MANAGED BY:
SENIN
26 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Rabu, 15 Mei 2019 14:16
Kasus Penyebaran Data Ulin Yusron Ujian Integritas Polri

PROKAL.CO, JAKARTA— Kasus penyebaran data pribadi yang dilakukan aktivis Ulin Yusron bisa menjadi parameter penegakan hukum Polri. Apakah penegakan hukum terhadap aktivis yang dikenal mendukung Jokowi itu akan secepat penanganan kasus ancaman pemenggalan Jokowi atau tidak. Masyarakat akan bisa mengukur rasa keadilan yang semburat dari korps bhayangkara.

Yusron diketahui menyebar data pribadi Dheva Suprayoga, yang disebut sebagai orang dalam video yang mengancam memenggal Jokowi. Belakang, ternyata Polri menangkap pengancam pemenggalan Jokowi yang ternyata HS, bukan Dheva. Ulin kemudian menghapus status dan meminta maaf.

Namun, persoalan itu keburu panas. Bahkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo angkat bicara. Ulin bisa dipidana karena menyebarkan data pribadi, penyebaran data pribadi dilarang sesuai dengan undang-undang administrasi kependudukan.

Polri masih bersikap diplomatis terkait kasus Yusron tersebut. Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menjelaskan, maih dikaji penyidik Bareskrim dan Polda Metro Jaya terkait kasus penyebaran data pribadi seseorang tersebut. ”Kasus semacam ini pernah kok kami tangani, 2018 lalu,” jelasnya.

Kendati kasus tersebut bukan delik aduan, namun dalam kasus semacam itu pernah ada pelapor yang merasa dirugikan. ”dampak dari data yang disebarkan itu, karenas merasa rugi ya melapor,” tuturnya.

Polri dalam menangani kasus perlu pendalaman. Dibutuhkan bukti yang sangat kuat oleh penyidik. ”Sebelum penyidik melakukan langkah-langkah hukum selanjutnya,” ujar mantan Wakapolda Kalimantan Tengah tersebut.

Direktur Partnership for Advancing Democracy and Integrity (Padi) M. Zuhdan menjelaskan, kasus yang menjerat Yusron ini menjadi ujian integritas Polri yang belakangan kerap dinilai sumbang. ”Seharusnya dalam kondisi apapun polisi harus menjaga marwahnya,” ujarnya.

Apapun dalih dan motifnya, penyebaran data pribadi adalah pelanggaran hukum serius. Tidak ada alasan bagi korps bhayangkara untuk tidak memproses kasus tersebut. ”Kalau tidak diproses akan mencederai hukum itu sendiri,” paparnya.

Terlepas Yusron merupakan tim sukses Jokowi-Ma’ruf , polisi merupakan garda terdepan penjaga keadilan. Seharusnya, keadilan tetap ditegakkan untuk menjaga kepercayaan publik, walau terus menurun. ”Itu konsekuensinya,” terangnya. (idr)


BACA JUGA

Senin, 26 Agustus 2019 13:20

Si Pemerkosa 12 Bocah Dipenjara Dulu, Baru Dikebiri

JAKARTA– M. Aris, pemerkosa 12 bocah di Mojokerto, bisa lebih…

Senin, 26 Agustus 2019 11:07
Ketika Bule Gila Bikin Geger Desa Sayan, Ubud

Bule Sinting, Teriak – Teriak sambil Bawa Sajam

Bali jadi daerah tujuan wisata dunia. Namun tak sedikit para…

Sabtu, 24 Agustus 2019 22:37

Laode Gagal, Polri-Jaksa Lolos 7 Orang

JAKARTA, - Bursa calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Capim KPK)…

Sabtu, 24 Agustus 2019 12:06

Lima Terduga Teroris Ditangkap di Jatim

SURABAYA– Beberapa kota di Jawa Timur disinyalir menjadi tempat persembunyian…

Kamis, 22 Agustus 2019 12:09

KPK Soroti Pengadaan Alkes di e-Katalog

JAKARTA–Pengadaan alat kesehatan (alkes) terus disoroti KPK. Meskipun sudah ada…

Kamis, 22 Agustus 2019 12:08

BPOM Larang Label Bebas Minyak Sawit

JAKARTA–Produsen barang konsumsi dilarang memasang label palm oil free atau bebas…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:15

Arkeologi Tak Hanya Sekadar Bangunan Kuno

Bagi Retno Isnurwindryaswari, arkeologi tidak hanya berbicara cagar budaya. Disiplin…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:08

Gigolo Membunuh Karena Emosi Dikata-katain

DENPASAR – Untuk menggambarkan kembali peristiwa terbunuhnya SPG Dealer Mitsubishi…

Kamis, 22 Agustus 2019 10:19

Kasus Tunggakan Gaji Pemain Persegres Gresik United, Manajemen Konsisten Mangkir

GRESIK–Manajemen Persegres Gresik United sepertinya tak ada niatan membayar tunggakan…

Rabu, 21 Agustus 2019 21:31

Demokrat Masuk Pendukung Pemerintah Jokowi? Hinca Panjaitan : Pak SBY Sedang Menata Hati

PROKAL.CO, SAMARINDA - Para kader Demokrat diminta bersabar menunggu arahan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*