MANAGED BY:
SENIN
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Rabu, 22 Mei 2019 10:38
Buruh TKBM Unjuk Rasa di KUPP
TUNTUT HAK: Para buruh TKBM Pelabuhan Tanjung Redeb saat ramai-ramai menyambangi KUPP Tanjung Redeb kemarin.

PROKAL.CO, class="m727989688581974684ydp7fb68d6amsonormal">TANJUNG REDEB–Puluhan buruh tenaga kerja bongkar muat (TKBM) di Muara Pantai Berau, berunjuk rasa di depan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Tanjung Redeb, Selasa (21/5). Mereka mempertanyakan tuntutan atas pembayaran 60 persen tarif bongkar muat batu bara menggunakan floating crane atau floating conveyor sejak awal 2018 hingga saat ini.

Legal Consultant (LC) TKBM Berau Gofri mengatakan, pihaknya telah bersikap profesional dan mengutamakan dialog dalam menyampaikan keluhan buruh. “Kami ingin pihak-pihak terkait seperti APBMI (Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia) dan pihak penegak hukum serta pemerintah dapat mengerti bahwa kami hanya masyarakat yang dicederai haknya,” katanya kepada Berau Post.

Gofri menuturkan, para buruh TKBM sudah tidak bekerja akibat pekerjaan mereka diambil buruh lain. Untuk itu, pihaknya meminta KUPP menarik buruh yang bekerja saat ini dan memberi kesempatan kepada para buruh TKBM yang kemarin menggelar aksi. “Untuk jumlah pekerja sendiri sebanyak 138 orang. Saya tadi disuruh masuk (berdialog dengan pihak KUPP), tapi dilarang bicara. Saya pun bingung kenapa begitu,” bebernya.

Selama ini, buruh TKBM yang dikomandoinya menerapkan sistem borongan saat bekerja. Tetapi masalahnya, selama 8 bulan mereka sudah tidak mendapat pekerjaan. “Kami juga bingung kenapa ada TKBM di Tanjung Batu (Kecamatan Pulau Derawan), apa yang mau dibongkar muat di sana. Dengan adanya TKBM Tanjung Batu membuat pihaknya tidak mendapat pekerjaan di muara pantai,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala KUPP Kelas III Tanjung Redeb Hary Suryanto menuturkan, pihaknya sulit mengambil sikap. Sesuai SKB tentang Pembinaan dan Penataan Koperasi TKBM di Pelabuhan, muara pantai sudah berada di luar wilayah kerja Pelabuhan Tanjung Redeb. Jadi pihak APBMI bebas memakai jasa buruh dari mana saja, tidak harus dari TKBM Tanjung Redeb.

“Mereka berharap pembina KUPP di Tanjung Redeb menemui pihak APBMI, dan suratnya masih kami proses. Mereka kan demonya mulai senin kemarin. Tuntutan mereka juga bukan hanya ingin dipekerjakan kembali, tetapi juga untuk menghentikan pekerjaan di muara pantai tersebut,” katanya.

Dijelaskan Hary, jika aktivitas bongkar muat di muara pantai distop bakal memengaruhi roda perekonomian di wilayah Berau. “Tidak bisa main stop begitu aja, ada prosedurnya. Jika distop, bagaimana jika tidak ada kapal lagi yang mau bongkar muat di muara pantai, sudah pasti goyang ekonomi di Berau ini,” jelasnya. (*/yat/udi/kpg/ndy/k16)


BACA JUGA

Senin, 23 September 2019 11:30

Ada Raflesia di Teluk Sumbang, BKSDA Turun Tangan Lakukan Penelitian

Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim melakukan penelitian…

Senin, 23 September 2019 10:18

KASIANNYA...!! Siswa SMP 1 Filial Melantai

Proses belajar-mengajar di SMP 1 Filial di Kelurahan Kampung Lama,…

Senin, 23 September 2019 10:12

Material Menumpuk di Bahu Jalan

SENDAWAR - Tumpukan material berupa pasir dan batu (sirtu) yang…

Senin, 23 September 2019 10:11

STS Muara Jawa Beroperasi

TENGGARONG - Lama tak terdengar kabarnya, kawasan perairan tempat kegiatan…

Senin, 23 September 2019 09:04

Tujuh Negara Ambil Bagian di Festival Seni

TENGGARONG-Pesta Adat Erau 2019 sudah berakhir, Minggu (15/9). Kini Tenggarong…

Sabtu, 21 September 2019 12:04

Dana Reboisasi Tak Bisa Dicairkan, Kapolres Minta Perusahaan Membantu Personel dan Sarpras

TANA PASER - Keseriusan stakeholder di Kabupaten Paser menangani kebakaran…

Sabtu, 21 September 2019 12:03

1 Pelaku Karhutla Diungkap Polres Paser

TANA PASER - Satu tersangka pelaku pembakar hutan dan lahan…

Sabtu, 21 September 2019 12:01

Kabut Asap Belum Ganggu Aktivitas Lalu Lintas Air

Aktivitas pelayaran di Bumi Batiwakkal tidak mengalami kendala meski kabut…

Sabtu, 21 September 2019 11:58

THM Itu Bukan Milik Polisi

SANGATTA-Beberapa hari lalu, jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)…

Sabtu, 21 September 2019 11:46

DUH, MIRIS..!! Tiga Kelurahan Masih Membara

KEBAKARAN hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Penajam Paser Utara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*