MANAGED BY:
SENIN
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Minggu, 26 Mei 2019 13:55
Kurang Tidur Berujung Emosional
Jika orang kurang tidur biasanya cenderung mudah marah dan emosional.

PROKAL.CO, KURANG tidur pasti akan mengakibatkan kelelahan namun akan merembet pada hal-hal kecil lainnya dan berpengaruh pada sisi psikologis. Seperti tidak fokus saat melakukan sesuatu, ceroboh, dan sering lupa. Psikolog klinis Ayunda Ramadhani mengungkapkan jika orang kurang tidur biasanya cenderung mudah marah dan emosional.

“Mereka yang cenderung emosional karena kurang tidur karena ada fluktuatif emosi yang kadang-kadang bergerak cepat. Akhirnya, tak hanya aspek emosi tapi juga pengaruh kepada aspek kognitifnya. Produktivitas kerja pun akan terganggu dan menurun,” ungkap perempuan 36 tahun itu.

Menurut Ayunda, tuntutan pekerjaan juga bisa menambah beban seseorang jadi lebih emosional. Contohnya, para pekerja yang kondisi fisiknya sudah lelah namun harus menyelesaikan pekerjaannya. Bagaimanapun juga, tidur adalah hal penting. Secara prinsip, tidur adalah kondisi saat Anda kembali mengisi daya pada tubuh.

“Waktu selama 7-9 jam perhari harus dipenuhi setiap harinya. Kalau memang tidak sempat, pastikan Anda mengambil celah untuk istirahat dengan melakukan power nap di siang hari. 15-30 menit pun sudah cukup. Terutama bagi para pekerja yang biasanya dituntut untuk lembur dan keesokan harinya sudah dihadapi dengan pekerjaan baru. Akhirnya, ini kan menjadi pola kebiasaan. Power nap bisa dilakukan,” jelas dosen program studi Psikologi Unmul tersebut.

Sederhananya, power nap adalah tidur siang singkat yang berfungsi mengembalikan kebugaran tubuh secara cepat. Walhasil, dampak-dampak negatif terkait kurang tidur akan berkurang. Hasilnya akan terlihat signifikan. Tubuh lebih segar dan produktivitas kembali normal. Bahkan, beberapa studi penelitian mengungkapkan jika power nap sangat penting.

Sayangnya, beberapa orang masih menyepelekan waktu tidur. Hal itu berpotensi memicu gangguan tidur yang lebih serius, insomnia. Sejatinya, suatu gangguan mesti dimulai dari pola atau kebiasaan buruk sebelumnya. Tak hanya soal pekerjaan yang menuntut, tapi faktor dari gangguan tidur juga bisa muncul karena kecemasan atau memiliki gangguan lain sebelumnya.

“Bicara gangguan tidur, hal ini sudah jauh lebih serius dibanding susah tidur biasa. Kalau sudah seperti itu, memang butuh pertolongan dan ditangani langsung oleh ahlinya seperti psikiater dan psikolog klinis,” jelas Ayunda.

Beda hal bagi yang keluhannya hanya susah tidur. Ayunda menyarankan untuk melakukan beberapa modifikasi. Manajemen waktu dibutuhkan. Buatlah jadwal yang teratur demi menghindari pekerjaan menumpuk ketika deadline. Sehingga tak berdampak pada waktu tidur.

Ayunda menyarankan, jika merasakan perbedaan pada tubuh atau merasa lebih mudah emosi, baiknya cek lagi kualitas tidur. Anda bisa mengubah suasana kamar dengan cara mematikan lampu atau meredupkannya. Dari situ, akan muncul hormon melatonin yang bekerja saat Anda tidur dan membuat tidur lebih berkualitas. Jika terbiasa tidur dengan cahaya, baiknya mulai kurangi kebiasaan. Ubahlah secara pelan dan bertahap. (*/ysm*/rdm)

 

 


BACA JUGA

Senin, 16 September 2019 10:44

Dipuji Tidak Terbang, Dicaci Tidak Tumbang

Ragu melangkah keluar, menghadapi hal yang belum pasti. Semua orang…

Senin, 16 September 2019 10:43

Seimbangkan Dua Kewajiban

JABATAN general manager (GM) tidak pernah dikejar oleh Jenny Marini.…

Senin, 16 September 2019 10:41

Sarkoma Ewing, Kanker Tulang Mematikan

Merupakan momok paling menakutkan bagi masyarakat. Di antara jenis kanker,…

Senin, 16 September 2019 10:39

Sarkoma Ewing Rentan Menyerang Anak-Anak

TERBENTUK dari tumor ganas yang melekat pada tulang atau jaringan…

Senin, 16 September 2019 10:35

Panic Attack, Sering Dikira Serangan Jantung

Serangan cemas yang tiba-tiba serta ada fase puncaknya. Namun akan…

Senin, 16 September 2019 10:34

Tekanan yang Membuat Out of Control, Merasa Akan Segera Mati

TEKANAN yang begitu besar datang menjelang proses penyusunan tesis. Sehingga…

Senin, 16 September 2019 10:19

Crispy Meat Lover Pizza, Renyah Tipis Topping Melimpah

Kehadirannya begitu populer dan jadi favorit. Pernahkah Anda menemukan piza…

Senin, 16 September 2019 10:18

Tempe Gami Penuh Cinta

Oleh: Ananda Ayu Anastashia, warga Samarinda Bahan: 5 buah cabe…

Senin, 16 September 2019 10:16
Roti Gembung Barra dan Iced Chocolate Jelly

Sajian Hitam Serta Es Cokelat Nikmat

JIKA biasanya roti gembung berwarna cokelat kekuningan, di Swiss-Belhotel Borneo,…

Selasa, 10 September 2019 20:47

Si Hijau Spirulina, Turunkan Kolesterol dan Gula Darah

Warnanya khas. Hijau tua pekat. Berasal dari alga atau ganggang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*