MANAGED BY:
KAMIS
22 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Kamis, 25 April 2019 10:54
APK Jadi Sampah, Capai 18 Ribu Ton
SISA-SISA PEMILU: Tumpukan alat peraga kampanye (APK) di kantor Bawaslu Samarinda, Jalan Arjuna, Samarinda, Rabu (24/4).

PROKAL.CO, SAMARINDA–Pemilu serentak beserta kampanye besar-besaran sudah selesai. Kini tahapan perhitungan suara yang tersisa. Namun, masalah pemilu yang tersisa tak hanya soal berapa besar perolehan suara para peserta pemilu. Ada pula urusan alat peraga kampanye (APK) yang kini menjadi sampah.

Di Kota Tepian, jumlah residu pemilu itu ditaksir mencapai 18 ribu ton. Bawaslu Samarinda dibuat kewalahan membenahi sampah APK. “Karena tak semua tertib membersihkan APK-nya, jadi kami yang menertibkan. Kami juga lagi cari lokasi untuk menampung sementara APK itu,” sebut Abdul Muin, kepala Bawaslu Samarinda, kemarin (24/4).

Residu pemilu yang tertumpuk di pelataran Kantor Bawaslu, Jalan Arjuna, Jawa, Samarinda Ilir, sebut dia, belum menampung seluruh APK yang ditertibkan. Sebagian ada yang ditaruh begitu saja di beberapa titik. Memusnahkan kerdak itu, jadi satu-satunya opsi yang bisa diambil. Dibakar atau diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA).

Dari lima daerah pemilihan di Kota Tepian, Samarinda Ulu dan Palaran jadi penyumbang residu APK terbanyak. Di Samarinda Ulu, sampah APK yang terkumpul mencapai 8 ribu ton. Sementara Palaran diperkirakan mencapai 4,3 ribu ton. “Padahal, di Palaran itu titik kampanye tidak banyak tapi volumenya segitu. Namun, jumlahnya bisa lebih banyak dari itu. Karena masih menunggu data real di tingkat kecamatan,” tutur Muin, panggilannya.

Untungnya, sambung dia, ada beberapa pihak yang meminta residu itu untuk diolah sebagai kerajinan tangan. “Kadang ada juga yang langsung ambil saja. Kami tak begitu menyoal yang itu,” sambungnya.

Untuk sisa APK yang terserak di beberapa lokasi, Bawaslu mengaku hal itu bukan lagi kewenangan mereka. Jadi, urusan sampah APK yang masih menumpuk diserahkan sepenuhnya ke kelurahan atau kecamatan. “Kami hanya mengurus yang sudah kami tertibkan saja,” tutupnya. (*/ryu/ndy/k8)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 21 Agustus 2019 21:29

Sambut Pilkada 2020, Sekjen PD Hinca : Bapak Jaang dan Kawan-Kawan Mahir Semua

PROKAL.CO, SAMARINDA - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrat optimis…

Rabu, 21 Agustus 2019 14:44

Command Center Resmi Beroperasi, Aplikasi Panic Bottom Menyusul

Keberadaan command center milik Diskominfo Samarinda diharapkan menjadi solusi berbagai…

Rabu, 21 Agustus 2019 14:42

Selamatkan Rp 2 Miliar Kerugian Negara

SAMARINDA–Kasus korupsi anggaran pengawasan Pilpres 2014 dari Bawaslu RI di…

Rabu, 21 Agustus 2019 14:42

Cukup 10 Detik, Satu Motor Raib

SAMARINDA–Mata Samsu (38) menatap tajam. Melihat kanan dan kiri. Namun,…

Rabu, 21 Agustus 2019 14:41

Lurah Simpang Pasir Dituntut 7 Tahun

SAMARINDA–Masih ingat Muhammad Sapriadi, lurah Simpang Pasir, Loa Janan Ilir,…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:26

Bakungan Dinobatkan Sebagai Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan

SAMARINDA - Upaya memperluas kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan terus dilakukan…

Selasa, 20 Agustus 2019 22:23

Terekam Kamera CCTV, Perantau Curi Enam Motor Ini Ditangkap Polisi

PROKAL.CO, SAMARINDA - Jajaran kepolisian dari Polsek Samarinda Seberang meringkus…

Selasa, 20 Agustus 2019 22:16

Samarinda Kini Punya Command Center, Tapi Belum Ada Call Center

PROKAL.CO, SAMARINDA - Kota Samarinda kini memiliki Command Center atau…

Selasa, 20 Agustus 2019 12:03

Jarak Pandang Terbatas di Bandara APT Pranoto, 4 Penerbangan Dialihkan ke Balikpapan

PROKAL.CO, SAMARINDA - Akibat terbatasnya jarak pandang di Bandara APT…

Selasa, 20 Agustus 2019 11:48

Tak Banyak Guru Tersertifikasi

AIR muka Alivi Nur Rosida tampak serius. Di hadapannya, banyak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*