MANAGED BY:
KAMIS
22 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Rabu, 15 Mei 2019 13:28
Berhasil Kembali ke Balikpapan Awal 2018, Tak Sadar tengah Berbadan Dua

Kisah Korban Penculikan Anak di Bawah Umur (2)

Setelah menikah, dia tinggal bersama keluarga lelaki. Serumah dengan mertua dan saudara. NI sempat merasakan tinggal serumah dengan suaminya selama tiga bulan.

PROKAL.CO, NI tak menyangka dikelabui mama angkatnya. Hingga akhirnya dia dipersunting seorang pendeta.

 

KEPERGIAN NI dua tahun silam jelas membuat keluarga pusing bukan kepalang. Si anak bungsu itu tak juga memberi kabar selama hitungan bulanan. Atas dasar itu, pihak keluarga melaporkan kasus penculikan terhadap NI ke kepolisian. Sejak awal, kecurigaan keluarga mengarah kepada satu orang. Di balik hilangnya NI, ada andil sang mama angkat yang bernama Sri.

Ditemui Kaltim Post, NI bercerita, tidak merasa janggal dengan rayuan Sri yang memintanya ditemani ke Medan, Sumatra Utara. Apalagi sosok mama angkatnya ini sudah dia kenal lama. Bahkan saat NI masih berusia sekitar 5 tahun. Keduanya bisa dekat karena sering berada di Pasar Sepinggan. Ibu kandung NI dan Sri sama-sama pedagang di pasar tersebut. Tak jarang, NI datang ke pasar dan akhirnya akrab dengan pedagang lainnya termasuk Sri.

NI bercerita, hubungan mereka memang dekat. Bahkan Sri dan almarhum suaminya sudah menganggap NI seperti anak kandung. Sebab, pasangan ini tidak memiliki keturunan. Bukan hal yang asing jika NI bepergian bersama keluarga Sri. “Sosok mama angkat ini baik saja. Tidak pernah buat jahat. Tapi mulai berbeda semenjak suaminya meninggal. Semua harta di sini dia jual dan katanya mau pindah,” ucapnya.

Sri ingin menikah lagi dengan sosok yang dia kenal lewat jejaring media sosial. Pria yang membuat Sri nekat berangkat menyusul ke Medan. Perempuan berusia 55 tahun ini turut mengajak NI meninggalkan Kota Minyak. Alasannya ingin mengobati penyakit kanker payudara. Berdasarkan penuturan Sri kepada NI, pria yang dia kenal sebagai pendeta itu bisa mengobati penyakitnya. Tidak main-main, seluruh harta seperti toko sudah dia jual.

“Saya diajak katanya hanya pergi sementara, nanti kembali lagi. Karena merasa sudah kenal baik, nurut saja,” imbuhnya. Sayangnya dari kepercayaan itu, NI yang masih berusia dini, tidak memahami situasi, justru harus merasakan kekecewaan.

Setelah menemani mama angkatnya sekitar tiga bulan, Sri justru meninggalkannya sendiri. Ibarat kehilangan induk, NI bingung karena berada sebatang kara di kampung orang. Hanya satu orang yang dia kenal, yakni si tokoh agama itu. Berdasarkan kabar yang beredar, NI sengaja ditinggalkan dan dijual oleh Sri kepada pendeta yang hendak menikahinya ini. Lelaki tersebut memberikan sejumlah uang kepada mama angkat NI.

“Setelah ditinggal, saya dibawa ke rumah lelaki itu bertemu dengan orangtuanya. Diajak ke rumah itu, saya mau saja. Daripada bingung harus bagaimana lagi sendirian,” tuturnya polos.

Sejak Oktober 2017, NI mulai tinggal bersama keluarga tokoh agama itu yang berada di Desa Amplas, Kecamatan Medan Amplas. NI menuturkan, dia tidak bisa mengontak keluarga di Balikpapan. Tidak ada kesempatan memegang alat komunikasi. Hingga akhirnya NI harus rela dinikahi pria yang mengaku sudah menyukainya sejak awal bertemu. Pria yang menjadi sosok suaminya ini terpaut usia yang sangat jauh. Kelahiran 1977. Tokoh agama tersebut melakukan pemalsuan usia alias curi umur agar bisa melangsungkan pernikahan dengan NI yang masih duduk di bangku kelas V SD. 

Bahkan sang tokoh agama juga memaksa remaja ini untuk pindah agama. “Saya Islam disuruh masuk Kristen. Dari usia 12 tahun dipalsukan menjadi 17 tahun,” jelasnya. Mereka melangsungkan pernikahan di sebuah gereja. Namun, NI tidak bisa memastikan pernikahan tersebut sudah resmi terdaftar negara atau tidak. Dia tidak paham situasi kala itu. NI pasrah dan bingung, hanya bisa menuruti keinginan si tokoh agama.

Setelah menikah, dia tinggal bersama keluarga lelaki. Serumah dengan mertua dan saudara. NI sempat merasakan tinggal serumah dengan suaminya selama tiga bulan.

Tepat Desember 2017, NI berhasil menghubungi salah seorang temannya di Balikpapan. Hingga keberadaan remaja ini mulai terdeteksi diketahui keluarga. Kemudian berhasil kembali ke Balikpapan, awal 2018. Tanpa NI sadari dia tengah berbadan dua. (gel/riz/k15)


BACA JUGA

Rabu, 21 Agustus 2019 14:37

Muncikari Divonis 1 Tahun Penjara

  BALIKPAPAN-  Terdakwa Adi Setianto (22), muncikari dalam perkara prostitusi…

Selasa, 20 Agustus 2019 13:18

Lebih Dekat dengan Mayor Czi Heru Aprianto, Danyonzipur 17/ Ananta Dharma

Hampir sepekan, Mayor Czi Heru Aprianto dipercaya menjadi Danyonzipur 17/Ananta…

Selasa, 20 Agustus 2019 13:02

Bido Jelajah, Pesawat Tempur Hawks 100/200 Singgahi Balikpapan

Sekian detik masyarakat mendengar suara keras yang melesat bak kilat…

Selasa, 20 Agustus 2019 13:00

Prostitusi Online Dibongkar, Kedok Pijat, Polisi Selidiki Keterlibatan Pihak Hotel

Bisnis tertua di dunia, prostitusi, kembali dibongkar aparat. Mengikuti zaman,…

Selasa, 20 Agustus 2019 12:54

Investigasi Pertamina Wajib Transparan

BALIKPAPAN-Kasus kebakaran di Teluk Balikpapan akibat putusnya pipa minyak Pertamina…

Senin, 19 Agustus 2019 09:50

SERUNYA..!! Sebelum Berangkat, Penumpang Bandara SAMS Ikut Lomba 17-an

MOMEN peringatan HUT RI tentu tidak ingin dilewatkan masyarakat. Termasuk…

Senin, 19 Agustus 2019 09:48

Polres Bakal Datangkan Puslabfor

BALIKPAPAN - Polres Balikpapan bakal mendatangkan tim Pusat Laboratorium Forensik…

Senin, 19 Agustus 2019 09:47

Momen Bangkitkan SDM Unggul

Peringatan HUT ke-74 RI menuai arti tersendiri bagi Pemkot Balikpapan.…

Senin, 19 Agustus 2019 09:45

Kendalikan Banjir, Keruk Daerah Aliran Sungai

  PENGERUKAN dilakukan di aliran sungai sekitar Kelurahan Damai RT…

Senin, 19 Agustus 2019 09:44

Orangtua Harus Peka Perilaku Anak

BALIKPAPAN - Kenakalan anak baru gede (ABG) memang lazim ditemui.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*