MANAGED BY:
KAMIS
19 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Senin, 20 Mei 2019 10:57
Kritik Rekam Jejak Pansel Capim KPK

Tim Advokat Novel: Awas Saringan Bolong

ilustrasi

PROKAL.CO, JAKARTA – Catatan kurang sedap mengiringi perjalanan Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 2019-2023. Itu setelah, mencuatnya jejak rekam (track record) beberapa anggota pansel yang dinilai kurang sejalan dengan nilai-nilai antikorupsi.

Direktur AMAR Law Firm and Public Interest Law Office Alghiffari Aqsa mengatakan bahwa ada beberapa catatan tentang anggota pansel. Ada sejumlah masalah. Di antaranya dugaan mencontek makalah, laporan kekayaan yang tidak transparan, hingga kurang independen.

Rekam jejak itu dinilai dapat berpotensi membuat pansel capim KPK ibarat ‘saringan bolong’. ”Orang yang bermasalah pun (yang ikut seleksi capim KPK 2019-2023) berpotensi besar lolos karena ‘saringannya bolong’,” sindir aktivis yang tergabung dalam tim advokasi penyidik senior KPK Novel Baswedan tersebut kepada Jawa Pos, kemarin (19/5).

Atas dasar itu, Alghif mendesak Presiden Joko Widodo untuk merombak kembali pansel capim KPK. Sebab, bila tetap mempertahankan komposisi pansel yang sekarang, dikhawatirkan berisiko pada masa depan KPK selama empat tahun mendatang. ”Masa depan pemberantasan korupsi sedang dipertaruhkan,” ujarnya.

Sama seperti suara koalisi masyarakat sipil antikorupsi sebelumnya, Alghif juga menilai permasalahan besar dalam komposisi pansel terletak pada tidak relevannya kompetensi beberapa anggota pansel dengan isu dan kebutuhan KPK. ”Ada juga anggota pansel yang diduga memiliki permasalahan independensi,” kata dia.

Menurut Alghif, komposisi pansel mestinya memberi harapan baru bagi publik ditengah keterpurukan internal KPK saat ini. Seperti diketahui, pimpinan KPK saat ini belum menunjukan kemampuannya dalam melindungi dan menyelesaikan persoalan internal pegawai.

Alghif melanjutkan, ada 3 hal utama yang menjadi pekerjaan rumah pimpinan KPK saat ini. Yaitu perbaikan sistem untuk mencegah ‘kuda troya’, perbaikan manajemen internal terkait sumber daya manusia, dan pencegahan atau respon dari ancaman eksternal; kriminalisasi, kekerasan, pelemahan wewenang.

”Jadi pimpinan KPK selanjutnya diharapkan memahami kondisi dan kebutuhan terkini KPK,” imbuh dia.

Sementara itu, Ketua Pansel Capim KPK 2019-2023 Yenti Ganarsih mempertanyakan maksud dari tudingan bahwa anggota pansel tidak banyak yang paham tentang isu pemberantasan korupsi. Dia pun bertanya balik. ”Terus yang memahami isu itu (terkini di KPK) siapa?,” ujarnya kepada Jawa Pos. (tyo/git)


BACA JUGA

Rabu, 18 September 2019 14:20

Berjuang Masuk Tim di Periode Baru

BALIKPAPAN-Setelah dibentuk Senin (16/9) lalu, tim Panitia Khusus (Pansus) DPR…

Rabu, 18 September 2019 14:19

Polisi Sudah Tetapkan 9 Tersangka

SAMARINDA–Kabut asap telah menyebar dan menyelimuti langit Kaltim sepekan terakhir.…

Rabu, 18 September 2019 14:15

Bandara Buka, Penerbangan Tutup

DAMPAK kabut asap membuat seluruh penerbangan di Bandara APT Pranoto…

Rabu, 18 September 2019 14:08
OTT Balikpapan Bergulir di Samarinda

Kasus Hakim PN Balikpapan yang Terima Suap Mulai Diadili

SAMARINDA – Operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang menyeret Kayat,…

Rabu, 18 September 2019 14:00

Bunuh Pacar, Kodok Divonis 14 Tahun Penjara

SINGARAJA- Kadek Indra Jaya alias Kodok, 21 akhirnya divonis hukuman…

Rabu, 18 September 2019 13:38
Polemik Revisi UU nomor 30/2002 tentang KPK

Pemberantasan Korupsi Lumpuh, Publik Berancang-Ancang Judicial Review

JAKARTA– Polemik revisi UU nomor 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi…

Rabu, 18 September 2019 13:10

Gubernur: Ekspor Kaltim Bagus, Pembagian Hasil Harus Lebih Besar Lagi

Neraca perdagangan Kaltim selalu surplus.  Hanya saja, minimnya komoditas hilir…

Rabu, 18 September 2019 13:08

Pulau Balang Mulai Lanjut, Kontruksi Telah Mencapai 65 Persen

BALIKPAPAN—Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Balikpapan segera melakukan pembebasan lahan…

Rabu, 18 September 2019 13:04

Tambang Masih Seksi di Mata Investor

SAMARINDA-Dominasi pertambangan batu bara terhadap struktur investasi baru di Kaltim…

Rabu, 18 September 2019 10:48

Cukai Rokok Naik, Diyakini Perokok Pemula Turun

JAKARTA  – Pemerintah berencana menaikan cukai rokok. Hal ini mendapat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*