MANAGED BY:
SENIN
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Jumat, 17 Mei 2019 10:16
Kasus PHK Massal PT AE Belum Selesai
SUARAKAN KELEMAHAN: Para buruh yang di-PHK massal oleh manajemen PT AE kembali menyuarakan keluh kesahnya di Sekretariat DPRD Kutim. Raymond Chouda/KP

PROKAL.CO, SANGATTA–Kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) ratusan karyawan perusahaan sawit PT Anugerah Energitama (AE) di Kecamatan Bengalon, Kutai Timur (Kutim), terus berlanjut. Setelah 10 karyawan ditetapkan sebagai tersangka karena melakukan pembakaran, kini mereka kembali membawa keluh kesahnya ke wakil rakyat, Kamis (16/5).

Sejumlah karyawan yang di-PHK bersama perwakilan serikat buruh menyuarakan keluh kesahnya di rapat dengar pendapat (RDP). Yakni, di hadapan para legislator Kutim yang dipimpin Ketua DPRD Mahyunadi, Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan, dan Dandim 0909/Sangatta Letkol Inf Kamil Bahren Pasha.

Ketua Forum Komunikasi Serikat Pekerja Serikat Buruh (SPSB) Kutai Timur yang mewakili karyawan PT AE, Protus Donatuskia mengatakan, saat ini terdapat 377 kepala keluarga (KK), dari 412 karyawan korban PHK PT AE. Mereka masih kelaparan karena belum memiliki pekerjaan maupun tanggung jawab dari perusahaan.

"Kami hanya meminta keadilan, karena karyawan PT AE telah taat terhadap anjuran Disnaker Kutim. Namun, pihak manajemen PT AE tak menaati anjuran dari pemerintah," ungkap dia.

Untuk diketahui, Pemkab Kutim melalui Bupati Ismunandar dan Wakil Bupati Kasmidi Bulang telah memberikan saran kepada manajemen PT AE agar menarik PHK sebanyak 50 persen dari total keseluruhan. Namun, PT AE tidak mengindahkannya.

Protus menganggap, PHK terhadap 412 karyawan tersebut tidak sah. Karena tak dikuatkan hukum. Sementara itu, Ketua DPRD Kutim Mahyunadi mengatakan, perkara ini sebenarnya tak bisa hanya diselesaikan atas dasar berbicara kearifan lokal. Tapi ini harus juga berbicara pada dasar aturan hukum.

"Tak mungkin pemkab menggugat, karena bisa saja secara hukum akhirnya putusan pengadilan memenangkan perusahaan. Karena kekuatan hukum itu yang paling penting. Makanya harus berdasar hukum yang jelas dulu dikuatkan," ujar Mahyunadi.

Lantas, hasil keputusan RDP, Mahyunadi mengusulkan dan telah disepakati akan menghadirkan Bupati Ismunandar di depan para karyawan PHK. Yakni, Kamis (23/5) lalu. Namun pengalaman pada RDP sebelumnya, pihak manajemen PT AE tidak seorang pun menghadiri undangan RDP oleh DPRD Kutim.

"Semoga saja, dengan hadirnya Bupati maka pihak perusahaan (PT AE) mau menghadiri RDP dan menyelesaikan permasalahan ini," ungkapnya. (mon/kri/k8) 

 


BACA JUGA

Senin, 23 September 2019 11:30

Ada Raflesia di Teluk Sumbang, BKSDA Turun Tangan Lakukan Penelitian

Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim melakukan penelitian…

Senin, 23 September 2019 10:18

KASIANNYA...!! Siswa SMP 1 Filial Melantai

Proses belajar-mengajar di SMP 1 Filial di Kelurahan Kampung Lama,…

Senin, 23 September 2019 10:12

Material Menumpuk di Bahu Jalan

SENDAWAR - Tumpukan material berupa pasir dan batu (sirtu) yang…

Senin, 23 September 2019 10:11

STS Muara Jawa Beroperasi

TENGGARONG - Lama tak terdengar kabarnya, kawasan perairan tempat kegiatan…

Senin, 23 September 2019 09:04

Tujuh Negara Ambil Bagian di Festival Seni

TENGGARONG-Pesta Adat Erau 2019 sudah berakhir, Minggu (15/9). Kini Tenggarong…

Sabtu, 21 September 2019 12:04

Dana Reboisasi Tak Bisa Dicairkan, Kapolres Minta Perusahaan Membantu Personel dan Sarpras

TANA PASER - Keseriusan stakeholder di Kabupaten Paser menangani kebakaran…

Sabtu, 21 September 2019 12:03

1 Pelaku Karhutla Diungkap Polres Paser

TANA PASER - Satu tersangka pelaku pembakar hutan dan lahan…

Sabtu, 21 September 2019 12:01

Kabut Asap Belum Ganggu Aktivitas Lalu Lintas Air

Aktivitas pelayaran di Bumi Batiwakkal tidak mengalami kendala meski kabut…

Sabtu, 21 September 2019 11:58

THM Itu Bukan Milik Polisi

SANGATTA-Beberapa hari lalu, jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)…

Sabtu, 21 September 2019 11:46

DUH, MIRIS..!! Tiga Kelurahan Masih Membara

KEBAKARAN hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Penajam Paser Utara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*