MANAGED BY:
SELASA
17 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Sabtu, 25 Mei 2019 14:44
Proses Visa Haji Mulai Syawal

Diutamakan Dahulu untuk CJH Gelombang Pertama

ilustrasi jamaah haji asal Kaltim

PROKAL.CO, JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) sampai sekarang masih menerima pengumpulan paspor seluruh calon jamaah haji (CJH). Sebab sebentar lagi pemerintah Arab Saudi mulai membuka proses pengajuan visa haji.

Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kemenag Muhajirin Yanis menuturkan proses pengumpulan paspor dari daerah masih terus berjalan. ’’Selesai Ramadan (bulan Syawal, Red) baru proses visa haji,’’ katanya di sela kegiatan Forum Komunikasi Alumni Petugas Haji Indonesia (FKAPHI) kemarin (24/5).

Muhajirin mengatakan sampai saat ini baru sekitar 20 ribuan buku paspor CJH yang sudah diterima Kemenag pusat. Dia menegaskan bahwa pengajuan visa haji mewajibkan paspor fisik dimasukkan ke Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta. Dia berharap proses pengiriman paspor dari seluruh Indonesia berjalan lancar dan tepat waktu.

Menurut dia proses penerbitan visa haji oleh pemerintah Arab Saudi memang sudah online. Jadi nanti lembar visa bisa dicetak dimana saja. Rencananya nanti lembar visa CJH akan dicetak di kantor wilayah (Kanwil) Kemenag masing-masing.

Muhajirin menjelaskan pekan depan diharapkan jumlah paspor yang masuk ke Kemenag pusat bisa mencapai 50 ribu buku. Itu berarti setara dengan separuh dari total CJH gelombang pertama. Menurut perkiraan Muhajirin pemberangkatan gelombang pertama terdiri dari 100 ribuan orang CJH.

’’Seperti tahun sebelumnya, pengajuan visa kita prioritaskan untuk gelombang pertama dahulu,’’ tuturnya. Kemudian sambil berjalan diajukan proses visa untuk CJH gelombang pemberangkatan kedua. Rencananya CJH gelombang pertama sudah mulai diterbangkan ke Arab Saudi pada 7 Juli.

Sementara itu Kepala Pusat Kesehatan Haji (Peskeshaj) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Eka Jusuf Singka mengungkapkan bahwa sekitar 67 persen CJH tahun ini masuk kategori resiko tinggi (resti). Dia menegaskan bahwa CJH dengan keterangan resti belum tentu tidak mampu (tidak istitoah) untuk menjalankan ibadah haji.

’’Resti dan tidak istitoah kadangkala masih dianggap sama,’’ katanya. Padahal dia menegaskan keduanya berbeda. CJH dengan keterangan resti masih diperbolehkan untuk berangkat haji. Hanya saja CJH tersebut harus diawasi sebab membawa resiko tinggi terkait kondisi kesehatannya.

Sementara itu untuk ketentuan istitoah lebih tegas. CJH yang dinyatakan tidak istitoah atau tidak mampu berhaji dari aspek kesehatan, dinyatakan tidak bisa berhaji. Ketentuan tidak istitoah tersebut biasanya dipicu gangguan ingatan yang berat. Kemudian juga penyakti yang membahayakan nyawanya. Misalnya penyakit jantung stadium empat. Penderita penyakit jantung stadium empat biasanya untuk sekadar berjalan saja tidak bisa. (wan/jpc)


BACA JUGA

Minggu, 15 September 2019 10:53

Veronica Jawab Tuduhan Polisi Soal Papua dan Rekening Gendut

Veronica Koman akhirnya angkat bicara terkait penetapan dirinya sebagai tersangka…

Jumat, 13 September 2019 09:47

Potensi Akhiri Musim Lebih Cepat

MISANO– Di tujuh seri terakhir MotoGP musim ini berarti hanya…

Jumat, 13 September 2019 09:35

Residivis Kasus Makar Ditangkap Terkait Kerusuhan

JAKARTA—Polri terus berupaya mengungkap kasus kerusuhan yang tidak murni hanya…

Kamis, 12 September 2019 23:10

Atal Depari Lantik PWI Peduli

Bengkulu - Ketua PWI melantik pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)…

Kamis, 12 September 2019 14:12

Saudi Resmi Cabutan Biaya Visa Progresif Umrah

JAKARTA– Simpang siur kabar penghapusan biaya visa progresif umrah terjawab…

Kamis, 12 September 2019 14:08

Pertamina Cairkan Dana Kompensasi Rp 18,54 M

JAKARTA– PT Pertamina Hulu Energi (PHE) membayar kompensasi tahap awal…

Rabu, 11 September 2019 16:23

Pastikan Kaltim Bebas dari Mafia Bola

BALIKPAPAN–Satuan tugas (satgas) anti-mafia bola jilid II melebarkan sayapnya ke…

Rabu, 11 September 2019 13:21

Dewan Pers Menang Lagi di Pengadilan Tinggi Jakarta

JAKARTA- Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta menolak seluruh gugatan yang…

Rabu, 11 September 2019 10:57

KPK Tetapkan Mantan Dirut Petral Tersangka

JAKARTA– Butuh waktu empat tahun bagi KPK untuk menyelidiki indikasi…

Selasa, 10 September 2019 09:54

Bisoq Keris, Cara Masyarakat Dasan Geria Lestarikan Warisan Leluhur

Ritual Bisoq Keris digelar di Desa Dasan Geria, Lombok Barat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*