MANAGED BY:
KAMIS
19 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Selasa, 28 Mei 2019 17:00
Pileg Selesai, Tancap Gas di Pilkada, Mana Sosok Pilihan Anda?
Pilwali Samarinda yang memenangkan pasangan Jaanur. Pilwali berikutnya tahun 2020, namun sejumlah nama sudah disebut-sebut bakal bertarung.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN–Setelah Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, warga Kaltim akan dihadapkan kembali ke kontestasi politik akbar. Sembilan kabupaten/kota di Benua Etam bakal menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang. Sejumlah partai politik (parpol) dan kubu independen pun sudah bergerak.

Nama-nama tokoh masuk bursa pemilihan. Samarinda, Bontang, dan Balikpapan paling ramai dibicarakan. Teranyar Ketua PPP Kaltim Rusman Yaqub yang kembali terpilih di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 sebagai anggota DPRD Kaltim menyatakan siap maju sebagai kandidat calon wali kota Samarinda.

“Teman-teman pada tanya (jadi kandidat calon wali kota). Saya nyatakan saya siap,” tegas alumnus Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda itu, Senin (27/5).

 

Sosok yang mungkin akan bertarung pada Pilwali Balikpapan

Keyakinan Rusman itu didasarkan kepada keputusan PPP untuk ikut dalam pilkada serentak 2020. Yang dalam prosesnya masih melakukan evaluasi terhadap hasil di Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. PPP memiliki keyakinan, sehingga siap menjadi partai pengusung calon wali kota di sejumlah daerah di Kaltim. “Seperti Samarinda, Bontang, Kutim, Berau, Kukar, Paser, dan Balikpapan,” sebutnya.

Di Samarinda, Rusman yakin sebagai kader, selama PPP memberikan ruang dan mandat terhadap dirinya, maka tak ada keraguan dia untuk maju. Tapi bukan tanpa persiapan. PPP juga sedang menghitung peluang dan membangun komunikasi dengan partai lain. Mengingat, untuk Kota Tepian, suara PPP tak terlalu signifikan. Partai berlambang Kakbah itu hanya berhasil meraih dua dari 45 kursi di parlemen. “Jadi tak asal saklek maju. Saya juga tahu diri. Jadi harus dilakukan kalkulasi politik,” ujarnya.

 

Sosok yang mungkin akan bertarung pada Pilwali Samarinda.

Dilihat dari riwayat politiknya, Rusman memang tergolong politikus yang sukses di Kaltim. Sejak 1997, pria yang pernah mengajar sebagai guru SMP dan SMK itu sudah duduk sebagai wakil rakyat. Bahkan sempat duduk sebagai wakil ketua DPRD Samarinda periode 1994–2004. Kembali dipilih untuk periode keduanya, pada 2009 Rusman maju dan terpilih menjadi anggota DPRD Kaltim hingga kini menjadi ketua Komisi IV. “Tapi momentum pilkada kan berbeda,” imbuhnya.

Punya hampir 10 ribu suara pribadi ditambah suara partai dalam Pileg 2019, Rusman menyebut bisa menjadi modal politiknya maju sebagai kandidat calon wali kota. Namun, dia tak melupakan calon pemilih Samarinda yang menurutnya masih mengandalkan ketokohan dan keterkenalan calon yang akan maju di pilkada. “Tak dimungkiri termasuk keterkenalan dari sisi modal uangnya. Sementara kompetensi dan kapasitas figur itu jadi nomor sekian,” ucap Rusman lantas tertawa.

Selain Rusman Yaqub, bursa kandidat calon wali kota Samarinda diramaikan oleh Puji Setyowati. Polling Kaltim Post yang terbit edisi Senin (27/5) menunjukkan istri Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang itu memuncaki perolehan dukungan pembaca dengan 88 persen suara.

Selain Puji, ada nama Ketua Gerindra Kaltim Andi Harun, calon anggota DPD RI terpilih Awang Ferdian Hidayat, Plt Sekprov Meiliana, mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim Musyahrim, mantan Sekprov Kaltim Rusmadi, dan Sekkot Samarinda Sugeng Chairuddin.

Bursa kandidat calon wali kota juga diramaikan PKB. Secara resmi, Ketua PKB Kaltim Syafruddin, Sabtu (25/5) lalu, menyorong sejumlah kader untuk bertarung di Pilkada 2020 seperti Samarinda, Bontang, Kukar, dan Paser.

Namun untuk Samarinda, PKB hanya mengincar bursa calon wakil wali kota. Di mana ada nama Jahidin (ketua PKB Samarinda dan anggota DPRD Kaltim) dan istri Syafruddin, Damayanti, yang juga caleg DPRD Samarinda yang menurut perhitungan suara memperoleh kursi di Basuki Rahmat–sebutan gedung DPRD Samarinda.

Untuk Bontang, PKB menyiapkan Basri Rase yang akan maju sebagai calon wali kota. Basri yang kini menjabat wakil wali kota itu sebelumnya telah menyatakan siap maju dan tengah menyiapkan perahu politik untuk dirinya dengan menggandeng sejumlah partai. Seperti PDIP dan PPP. “Di Kukar ada Bu Puji Hartati dan Pak Selamat Ari Wibowo yang akan maju sebagai calon wakil Bupati Kukar,” imbuh Syafruddin.

Sementara itu, di Kota Minyak, Golkar memiliki sosok Rahmad Mas’ud menjadi kandidat kuat calon wali kota Balikpapan. Meski belum terbuka menyatakan siap maju, namun sinyal datang dari Sekretaris Golkar Balikpapan Abdulloh yang diwawancara Kaltim Post, Selasa (7/5). Dengan perolehan 11 kursi hasil Pileg 2019, jalan Golkar untuk mengusung calon wali kota terbuka lebar.

“Golkar sudah pasti mengusung calon sendiri. Dari persyaratan sembilan kursi, Golkar mencapai 11 kursi. Insyaallah kami akan mendukung kader sendiri. Dan merekomendasikan Ketua DPD Golkar Balikpapan Pak Rahmad Mas’ud,” beber Abdulloh.

Selain Rahmad Mas'ud, kandidat lain yang berpotensi maju dalam Pilwali 2020 Balikpapan adalah Safaruddin. Dengan modal delapan kursi di DPRD Balikpapan, ketua PDI Perjuangan Kaltim itu menyerahkan kepada perkembangan politik yang menurutnya sangat dinamis. “Kalau memang demi kepentingan masyarakat Balikpapan kenapa tidak,” kata mantan kapolda Kaltim itu, Sabtu (25/5) lalu.

Sementara itu, Ketua PDIP Balikpapan Thohari Aziz menyatakan, partainya telah yakin bakal maju pada Pilwali Balikpapan. Menurut dia, tidak elok dengan perolehan suara dalam Pileg 2019, partai tak terlibat langsung dalam kontestasi pilkada. Namun soal figur, Thohari belum bisa memberikan nama.

“Tahapan panjang. Siapa pun kader partai yang mau maju kami berikan ruang. Silakan dari sekarang memberikan kinerja terbaik bagi Balikpapan. Kalau nama ada di DPP. Pak Safaruddin peluang besar, kan beliau ketua DPD PDIP Kaltim,” sebut Thohari. (rdh/rom/k8)

 


BACA JUGA

Kamis, 19 September 2019 13:20
Perkara OTT KPK di PN Balikpapan

Kayat Empat Kali Tagih Suap Vonis Bebas

SAMARINDA–Hiruk pikuk yang menggelayuti KPK akhir-akhir ini tak mengendurkan pemberantasan…

Kamis, 19 September 2019 11:46

Agar Para Korban Kabut Asap Tetap Bisa Hirup Udara Segar

Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret tergerak membantu para korban kabut…

Kamis, 19 September 2019 11:16

ALHAMDULILLAH...BMKG Bilang, 3 Hari Kedepan Ada Potensi Hujan di Kalimantan dan Sumatera

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan potensi…

Kamis, 19 September 2019 11:12

Kunjungan Presiden Tidak Membuahkan Hasil

PANGKALANKERINCI  - Kunjungan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) ke Kabupaten…

Kamis, 19 September 2019 11:09

Kontak Tembak di Ilaga, Warga Sipil Jadi Korban

JAYAPURA-Kontak tembak dilaporkan terjadi di Kampung Olenki Muara, Distrik Ilaga,…

Rabu, 18 September 2019 14:20

Berjuang Masuk Tim di Periode Baru

BALIKPAPAN-Setelah dibentuk Senin (16/9) lalu, tim Panitia Khusus (Pansus) DPR…

Rabu, 18 September 2019 14:19

Polisi Sudah Tetapkan 9 Tersangka

SAMARINDA–Kabut asap telah menyebar dan menyelimuti langit Kaltim sepekan terakhir.…

Rabu, 18 September 2019 14:15

Bandara Buka, Penerbangan Tutup

DAMPAK kabut asap membuat seluruh penerbangan di Bandara APT Pranoto…

Rabu, 18 September 2019 14:08
OTT Balikpapan Bergulir di Samarinda

Kasus Hakim PN Balikpapan yang Terima Suap Mulai Diadili

SAMARINDA – Operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang menyeret Kayat,…

Rabu, 18 September 2019 14:00

Bunuh Pacar, Kodok Divonis 14 Tahun Penjara

SINGARAJA- Kadek Indra Jaya alias Kodok, 21 akhirnya divonis hukuman…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*