MANAGED BY:
KAMIS
19 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Kamis, 23 Mei 2019 14:42
Kaltim Belum Minat Obligasi

Anggap Dana Saat Ini Cukup Bangun Infrastruktur

Hadi Mulyadi

PROKAL.CO, SAMARINDA- Pemprov Kaltim tampaknya belum tertarik menerbitkan obligasi sebagai alternatif pendanaan dalam melanjutkan proyek infrastruktur di Bumi Etam. Pasalnya hingga saat ini mereka belum menunjukkan keseriusan mencari modal di pasar saham seperti daerah lain, salah satunya Jawa Timur.

Diketahui, saat ini pemda memiliki alternatif mendapatkan pembiayaan selain dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) maupun APBD melalui obligasi. Obligasi daerah merupakan surat utang yang diterbitkan pemda yang ditawarkan kepada publik melalui penawaran umum di pasar modal.

Obligasi daerah bersifat jangka panjang, yakni lebih dari lima tahun, dalam mata uang rupiah. Ada beberapa daerah yang sudah mengajukan obligasi untuk infrastruktur antara lain Pemprov Jawa Barat, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan.

Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi mengatakan, hingga sekarang pihaknya belum mau mengikuti langkah daerah lain yang sudah menerbitkan surat utang. Sebab dia menilai dana saat ini masuk cukup untuk membiayai seluruh pembangunan infrastruktur. “Kita belum ada terpikir mau obligasi, karena kalau APBD tidak cukup kita minta dari pusat untuk membiayai proyek-proyek pembangunan lain,” ujarnya, Rabu (22/5).

Dia mengungkapkan, menerbitkan obligasi belum menjadi prioritas. Meski biasanya pembangunan infrastruktur dengan skema obligasi jauh lebih transparan karena utang tersebut langsung disalurkan langsung kepada kontraktor, untuk pembangunan dan memiliki pengawasan ketat. “Kita belum ke arah sana, mungkin nanti kalau sudah sangat dibutuhkan baru kita akan terbitkan obligasi,” pungkasnya.

Terpisah, Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan, membangun infrastruktur dengan cara menerbitkan surat utang dapat menyebabkan ketidakstabilan kondisi ekonomi. Di Indonesia, surat berharga Negara (SBN) yang dimiliki asing terus mendominasi sejak 2014. Saat ini, total SBN yang dipegang asing sudah mencapai 39,5 persen.

“Untuk daerah, obligasi daerah memang bernilai strategis dalam pembangunan. Namun, pemda harus hati-hati karena sifatnya utang komersial. Jadi akan ada jatuh tempo untuk membayar utang,” katanya saat dihubungi Kaltim Post.

Dia menjelaskan, dalam penerbitan obligasi daerah, ada serangkaian persyaratan yang harus dipenuhi. Persyaratan tersebut mencakup persiapan di daerah, pertimbangan Menteri Dalam Negeri, pengajuan usulan kepada Menteri Keuangan, kemudian dilanjutkan oleh persiapan registrasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Melalui obligasi daerah, tentu dana yang diperoleh dapat digunakan untuk membiayai proyek infrastruktur. Jika Kaltim merasa belum butuh, wajar jika tidak menerbitkan seperti daerah lain yang sudah melakukan obligasi,” pungkasnya. (*/ctr/ndu)


BACA JUGA

Rabu, 18 September 2019 14:20

Berjuang Masuk Tim di Periode Baru

BALIKPAPAN-Setelah dibentuk Senin (16/9) lalu, tim Panitia Khusus (Pansus) DPR…

Rabu, 18 September 2019 14:19

Polisi Sudah Tetapkan 9 Tersangka

SAMARINDA–Kabut asap telah menyebar dan menyelimuti langit Kaltim sepekan terakhir.…

Rabu, 18 September 2019 14:15

Bandara Buka, Penerbangan Tutup

DAMPAK kabut asap membuat seluruh penerbangan di Bandara APT Pranoto…

Rabu, 18 September 2019 14:08
OTT Balikpapan Bergulir di Samarinda

Kasus Hakim PN Balikpapan yang Terima Suap Mulai Diadili

SAMARINDA – Operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang menyeret Kayat,…

Rabu, 18 September 2019 14:00

Bunuh Pacar, Kodok Divonis 14 Tahun Penjara

SINGARAJA- Kadek Indra Jaya alias Kodok, 21 akhirnya divonis hukuman…

Rabu, 18 September 2019 13:38
Polemik Revisi UU nomor 30/2002 tentang KPK

Pemberantasan Korupsi Lumpuh, Publik Berancang-Ancang Judicial Review

JAKARTA– Polemik revisi UU nomor 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi…

Rabu, 18 September 2019 13:10

Gubernur: Ekspor Kaltim Bagus, Pembagian Hasil Harus Lebih Besar Lagi

Neraca perdagangan Kaltim selalu surplus.  Hanya saja, minimnya komoditas hilir…

Rabu, 18 September 2019 13:08

Pulau Balang Mulai Lanjut, Kontruksi Telah Mencapai 65 Persen

BALIKPAPAN—Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Balikpapan segera melakukan pembebasan lahan…

Rabu, 18 September 2019 13:04

Tambang Masih Seksi di Mata Investor

SAMARINDA-Dominasi pertambangan batu bara terhadap struktur investasi baru di Kaltim…

Rabu, 18 September 2019 10:48

Cukai Rokok Naik, Diyakini Perokok Pemula Turun

JAKARTA  – Pemerintah berencana menaikan cukai rokok. Hal ini mendapat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*