MANAGED BY:
KAMIS
17 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Jumat, 17 Mei 2019 15:22
Sarankan Mudik Lebih Awal, Tiket Pelni ke Surabaya dan Tanjung Priok Habis
Tiket penumpang pada puncak mudik yang ditetapkan pada 21 Mei sudah habis untuk tujuan Surabaya dan Tanjung Priok

PROKAL.CO, BALIKPAPAN- Memasuki awal Ramadan, perusahaan kapal swasta dan Pelni mencetak penjualan tiket cukup tinggi. Utamanya periode mudik Lebaran mendatang. Perusahaan pelayaran angkutan penumpang dan kendaraan PT Dharma Lautan Utama bahkan meyakini lonjakan pemudik yang menggunakan armadanya meningkat sebesar 18 persen dari realisasi tahun lalu. Tentu didukung dengan kapasitas kapal termasuk frekuensi kedatangan.

"Kalau enggak ada kenaikan harga tiket pesawat, peningkatan penumpang diprediksi hanya 4 persen. Apalagi kemarin ada pembatasan produksi minerba sehingga jumlah pekerja juga tidak bertambah. Begitu juga dengan perkebunan. Jadi hanya mengandalkan penumpang yang itu-itu saja," ucap Pemimpin Cabang PT Dharma Lautan Utama Balikpapan M Saleh, Kamis (16/5).

Adanya peralihan tersebut dapat dipastikan gelombang penumpang akan meningkat. Agar tidak terjadi kepadatan di satu momen, pihaknya mengurai kepadatan mudik Lebaran agar jumlah penumpang merata di tiap keberangkatan kapal, pihaknya menerapkan kenaikan tarif secara bertahap. "Masyarakat yang tidak punya kepentingan disarankan mudik lebih awal," serunya.

Adapun tarif bertingkat yang ditetapkan, yakni Rp 450 ribu untuk keberangkatan periode 12-25 Mei dan Rp 500 ribu untuk keberangkatan periode 26 Mei-3 Juni. Itu untuk tujuan Surabaya. Sebelumnya, keberangkatan periode pekan pertama Ramadan, tarif yang dipatok diskon 25 persen, yakni hanya Rp 297 ribu.

Dan benar saja, pada periode tersebut, tingkat keterisian penumpang menebal. Dari 30 persen rata-rata keberangkatan saat kondisi normal menjadi 80 persen. Dari total kapasitas 1.200 penumpang. "Ada peningkatan sebesar 50 persen," sebutnya. Penerapan kenaikan secara berkala juga berlaku untuk tujuan Parepare. Adapun kapasitas angkut tujuan Parepare sebanyak 1.100 penumpang.

Disebutkan, saat ini keberangkatan menuju Surabaya dilayani tiap empat hari sekali. Pihaknya berencana, melakukan penambahan satu unit armada untuk mengakomodasi masyarakat yang hendak mudik ke Pulau Jawa melalui Surabaya. "Armada ekstra rencananya mulai H-7 dengan keberangkatan dua kali dalam seminggu," sambungnya.

Begitu pula untuk tujuan Parepare, Saleh mengaku akan menambah frekuensi pelayaran. Dari dua kali dalam sepekan menjadi tiga kali dalam sepekan mulai H-15 mendatang.

Kepala Cabang PT Pelni Balikpapan Yohanes Bane mengatakan, tiket penumpang pada puncak mudik yang ditetapkan pada 21 Mei sudah habis untuk tujuan Surabaya dan Tanjung Priok. Sementara untuk Parepare per Kamis (16/5) untuk keberangkatan 21 Mei menyisakan sisa 221 seat, Makassar 221 seat, Maumere 151 seat, Lewoleba 76 seat, dan Kupang 72 seat. “Efek mahalnya tiket pesawat ini cukup kami rasakan,” tuturnya.

Sedangkan untuk keberangkatan 27 Mei tujuan Makassar, Maumere, Lewoleba, Kupang, Serta 28 Mei dan 1 Juni tujuan Parepare, Makassar, Baubau, tiketnya sudah terjual habis. Termasuk keberangkatan ke Surabaya pada 3 Juni. Tiketnya ludes. Tiket yang tersedia dalam jumlah banyak hanya tujuan Pantoloan, Nunukan dan Tarakan.

Ia menjelaskan, kecemasan mahalnya tiket pesawat ini mendorong masyarakat memilih menggunakan moda laut. Pihaknya sudah mempersiapkan mengantisipasi dengan melakukan penambahan jadwal kapal. “Namun, tetap tidak bisa menjamin. Saya imbau masyarakat yang tidak kebagian tiket jangan memaksa. Lebih baik bepergian setelah Lebaran,” tuturnya.

Adapun, kapasitas maksimal Kapal Pelni yang berlayar dari Balikpapan mulai dari 3.000 orang hingga 4.500 orang. Pada arus mudik Lebaran tahun ini, PT Pelni menyediakan tiga armada kapal existing. Yakni, KM Labobar, KM Lambelu, dan KM Bukit Siguntang. Sedangkan untuk extraline akan menggunakan KM Dorolonda tujuan Surabaya, dan KM Umsini serta KM Sinabung untuk melayani penumpang tujuan Makassar. (aji/ndu2/k15)


BACA JUGA

Kamis, 17 Oktober 2019 10:30

Harga Gas Rumah Tangga Segera Naik

PROBOLINGGO  – Pemerintah berencana menyesuaikan harga gas untuk rumah tangga.…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:19

Dibayangi Ketidakpastian Global, Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Terancam

SAMARINDA – Pertumbuhan ekonomi Kaltim terancam tidak maksimal. Salah satu…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:03

WADUH..!! Ada Temuan Retakan di Pesawat Boeing 737NG

JAKARTA, Jawa Pos - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Dirjen Hubud)…

Kamis, 17 Oktober 2019 09:58

Jangan Takut Turun ke Jalan, Perppu KPK Masih Ditunggu

JAKARTA – Larangan demonstrasi menjelang pelantikan presiden dikeluarkan aparat. Meski…

Rabu, 16 Oktober 2019 18:09

Ruangan PPK Kementerian PUPR Disegel KPK

PROKAL.CO, SAMARINDA - Salah satu ruangan yang ditempati Pejabat Pembuat…

Rabu, 16 Oktober 2019 14:54

OTT di Kaltim, KPK Amankan Delapan Orang

Kepala BPJN Ikut Diperiksa--sub     JAKARTA-Untuk kali kedua tahun…

Rabu, 16 Oktober 2019 14:34

Suami Bakar Istri di Depan Anak, Juga Bawa Kabur Motor Penjaga Kos

SURABAYA– Teriakan minta tolong terdengar di kamar kos yang beralamat…

Rabu, 16 Oktober 2019 14:33

TNI AD Sanksi Tujuh Anggota, Pastikan Tidak Matikan Karir Prajurit

JAKARTA– Unggahan bernada sumbang atas insiden penusukan terhadap Menteri Koordinator…

Rabu, 16 Oktober 2019 14:32

KPK Habis, Presiden Tak Kunjung Terbitkan Perppu

JAKARTA– Revisi UU nomor 30 Tahun 2002 Tentang KPK akan…

Rabu, 16 Oktober 2019 10:30

OTT KPK di Kaltim, Castro : Pemerintah Masih Abai Dalam Pengawasan

PROKAL.CO, SAMARINDA - Pusat Studi Anti Korupsi (SAKSI) Fakultas Hukum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*