MANAGED BY:
SENIN
26 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 16 Mei 2019 10:41
PDRB Kaltim Capai Rp 165,12 triliun
Agar batu bara tidak terlalu mendominasi, seharusnya sektor lain harus bisa tumbuh di atas 15 persen. Kalau sudah begitu baru mulai terlihat pergeseran PDRB.

PROKAL.CO, SAMARINDA-Produk domestik regional bruto (PDRB) Kaltim pada triwulan I-2019 berdasarkan harga berlaku, senilai Rp 165,12 triliun. Tak banyak perubahan yang berarti andil terbesar masih berasal dari usaha pertambangan dan penggalian yang mencapai 46,25 persen, atau mencapai Rp 76,36 triliun.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Atqo Mardiyanto mengatakan,  PDRB merupakan jumlah nilai tambah barang, dan jasa yang dihasilkan dari seluruh kegiatan perekonomian di suatu daerah. Penghitungan PDRB menggunakan dua macam harga, yaitu harga berlaku dan harga konstan. PDRB atas harga berlaku merupakan nilai tambah barang dan jasa yang dihitung menggunakan harga yang berlaku pada tahun bersangkutan, sementara PDRB atas dasar harga konstan dihitung dengan menggunakan harga pada tahun tertentu sebagai tahun dasar.

“Pada triwulan pertama tahun ini PDRB di Kaltim tidak banyak perubahan. Seperti biasanya batu bara masih mendominasi,” ungkapnya.

Dia mengatakan, sedangkan yang berada di posisi kedua adalah lapangan usaha industri pengolahan dengan andil sebesar 17,74 persen atau senilai Rp 29,28 triliun. Sementara berada di posisi ketiga adalah lapangan usaha di sektor konstruksi yang memberikan sumbangan sebesar 9,07 persen, atau senilai Rp 14,97 triliun.

“Agar batu bara tidak terlalu mendominasi, seharusnya sektor lain harus bisa tumbuh di atas 15 persen. Kalau sudah begitu baru mulai terlihat pergeseran PDRB,” katanya.

Menurutnya, yang paling potensial untuk dikembangkan adalah industri pengolahan dan sektor kontruksi. Jika terus dikembangkan maka kontribusi batu bara bisa bergeser, namun tetap harus pertumbuhannya di atas 15 persen.

“Program nasional, kita harus industrialisasi sehingga sektor ini harus terus ditumbuhkan,” tuturnya.

Dia menjelaskan, namun sayangnya pada triwulan pertama tahun ini industri pengolahan Kaltim mengalami kontraksi 1,84 persen. Perekonomian Kaltim pada awal 2019 ini mengalami pertumbuhan sebesar 5,36 persen, jika dibandingkan triwulan yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan triwulan ini lebih tinggi dibandingkan triwulan I-2018, yang tumbuh sebesar 1,77 persen.

“Pertumbuhan ekonomi itu dipicu oleh pertumbuhan pada hampir seluruh lapangan usaha dibandingkan kondisi triwulan I-2018 lalu, kecuali lapangan usaha industri pengolahan dan lapangan usaha jasa perusahaan,” ungkapnya.

Pada triwulan I-2019 secara tahunan, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha konstruksi yang tumbuh sebesar 16,14 persen. Lalu diikuti lapangan usaha jasa lainnya yang tumbuh sebesar 9,20 persen, dan lapangan usaha pengadaan listrik dan gas sebesar 8,37 persen. Sedangkan lapangan usaha industri pengolahan masih mengalami kontraksi sebesar 1,84 persen, dan lapangan usaha jasa perusahaan mengalami kontraksi sebesar 1,12 persen.

“Padahal sektor ini yang harus ditumbuhkan agar ekonomi Kaltim tidak terus menerus didominasi oleh pertambangan dan penggalian,” pungkasnya. (*/ctr)

 


BACA JUGA

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:36

Kebijakan Moneter Makin Longgar, Bunga Acuan Turun Jadi 5,50 Persen

JAKARTA– Bank Indonesia (BI) kembali melonggarkan kebijakan moneter. Setelah memangkas…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:35

Menunggak Bayar Denda di KPPU, Sanksi Pidana Menanti Pengusaha

BALIKPAPAN- Komisi Pengawas persaingan Usaha (KPPU) Wilayah V Kalimantan mencatat…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:34

Beli Mobil Dapat TV, Datangi Acara Auto 2000 di e-Walk

BALIKPAPAN- Auto2000, diler resmi Toyota di Kota Minyak terus berupaya…

Jumat, 23 Agustus 2019 10:45

UKM Mulai Menjamur di Kaltim

SAMARINDA- Usaha kecil dan menengah (UKM) menjadi salah satu pemberi…

Jumat, 23 Agustus 2019 10:42

Konsisten Bikin Inflasi Terkendali

SAMARINDA- Kinerja tim pengendali inflasi daerah (TPID) Kaltim patut mendapat…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:22

Jadikan Kakao Komoditas Unggulan

SAMARINDA- Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim berencana mengajukan hak paten atas…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:20

Investor Harus Dibuat Nyaman

SAMARINDA- Kaltim sudah lama menikmati pertumbuhan ekonomi dari komoditas tidak…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:18

Dasar Aset Pemprov Belum Jelas, Daerah Sulit Terwujud

BALIKPAPAN- Langkah Kementerian Dalam Negeri memberikan izin penerbitan surat utang…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:16

Ekonomi Lokal Masih Dilanda Ketidakpastian

Sepanjang semester I 2019, ketidakpastian masih menyelimuti iklim ekonomi di…

Rabu, 21 Agustus 2019 09:36

Terkesan Setengah-Setengah, Penurunan Tiket Belum Berdampak

Penurunan tarif tiket pesawat berbiaya rendah atau low cost carrier…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*