MANAGED BY:
MINGGU
25 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Jumat, 26 April 2019 10:54
Harga Elpiji Subsidi Makin "Meledak...!!"

Pangkalan Mengecer, Harga Per Tabung Rp 40 Ribu

ilustrasi

PROKAL.CO, PENAJAM–Elpiji subsidi atau tabung melon 3 kilogram kembali menjadi barang langka dan mahal di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Sejak dua pekan terakhir, warga yang ingin menggunakan elpiji subsidi harus merogoh Rp 38.000 hingga Rp 40.000 per tabung. Persoalan itu ditemukan di Kelurahan Maridan, Kecamatan Sepaku.

Sebelumnya, harga elpiji subsidi kelurahan tersebut dibanderol Rp 25 ribu per tabung. Hal tersebut diungkapkan Halijah, salah seorang warga di Kelurahan Maridan kepada Kaltim Post kemarin (25/4). ”Semenjak langka beberapa hari terakhir, harganya Rp 38.000-Rp 40.000 per tabung. Sebelumnya tidak pernah seperti ini harganya. Baru kali ini. Nyarinya juga susah sekali,” keluhnya. Agar dapur tetap mengepul tanpa menguras kantong, dirinya pun menggunakan kayu bakar.

Pengaturan pembelian elpiji subsidi dengan syarat membawa kartu keluarga (KK) dan kartu tanda pengenal (KTP) ke kelurahan, lanjut dia, juga tidak berdampak signifikan di wilayahnya. “Kan awalnya di data dulu, tetapi kalau habis, ya enggak dapat. Meski sudah mendaftar dan mengantre,” ungkapnya. Dalam keadaan sulit ini, Halijah mengaku tetap menunggu pasokan elpiji subsidi. “Kalau mau beli tabung 12 kilogram mahal. Mending pakai kayu bakar,” ujarnya.

Terkait penggunaan elpiji subsidi, Ijah, begitu dia disapa menuturkan, satu tabung bisa bertahan maksimal 14 hari. Selama ini, beberapa warga mendapatkan elpiji subsidi dari pangkalan. ”Tapi harganya Rp 28.000 per tabung. Harusnya kan enggak boleh pangkalan jual dengan harga begitu,” bebernya. Dikonfirmasi terkait kelangkaan elpiji subsidi, Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan PPU, Rusli menuturkan, dari hasil monitoring timnya, kelangkaan terjadi ditemukan di pedalaman PPU.

“Kekurangan itu ada di pedalaman. Kami akui, kuota yang ada saat ini tidak cukup,” sebutnya. Diketahui, jatah elpiji bersubsidi di PPU pada 2019 bertambah 200.000 menjadi 1.700.000 tabung yang sebelumnya hanya 1.500.000 tabung per tahun. “Naiknya sekitar nol persen. Bahkan menurut saya tidak ada kenaikan. Sementara jumlah penduduk di PPU ini 200 ribu jiwa,” katanya. Untuk menanggulangi kelangkaan elpiji, Pemkab PPU telah meminta keterangan tiga agen yang beroperasi di PPU. Termasuk melibatkan Polres PPU dan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas).

“Dari rapat yang digelar, intinya semua pangkalan dilarang, tidak dibolehkan mengecer. Tidak melayani pengeceran. Tindakan tegas akan kami tempuh,” tandasnya. (riz)


BACA JUGA

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:31

Jalan Utama Sering Terkena Abrasi, Jalan Alternatif Terkendala APBD

Jalan poros Kecamatan Loa Kulu-Loa Janan rawan tergerus abrasi. Sebenarnya,…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:29

Rusak Kabel Kontak Motor, Dua Maling Ini Sukses Curi Belasan Motor

    Dua Tersangka Curanmor Dibekuk Belasan Sepeda Motor dan…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:22

Tradisi Mulai Punah, Begasing Kembali Hidup

SANGATTA–Permainan gasing ini jaya pada eranya. Bahkan, pada masanya, gasing…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:21

Cari Sampingan, Pedagang Sembako Diciduk Petugas

  TABALAR–Seorang perempuan bernama Ani (44) terpaksa berurusan dengan pihak…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:18

Piutang Rp 1,5 M Belum Dibayar, Diskes Kutim Tak Bisa Beli Obat

SANGATTA–Ketersediaan obat-obatan di Dinas Kesehatan Kutai Timur (Diskes Kutim) semakin…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:07

Kontainer Sempat Hambat Aktivitas Lalu Lintas

TANJUNG REDEB–Kondisi jalan yang berlubang membuat mobil kontainer milik PT…

Jumat, 23 Agustus 2019 13:14

Sumber Debu di SMP 2 Masih Diselidiki

Uji baku mutu lingkungan segera dilakukan DLH Kukar untuk memastikan…

Jumat, 23 Agustus 2019 13:13

Tiga Rumah Ambles ke Sungai Mahakam

TENGGARONG - Tiga rumah di RT 4, Desa Jembayan, Kecamatan…

Jumat, 23 Agustus 2019 13:13

KASIAN..!! Nenek-Nenek Tewas Diseruduk Taksi

---bisa dibuatkan ilustrasi   Nenek Tewas Diseruduk Taksi   SENDAWAR…

Jumat, 23 Agustus 2019 12:11

CEPATTT...!! Program Pemutihan IMB Berlaku Hingga Akhir Tahun

PENAJAM - Secara mengejutkan, Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) mengeluarkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*