MANAGED BY:
SENIN
01 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 27 Mei 2019 11:55
NAH KAN..!! Pusat Soroti Tol Balsam

Lahan Jadi Penghambat, Tetap Optimistis Agustus Rampung

PT Jasamarga Balikpapan Samarinda (JBS), kelompok usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk memastikan terus mengejar penyelesaian jalan bebas hambatan ini.

PROKAL.CO, SAMARINDA–Pembebasan lahan memang masih jadi kendala penyelesaian Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam). Hingga akhir bulan lalu, progres tol mencapai 84,99 persen. Selain lahan, hujan turut menghambat proyek.

PT Jasamarga Balikpapan Samarinda (JBS), kelompok usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk memastikan terus mengejar penyelesaian jalan bebas hambatan itu. Direktur Utama PT JBS STH Saragi menuturkan, sebagai pengelola Jalan Tol Balsam, tentu pihaknya menginginkan pembangunan bisa cepat dirampungkan.

Sebab, keberadaan jalan tol bisa mengoptimalkan mobilitas orang dan barang antara dua kota terbesar di Kaltim itu. Dengan panjang 99,3 kilometer, diyakini pengendara hanya perlu waktu 1 jam untuk menempuh Samarinda dari Balikpapan, begitu juga sebaliknya.

Jalan Tol Balsam terdiri atas lima seksi, yaitu, Seksi 1 dari Kilometer 13 hingga Samboja sepanjang 22,025 kilometer. Lalu, Seksi 2 dari Samboja hingga Muara Jawa sepanjang 30,975 kilometer, Seksi 3 dari Muara Jawa hingga Palaran 17,300 kilometer, Seksi 4 dari Palaran hingga Jembatan Mahkota II 17,550 kilometer, Seksi 5 dari Kilometer 13 Balikpapan Utara hingga Bandara Internasional Sepinggan 11,500 kilometer.

Saragi menilai, pembebasan lahan Tol Balsam secara kumulatif (Seksi 1–5) sampai dengan bulan lalu tercatat 98,77 persen. Sementara itu, perkembangan pekerjaan konstruksi sesuai lingkup PT JBS secara kumulatif (Seksi 1, 2, 3, dan 4) telah mencapai 84,99 persen.

Dia mengungkapkan, ada sejumlah tantangan dalam pengerjaan proyek jalan tol. Namun, PT JBS optimistis tol akan selesai Agustus. “Kami secara berkala menjalin koordinasi dengan kontraktor untuk meningkatkan kapasitas produksi harian untuk mengejar target mingguan. Kami juga berkoordinasi dengan konsultan perencana untuk percepatan desain penanganan soft soil,” ujarnya, belum lama ini.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengakui ada sejumlah kendala, sehingga membuat Tol Balsam batal dioperasikan saat Lebaran. “Tapi kami berupaya seoptimal mungkin, agar jalan tol bisa diselesaikan secepatnya. Namun tetap memerhatikan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan,” ujarnya.

Sedianya, kata dia, Tol Balsam akan dibuka bersamaan dengan empat tol lainnya. Yakni, Tol Pandaan-Malang Seksi I-III sepanjang 30,6 kilometer, Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (189,20 kilometer), Medan-Binjai Seksi I Segmen Helvetia-Jalan Veteran (2,8 kilometer), dan Tol Manado-Bitung sepanjang 18 kilometer.

Dikatakan, keempat tol itu rencananya dibuka mulai H-10 hingga H+10 Lebaran yang ditandai dengan penghentian semua pekerjaan konstruksi yang tengah berjalan. Pemerintah juga mengoptimalkan seluruh infrastruktur jalan tol yang telah beroperasi untuk arus mudik tahun ini, seperti Tol Trans Jawa mulai Merak hingga Probolinggo yang telah tersambung sepanjang 964 kilometer.

Lalu, Tol Trans Sumatra ruas Bakauheni-Terbanggi Besar (140,41 kilometer), Palembang-Indralaya (21,93 kilometer), Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (62,11 kilometer), dan Belawan-Medan-Tanjung Morawa (42,7 kilometer).

Penggunaan jalur darat pada Lebaran tahun ini diperkirakan akan meningkat dari tahun sebelumnya seiring dengan minat warga yang besar untuk mencoba jalur-jalur baru tol. Sekaligus untuk berekreasi ke destinasi wisata yang dilalui. Diperkirakan sekitar 8,44 juta kendaraan yang terdiri dari 3,76 juta kendaraan pribadi dan 4,68 juta bus akan melintas saat mudik Lebaran 2019.

Untuk diketahui, keinginan warga Benua Etam merasakan mudik Idulfitri tahun ini via Tol Balsam harus kandas. Pertemuan antara Direktorat Jenderal Bina Marga dan BPJT memutuskan jalan bebas hambatan itu belum bisa dilalui kendaraan biasa dengan alasan faktor keselamatan.

“Terutama pada musim hujan saat ini,” ujar Direktur Utama PT JBS STH Saragi, Kamis (23/5). Saragi memang sebelumnya pernah mengeluarkan dua kali pernyataan jika tol yang ditangani PT JBS, yakni Seksi 2, 3, dan 4 siap dilalui saat mudik Lebaran tahun ini.

Namun dengan catatan. Yakni, pembebasan lahan yang dilaksanakan pejabat pembuat komitmen (PPK) pengadaan tanah dilakukan tepat waktu. “Tapi faktanya sering molor,” ujarnya.

Dengan lambatnya ketersediaan tanah, pihaknya lambat pula dalam melakukan pekerjaan fisik. Berdampak pada batalnya Tol Balsam bisa difungsionalkan sebagai jalur alternatif mudik Lebaran tahun ini. Pun meski secara fisik kondisi badan tol telah siap. Namun dalam perkembangannya, masih tertinggal sejumlah pekerjaan yang belum rampung. “TI (tempat istirahat) belum siap,” sebutnya. (lyn/jpnn/rdh/rom/k8)


BACA JUGA

Senin, 01 Juni 2020 00:53

Samarinda Banjir Terus, Bukti Penanganan Kurang Serius

Banjir menahun di Samarinda sulit diatasi bila tanpa dilakukan dengan…

Senin, 01 Juni 2020 00:48
Perkembangan Covid-19 di Kaltim

Mau New Normal, Bukannya Turun Malah Tambah 6 Orang Positif, 18 Orang Sembuh

 SAMARINDA-Jumlah kasus sembuh kembali lebih banyak dibandingkan kasus positif Covid-19.…

Senin, 01 Juni 2020 00:42

Daerah Jadi Tumpuan Atasi Perubahan Iklim

BALIKPAPAN–Pemerintah daerah (pemda) diharapkan menjadi tumpuan dalam mengatasi perubahan iklim…

Senin, 01 Juni 2020 00:39

Perusahaan Pakaian Produksi Jaket Anti-Corona, Lihat Nih Penampakannya...

VOLLEBAK, perusahaan pakaian yang memproduksi jaket dari graphene dan t-shirt…

Senin, 01 Juni 2020 00:37

Idulfitri di Ruang Isolasi, Menikmati Opor Ayam Kiriman Keluarga

Saat banyak keluarga yang berkumpul merayakan Idulfitri, 13 tenaga kesehatan…

Minggu, 31 Mei 2020 13:35

Ada 102 Daerah yang Masuk Zona Hijau, Kaltim Berapa Daerah?

JAKARTA- Pemerintah mencatat ada sekitar 102 daerah yang masuk zona…

Minggu, 31 Mei 2020 13:21
Buntut Kematian George Floyd

Amerika Rusuh, Mal Dijarah, Jam Malam di 25 Kota

Setidaknya 25 kota di Amerika Serikat memberlakukan jam malam sebagai…

Sabtu, 30 Mei 2020 12:53

NAH KAN..!! Ada Tambang Ilegal di Sekitar Bendungan Benanga

SAMARINDA–Banjir di Samarinda tak lepas dari masifnya pembukaan lahan. Membuat…

Sabtu, 30 Mei 2020 12:49

WAJIB..!! Kantongi Surat Sehat Dulu Baru Beli Tiket

BALIKPAPAN–Setelah ditutup sejak 24 April, Pelabuhan Semayang Balikpapan akan kembali…

Sabtu, 30 Mei 2020 12:47

Angka Sembuh Meningkat, New Normal Tetap Waspada

MESKIPUN jumlah kasus sembuh terus meningkat dibandingkan konfirmasi positif Covid-19,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers