MANAGED BY:
SENIN
06 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Rabu, 15 Mei 2019 14:16
Kasus Penyebaran Data Ulin Yusron Ujian Integritas Polri

PROKAL.CO,

JAKARTA— Kasus penyebaran data pribadi yang dilakukan aktivis Ulin Yusron bisa menjadi parameter penegakan hukum Polri. Apakah penegakan hukum terhadap aktivis yang dikenal mendukung Jokowi itu akan secepat penanganan kasus ancaman pemenggalan Jokowi atau tidak. Masyarakat akan bisa mengukur rasa keadilan yang semburat dari korps bhayangkara.

Yusron diketahui menyebar data pribadi Dheva Suprayoga, yang disebut sebagai orang dalam video yang mengancam memenggal Jokowi. Belakang, ternyata Polri menangkap pengancam pemenggalan Jokowi yang ternyata HS, bukan Dheva. Ulin kemudian menghapus status dan meminta maaf.

Namun, persoalan itu keburu panas. Bahkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo angkat bicara. Ulin bisa dipidana karena menyebarkan data pribadi, penyebaran data pribadi dilarang sesuai dengan undang-undang administrasi kependudukan.

Polri masih bersikap diplomatis terkait kasus Yusron tersebut. Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menjelaskan, maih dikaji penyidik Bareskrim dan Polda Metro Jaya terkait kasus penyebaran data pribadi seseorang tersebut. ”Kasus semacam ini pernah kok kami tangani, 2018 lalu,” jelasnya.

Kendati kasus tersebut bukan delik aduan, namun dalam kasus semacam itu pernah ada pelapor yang merasa dirugikan. ”dampak dari data yang disebarkan itu, karenas merasa rugi ya melapor,” tuturnya.

Polri dalam menangani kasus perlu pendalaman. Dibutuhkan bukti yang sangat kuat oleh penyidik. ”Sebelum penyidik melakukan langkah-langkah hukum selanjutnya,” ujar mantan Wakapolda Kalimantan Tengah tersebut.

Halaman:

BACA JUGA

Minggu, 05 Juli 2020 10:54

Pencairan Anggaran Nakes Dipermudah, Pemda Bisa Langsung Lakukan Verifikasi

JAKARTA– Rendahnya serapan anggaran sektor kesehatan untuk penanganan Covid-19 membuat…

Minggu, 05 Juli 2020 10:52

Polisi Tangkap Dua Penyebar Hoax Rush Money

JAKARTA—Bareskrim Polri bergerak cepat menangkap penyebar uang yang memprovokasi rush…

Sabtu, 04 Juli 2020 11:27

Misi Kemanusiaan Kongo Berlanjut

JAKARTA – Hanggar Skadron Udara 17 Pangkalan Udara TNI AU…

Jumat, 03 Juli 2020 12:08

Tunda Pemindahan Pengungsi Rohingya di Aceh

JAKARTA – Rencana pemindahan 99 orang pengungsi etnis Rohingya di…

Kamis, 02 Juli 2020 15:00

Ombudsman Sebut Jadi Lahan Komersial, Pertanyakan Rapid Test sebagai Syarat Perjalanan

JAKARTA – Hasil rapid test dan swab test Covid-19 sebagai…

Kamis, 02 Juli 2020 12:17

Pembakar Mobil Via Vallen Bermaksud Cari Perhatian sang Idola

SIDOARJO– John Lennon adalah pendiri The Beatles, band yang diidolakan…

Kamis, 02 Juli 2020 11:47

Indonesia Tampung 99 Orang Pengungsi Rohingya

Pastikan Seluruhnya Negatif Covid-19 JAKARTA– Indonesia kembali menerima puluhan pengungsi…

Kamis, 02 Juli 2020 10:46

Tersangka Pungli Bansos Covid-19 Mencapai 3.176

JAKARTA-- Polri benar-benar tegas dalam mengawal dana bansos Covid 19.…

Rabu, 01 Juli 2020 12:44

Seluruh Daerah Dapat Gelar Salat Idul Adha dan Kurban

JAKARTA – Pemerintah memberikan lampu hijau bagi umat Islam untuk…

Rabu, 01 Juli 2020 12:42

Imam Akan Ajukan Upaya Hukum Lanjutan

JAKARTA - Upaya hukum lanjutan tengah dipersiapkan pihak eks Menteri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers