MANAGED BY:
SENIN
26 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Kamis, 16 Mei 2019 15:13
Neraca Dagang Defisit, Terbesar Dalam Sejarah

Pakaian Impor Tiongkok Serbu RI

Seiring tingginya permintaan menjelang Lebaran, kain dan pakaian jadi impor dari Tiongkok terus menggempur Indonesia. Neraca perdagangan pun defisit terbesar dalam sejarah Indonesia. (ilustrasi)

PROKAL.CO, JAKARTA – Neraca perdagangan Indonesia pada April 2019 mengalami defisit terbesar sepanjang sejarah. Angkanya mencapai USD 2,50 miliar. Defisit itu didorong nilai ekspor yang turun lebih dalam dibanding impor. Pada April lalu, nilai ekspor tercatat USD 12,6 miliar. Angka tersebut turun 13,10 persen dibanding ekspor pada April 2018. Impor yang tercatat USD 15,10 miliar juga turun, tetapi hanya 6,58 persen secara year-on-year (yoy).

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto menyatakan, hal itu disebabkan beberapa faktor. Yakni, ekspor yang melemah sekaligus meningkatnya impor menjelang Ramadan yang jatuh pada Mei. ’’Tapi, ini perlu diantisipasi karena tantangan perdagangan global ke depan semakin sulit akibat perang dagang,’’ katanya kemarin (15/5).

Ekonom Bank Mandiri Dendi Ramdani mengungkapkan, defisit neraca dagang pada April lalu dipicu anjloknya kinerja ekspor, khususnya komoditas batu bara dan CPO. Selain dua komoditas tersebut, ekspor migas turun cukup dalam. ’’Ini (defisit) karena efek harga dua komoditas yang anjlok,’’ jelasnya kemarin.

Dendi memprediksi kinerja neraca dagang belum akan membaik di semester II tahun ini. Dia menyebut cukup sulit bagi ekspor untuk recovery karena harga komoditas diperkirakan masih rendah. Karena itu, pihaknya menilai harus ada alternatif komoditas ekspor selain CPO dan batu bara. ’’Ekspor alternatif yang digenjot seperti garmen atau otomotif untuk mengompensasi penurunan komoditas,’’ tambahnya.

Sementara itu, seiring tingginya permintaan menjelang Lebaran, kain dan pakaian jadi impor dari Tiongkok terus menggempur Indonesia. Kementerian Perindustrian menyebut pihaknya akan meminta Direktorat Jenderal Bea Cukai mengevaluasi produk kain dan pakaian jadi di Pusat Logistik Berikat (PLB). Harapannya, arus impor produk-produk tersebut dapat ditekan agar penyerapan barang dalam negeri bisa optimal.

Direktur Jenderal IKM dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih mengatakan, saat ini impor kain dan pakaian jadi asal Tiongkok memang marak didorong perjanjian kerja sama dagang. ’’Membuat produk-produk asal Tiongkok lebih mudah masuk ke tanah air,’’ katanya kemarin.

Berdasar data BPS, impor total tekstil dan produk tekstil pada April 2019 naik 64,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dari data BPS juga disebutkan bahwa impor filamen buatan Tiongkok tercatat USD 320,82 juta pada April. Filamen buatan merupakan jenis benang yang digunakan untuk membuat kain.

Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia Ade Sudrajat mengatakan bahwa masuknya produk kain dan pakaian jadi asal Tiongkok disebabkan adanya permintaan dari para importer lokal. ’’Produknya macam-macam. Ada baju harian. Ada juga importer baju koko,’’ ucap Ade.

Ade sendiri mengatakan belum bisa memetakan jumlah peningkatan secara persentase produk impor yang masuk selama periode Ramadan. ’’Belum update datanya berapa besar impornya di bulan Ramadan. Karena bukan hanya Ramadan saja kan, setiap bulan juga impor,’’ paparnya. (rin/ken/agf/c15/oki)


BACA JUGA

Senin, 26 Agustus 2019 15:14
Kaltim Dipilih Sebagai Ibukota Negara

2020 Infrastruktur Mulai Dibangun, 2024 Sudah Boyongan ke Kaltim

JAKARTA- Presiden Joko Widodo sudah menetapkan bahwa lokasi ibukota Negara…

Senin, 26 Agustus 2019 14:50
BREAKING NEWS

SUDAH PASTI..!! Kaltim Jadi Ibukota Negara, Posisinya Sebagian PPU dan Kukar

Akhirnya Kalimantan Timur (Kaltim) dipilih Presiden Joko Widodo sebagai ibukota…

Senin, 26 Agustus 2019 14:31

Ibukota Pindah, ASN Ibukota Banyak Tak Setuju, Pilih Pensiun Dini

Rencana pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan membuat…

Senin, 26 Agustus 2019 13:06

Hadi : Bapak Gubernur Dipanggil Presiden RI ke Denpasar untuk Keputusan Penting

PROKAL.CO, SAMARINDA - Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi mengatakan saat…

Senin, 26 Agustus 2019 11:13

Lewat Akun YouTube, Jokowi Akan Umumkan Pemindahan Ibu Kota

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengumumkan lokasi persis ibu kota…

Senin, 26 Agustus 2019 09:56

Ibu Kota Dijadwalkan Diumumkan Hari Ini, Hanya Kaltim yang Diundang

BALIKPAPAN–Teka-teki lokasi ibu kota negara (IKN) di Pulau Kalimantan diprediksi…

Senin, 26 Agustus 2019 00:37

Saran Minta Bantuan China Selamatkan BPJS Kesehatan Dikritik Keras, Ini Penjelasan Luhut

Saran Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan mendadak menuai…

Minggu, 25 Agustus 2019 12:19

IKN Jangan Jadi Proyek Mangkrak, Pemerintah Tolak Usul Referendum

JAKARTA- Menteri Perencanaan Pembangunan/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas)…

Minggu, 25 Agustus 2019 12:05

NAH KAN..!! Ternyata 90 Persen Lebih, ASN Menolak Pindah ke Ibu Kota Negara

Rencana pemerintah memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke Pulau…

Minggu, 25 Agustus 2019 11:49

Kajian Kemendagri, Ibu Kota Baru Sebaiknya Daerah Administratif

JAKARTA– Berdasar kajian Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), ibu kota negara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*