MANAGED BY:
SABTU
19 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 13 Mei 2019 15:57
Mereka Pengisi Karang Paci yang Bersuara Jumbo
Puji dengan Nama Besar Suami hingga Makmur Kandidat Ketua
Makmur, Puji dan Mahyunadi

PROKAL.CO, Para pengisi 55 kursi DPRD Kaltim sudah terlihat. Namun, ada yang berhasil meraup suara terbesar. Beragam program dibuat.

TAKDIR sebagai perempuan tak membuat nyali Puji Setyowati ciut. Bahkan, untuk Daerah Pemilihan (Dapil) Samarinda, Puji meraih suara terbanyak. Dia mengungguli nama-nama beken yang lebih dulu mengisi DPRD Kaltim. Bisa jadi nama besar suaminya, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang, turut membantu mengerek suaranya.

Hasil pemilu mencatatkan Puji dengan meraih 24.600 suara untuk calon legislatif (caleg) DPRD Kaltim. Di urutan kedua ada Andi Harun. Ketua Gerindra Kaltim itu meraih 23.410 suara. Sedangkan di peringkat ketiga ada Saefuddin Zuhri dari NasDem dengan perolehan 15.326 suara.

Adapun se-Kaltim, suara terbanyak pengisi Karang Paci–sebutan gedung DPRD Kaltim di Samarinda–dipegang oleh Makmur HAPK. Lewat Dapil Berau-Kutim-Bontang, politikus Golkar itu meraih 38.211. Di posisi kedua terdapat Puji Setyowati. Lalu disusul Andi Harun.

Di peringkat keempat ada Mahyunadi dari Dapil Berau-Kutim-Bontang. Politikus Golkar itu meraih 21.903 suara. Sedangkan terakhir yang masuk lima besar adalah Hasanuddin Mas’ud dengan 19.959 suara. Angka-angka itu merupakan hasil pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim.

Di Samarinda, untuk meraup suara terbanyak, Puji perlu kerja keras. Sebagai ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Samarinda tak membuatnya jemawa. Dia hampir saban hari tetap turun bertemu ibu-ibu di berbagai kelurahan di Kota Tepian.

Mantan dosen Politeknik Negeri Samarinda itu menyebut, suara yang telah diraihnya sebagai amanah besar dari warga. Mereka telah memercayai dirinya menjadi wakil di DPRD Kaltim.

 “Melihat perolehan suara yang telah diplenokan KPU Kaltim, kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan warga Samarinda. Insyaallah kami akan menjalankan amanah besar yang diberikan dengan sebaik-baiknya,” ujar Puji, kemarin (12/5).

Dia menyebut, basis suara dirinya berasal dari berbagai organisasi yang dipimpinnya. Salah satunya, bergelut di Tim Penggerak PKK yang mayoritas kalangan ibu-ibu mulai tingkat RT, kelurahan, kecamatan, hingga kota.

Selain ketua TP-PKK, Puji di antaranya diamanahi sebagai ketua Forum Kota Sehat (Forkots) Samarinda, ketua Perkumpulan Pemberantasan Tuberculosis Indonesia (PPTI) Samarinda, ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Samarinda, ketua TP UKS Samarinda, dan Bunda PAUD.

Puji memuji relawan yang bekerja keras mengamankan suara. Mereka bekerja secara ikhlas menyampaikan program ke rumah-rumah, sehingga dirinya bisa memperoleh suara cukup signifikan. “Doakan kami selalu sehat, amanah, dan bisa membawa Kaltim, khususnya Samarinda lebih maju,” harapnya.

Di samping itu, politikus Demokrat itu menyampaikan duka cita kepada para petugas penyelenggara pemilu yang gugur saat atau sesudah bertugas. Di Samarinda, tiga orang pejuang demokrasi meninggal. Sedangkan se-Kaltim ada delapan pejuang demokrasi yang gugur.

KANDIDAT KETUA

Partai Golkar berhasil mempertahankan dominasi pada Pileg 2019 di Kaltim. Itu setelah menguasai 12 dari 55 kursi di Karang Paci. Selain sukses menjadi pengumpul kursi terbanyak, partai berlambang pohon beringin itu mencatatkan nama ketua hariannya, Makmur HAPK, sebagai caleg dengan peraih suara terbanyak di Kaltim.

Ditemui pada buka puasa bersama di kediamannya, Jalan Manggis, Tanjung Redeb, Berau, kemarin Makmur mengucap syukur dan terima kasih kepada warga Kaltim atas amanah yang dipercayakan kepadanya. Juga, caleg-caleg Golkar lainnya yang mendukung dirinya. “Alhamdulillah warga Kaltim masih memberikan amanahnya kepada Golkar,” ucap dia.

Dengan hasil Pileg 2019, Makmur sudah dikait-kaitkan bakal memegang palu ketua DPRD Kaltim. Namun ketika dimintai tanggapannya, Makmur enggan berkomentar. “Belum, belum. Ada aturan organisasi yang harus dipedomani untuk menentukannya,” ucap dia.

Apakah mengacu pada kedudukan calag di struktur organisasi atau melihat perolehan suara? Ditanya demikian, Makmur menyebut, mekanismenya sudah diatur pada Petunjuk Pelaksana (Juklak) Nomor 10/DPP/Golkar/VII/2017 tentang Tata Cara Penyusunan Daftar Calon Anggota DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota. “Makanya saya enggak mau bicara itu dulu. Semua sudah diatur sama peraturan organisasi,” katanya.

Namun dari pengalaman dan tradisi yang sudah-sudah di DPRD Kaltim, biasanya caleg dengan suara terbanyak dari partai pemilik kursi terbanyak akan mendapatkan jabatan ketua. Selain Makmur, Golkar mengirimkan Mahyunadi masuk lima besar suara terbanyak. Raihan itu bisa dibilang tidak berlebihan mengingat namanya cukup tersohor di Kutai Timur (Kutim).

Mahyunadi mengklaim, besarnya suara yang diraihnya di Pemilu 2019 sebenarnya bukan hal yang benar-benar didapat dengan keringat ekstra. Melainkan hanya lebih kepada investasi suara yang selama ini telah dipelihara. Maklum, dia tinggal menikmati buah dari kerja keras selama ini yang tiga periode menjadi wakil rakyat di DPRD Kutim, dengan posisi terakhir sebagai ketua.

Modal yang dikeluarkan dalam kampanye Pemilu 2019, terang politikus Golkar itu sekitar Rp 800 juta. Angka ini terbilang kecil dibanding modal kampanye caleg lain, yang pada umumnya di atas Rp 1 miliar.

 “Saya justru lebih banyak dibantu dengan anggaran partai dan keluarga yang setia mendukung, maupun para pendukung lainnya. Apalagi, ada support kakak (Mahyudin, caleg DPD RI) dan adik (Marsidik, caleg DPRD Kutim) yang juga mencalonkan diri sebagai anggota dewan,” terang dia.

Jadi, lanjut dia, dukungan suara yang sudah terpelihara sejak dulu, membuat pemilu kali ini tidak banyak mencari lagi suara baru. Tidak ada strategi maupun program khusus, hanya memelihara persahabatan.  “Saya selama ini hanya bertindak sebagai ketua DPRD Kutim. Hanya membantu rakyat menyelesaikan persoalan dan membuat perda (peraturan daerah), serta fungsi DPRD pada umumnya,” ungkap pria yang akrab disapa Unad itu.

Adapun suara terbanyak, diperoleh dari Kutim. Terutama dari Kecamatan Sangatta Utara yang merupakan zona 1 daerah pemilihan tingkat kabupaten setempat mencapai 8.000 suara. Sedangkan di wilayah kecamatan lainnya di Kutim rata-rata per TPS bisa mencapai 500–1.000 suara. “Karena saya memelihara investasi sosial di mana tempat saya sehari-hari bergaul,” beber Unad. (sam/udi/mon/rom/k8)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Oktober 2019 14:00

Pelantikan Presiden dan Wapres, 3.500 Personel Amankan Kaltim dan Kaltara

 PROKAL.CO, SAMARINDA - Kepala Seksi Oprasional (Kasi Ops) Korem 091/ASN…

Sabtu, 19 Oktober 2019 11:30

Sebulan Setelah Persalinan Langsung Nunggak Iuran

JAKARTA-- Persalinan jadi salah satu jenis layanan kesehatan yang paling…

Sabtu, 19 Oktober 2019 11:29

Kalimantan Sudah Bersih, Jawa Masih Terbakar.

JAKARTA­– Menuju paruh akhir bulan Oktober 2019, Kabut asap akibat…

Sabtu, 19 Oktober 2019 11:28

Ada 672 Peserta Ikut Mendesain Ibukota

JAKARTA– Jumlah peserta sayembara desain Ibukota Negara (IKN) baru terus…

Sabtu, 19 Oktober 2019 11:22

Saling Curiga Harus Diakhiri!

WAMENA-Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Jayawijaya memfasilitasi pertemuan antara kepala-kepala suku…

Sabtu, 19 Oktober 2019 11:05

18 Kepala Negara dan Ratusan Duta Besar Konfirmasi Datang

JAKARTA– Minggu besok (20/10) Presiden Joko Widodo dan wakil presiden…

Jumat, 18 Oktober 2019 12:41

Sani Tetap Menjabat Kepala DPMPTSP

SAMARINDA–Abdullah Sani mestinya berkantor di Kegubernuran Kaltim, Jalan Gajah Mada,…

Jumat, 18 Oktober 2019 12:12

Proyek Masih Jalan, Kantor BPJN Disegel

PROYEK rekonstruksi jalan nasional Samarinda-Bontang-Sangatta belum terpengaruh setelah Komisi Pemberantasan…

Jumat, 18 Oktober 2019 12:05
Dibalik OTT KPK di Samarinda dan Bontang

Begini Praktik Curang yang Dilakukan Kontraktor untuk Menangkan Tender

BONTANG-Operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Samarinda dan Bontang pada…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:57

WIH..!! Pemerintah Bakal Bangun Bandara Dekat IKN untuk VVIP dan Jet Pribadi

Pemerintah berencana membangun bandara baru tidak jauh dari pusat kota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*