan jalan begini sekaligus dengan drainasenya. Ini malah jalannya aja dulu yang dikerjakan," katanya kepada Berau Post, Jumat (31/5).

Di sisi lain, apabila badan jalan selesai terlebih dahulu pengerjaannya, sementara drainase menyusul kemudian, maka kekhawatiran lainnya adalah badan jalan akan kembali rusak akibat pengerjaan proyek drainase.

BANJIR MENGANCAM: Proyek jalan H Isa yang tak menyertakan drainase. 

Sebab, dari pengamatannya pada proyek-proyel drainase dalam kota, memerlukan excavator dengan dimensi besar untuk mengeruk tanah selokan. "Kan bisa saja rusak lagi itu jalan beton kalau dilintasi alat berat dalam waktu yang cukup lama," sebutnya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut, Benny mengungkapkan, keterbatasan anggaran menjadi persoalan yang dihadapi pihaknya dalam membenahi ruas Jalan H. Isa III. Setidaknya ia menyebut perlu anggaran sekitar Rp 48 Miliar untuk peningkatan dari sisi jalan dan drainase.

Namun, anggaran yang disahkan untuk peningkatan ruas jalan tersebut hanya berkisar Rp 18 miliar. "Jadi dengan anggaran yang ada itu kami berusaha melakukannya secara bertahap," terangnya.

Sesuai perencanaan pihaknya, untuk jalur kanan dari Jalan Diponegoro sampai simpang Teuku Umar dilakukan peningkatan badan jalan berupa rigidpavement atau cor beton untuk sebagian panjang jalan. Sekaligus peningkatan drainase sepanjang 470 meter di ruas yang sama atau bertambah 300 meter dari rencana awal yang hanya 100 meter.

Kemudian, dari simpang Teuku Umar hingga simpang Jalan Mangga II akan dilakukan peningkatan di dua badan jalan berupa cor beton. "Jadi untuk yang di daerah SPBU itu kondisi drainasenya cukup parah, makanya sekaligus kami tingkatkan drainasenya. Sedangkan untuk yang di ruas ke arah Mangga II itu masih kami fokuskan di badam jalannya dahulu," tuturnya.

Keputusan tersebut diungkapkannya sesuai dengan apa yang telah dirapatkan pihaknya sebelumnya. Dimana akan fokus pada pengerjaan jalan terlebih dahulu, karena kerap dikeluhkan masyarakat dan masih terus dilintasi truk kontainer.

Ditanya mengenai peningkatan drainase di daerah Teuku Umar ke Mangga II? Benny mengungkapkan hal tersebut tentunya akan tetap dibangun. Namun tidak untuk tahun ini karena anggarannya masih terbatas.

Di samping itu, pihaknya juga melihat aliran air di drainase di sekitar daerah tersebut masih berjalan lancar dan jarang terjadi banjir. "Kami melihatnya hanya satu tahun saja. Setelah itu apabila anggarannya sudah ada lagi pada tahun depan, pasti akan kami kerjakan itu," tandasnya. (arp)


BACA JUGA

Kamis, 17 Oktober 2019 12:24

Atlet Berprestasi Terancam Tidak Ikuti World Cup

SANGATTA - Sering mengharumkan nama Kutim bahkan nama besar Indonesia…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:24

Komentari Kasus Wiranto, IRT Kutim Diperiksa Polisi

SANGATTA - Menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia,…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:22

Jalan Umum Bukan untuk Hauling

Angkutan batu bara dan kelapa sawit kembali meramaikan jalan umum.…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:21

Kukar Makin Terbuka

  TAK hanya membangun jaringan jalan antarkecamatan, momentum penetapan wilayah…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:21

DUH JAUHNYA..!! Untuk Vaksin Saja, Jamaah Harus ke Samarinda

SENDAWAR – Belum ada pelayanan suntik vaksin meningitis bagi calon…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:18

Pembangunan Tugu Simpang Lima Kota Habiskan Rp 1,8 M

TANA PASER - Setelah hampir 10 tahun lebih tugu di…

Rabu, 16 Oktober 2019 11:47

KPU Paser Sayembarakan Maskot Pilkada

TANA PASER - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Paser berupaya…

Rabu, 16 Oktober 2019 11:45

Paser Masih Minus Produksi Beras

TANA PASER - Kebutuhan beras di Kabupaten Paser masih belum…

Selasa, 15 Oktober 2019 13:21

Warga Sudah 20 Tahun Menanti Jembatan

Usia Kutim sudah menginjak 20 tahun. Selama itu pula polemik…

Selasa, 15 Oktober 2019 13:18

Karapas Penyu Dijual Bebas, Penjualnya Berdalih Berdalih Tak Tahu Ada Aturan

TANJUNG REDEB-Penyu, satu di antara sekian banyak binatang yang dilindungi.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*