MANAGED BY:
SENIN
26 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Rabu, 24 April 2019 11:09
Jalan Panjang Pabrik Semen, Dari SK Penetapan KBAK hingga Tunggu Revisi RTRW
Bentang karst di Desa Sekerat dan Selangkau, Kutai Timur.

PROKAL.CO, Meski saat ini rencana pembangunan pabrik semen tengah menjadi pro dan kontra di masyarakat, namun nyatakan hingga kini belum ada satu pun perusahaan yang mengantongi izin resmi dari Pemprov Kaltim. Bahkan untuk PT Kobexindo dan Hongshi Holding Group yang akrab disebut akan menambang di Karst Sangkulirang-Mangkalihat diketahui belum menggenggam izin.

“Dari perizinan memang belum ada (perusahaan yang memegang izin). Selama ini, Pemprov Kaltim belum ada menerbitkan izin. Kami akan menunggu dari Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) tentang penetapan KBAK (kawasan bentang alam karst),” ujar Kepala Dinas ESDM Kaltim Wahyu Widhi Heranata saat meninjau pembangunan pabrik semen bersama Hadi Mulyadi di Sekerat dan Selangkau dua hari lalu.

Jika pun surat keputusan (SK) penetapan KBAK telah diterbitkan Kementerian ESDM, namun masih ada tahapan lain yang mesti disiapkan Pemprov Kaltim dan Pemkab Kutim. Syarat itu, yakni merevisi rencana tata ruang wilayah (RTRW) di kedua daerah. “Pemerintah harus merevisi RTRW, sesuai Perda (Peraturan Daerah Kaltim) Nomor 1 Tahun 2016 tentang peruntukan KBAK,” jelasnya.

Dari pantauan media ini, tepat di pesisir Pantai Sekerat yang memunggungi Karst Sangkulirang-Mangkalihat, terdapat sebuah plang milik PT Kobexindo yang berdiri di area itu. Papan itu bertuliskan areal pertambangan PT Kobexindo yang membuat sejumlah larangan. Seperti larangan memasuki areal pertambangan dan melakukan kegiatan apapun dalam areal tambang tanpa izin.

“Kalau Kobexindo, ‘kan izin (sebelumnya) dari bupati Kutim. (Tapi) enggak apa-apa, kalau mereka (Kobexindo) mau meningkatkan saja. Ya nanti kami lihat. Izin-izinnya nanti kami perhatikan pertimbangan teknisnya. Selama ini mereka belum mengajukan lagi izin,” tegasnya.

Widhi sendiri belum dapat memastikan kapan hasil penetapan KBAK Sangkulirang-Mangkalihat akan diterbitkan Kementerian ESDM. Namun yang pasti, usulan terkait itu telah disampaikan pihaknya kepada menteri ESDM.

“Hasil kajian dari kementerian masih kami tunggu. Kapan itu ke luar? Kami juga belum tahu. Terserah kementerian yang menetapkannya. Kami sebatas mengusulkan saja menjadi 430 ribu hektare,” imbuhnya.

Adapun Hadi Mulyadi tidak mau terburu-buru dalam memutuskan jadi atau tidaknya pembangunan pabrik semen di Sekerat dan Selangkau. Prosedural hukum yang jelas, baik dari sisi perizinan maupun dari sisi persyaratan administrasi harus diutamakan. Sehingga tidak menimbulkan masalah pada kemudian hari.

Seperti diketahui, Hongshi Holding Group selaku investor utama dalam pembangunan pabrik semen di Sekerat, berkeinginan pembangunan pabrik sudah bisa dilaksanakan pada awal 2020. Dengan catatan, dalam beberapa bulan ke depan semua syarat dan izin terkait itu sudah terpenuhi.

“Saya tidak menargetkan itu (harus dibangun 2020). Tidak ada target yang muluk-muluk. Kalau ada yang dilanggar, kenapa harus cepat-cepat. Kalau tidak ada yang dilanggar dan sesuai prosedural, kenapa juga diperlambat. Prinsip saya begitu,” kata mantan anggota DPR itu.

Diwartakan sebelumnya, upaya evaluasi dini terhadap rencana pembangunan pabrik semen di kawasan Karst Sangkulirang-Mangkalihat dilakukan Pemprov Kaltim. Mulai memastikan kajian kelayakan atas analisis dampak lingkungan (amdal) hingga dampaknya pada ekosistem alam di kawasan itu.

Meski tidak secara khusus, Hadi Mulyadi menyambangi kawasan Karst Sangkulirang-Mangkalihat di Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon, dan Desa Selangkau, Kecamatan Kaliorang, Kutai Timur (Kutim), Senin (22/4).

Tidak tanggung-tanggung, kunjungan kerja (kunker) Hadi Mulyadi yang tampaknya sekaligus menunaikan janjinya kepada elemen mahasiswa itu turut memboyong sebanyak 157 pejabat dan pegawai Pemprov Kaltim. Rombongan yang terdiri dari 24 organisasi perangkat daerah (OPD) itu terbagi ke 37 iring-iringan mobil. Dalam kunjungan itu, Hadi memastikan pembangunan pabrik semen di luar kawasan karst. Dia juga berjanji proyek pabrik semen tidak merusak lingkungan. (drh/p)


BACA JUGA

Senin, 26 Agustus 2019 14:31

Ibukota Pindah, ASN Ibukota Banyak Tak Setuju, Pilih Pensiun Dini

Rencana pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan membuat…

Senin, 26 Agustus 2019 13:06

Hadi : Bapak Gubernur Dipanggil Presiden RI ke Denpasar untuk Keputusan Penting

PROKAL.CO, SAMARINDA - Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi mengatakan saat…

Senin, 26 Agustus 2019 11:13

Lewat Akun YouTube, Jokowi Akan Umumkan Pemindahan Ibu Kota

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengumumkan lokasi persis ibu kota…

Senin, 26 Agustus 2019 09:56

Ibu Kota Dijadwalkan Diumumkan Hari Ini, Hanya Kaltim yang Diundang

BALIKPAPAN–Teka-teki lokasi ibu kota negara (IKN) di Pulau Kalimantan diprediksi…

Senin, 26 Agustus 2019 00:37

Saran Minta Bantuan China Selamatkan BPJS Kesehatan Dikritik Keras, Ini Penjelasan Luhut

Saran Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan mendadak menuai…

Minggu, 25 Agustus 2019 12:19

IKN Jangan Jadi Proyek Mangkrak, Pemerintah Tolak Usul Referendum

JAKARTA- Menteri Perencanaan Pembangunan/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas)…

Minggu, 25 Agustus 2019 12:05

NAH KAN..!! Ternyata 90 Persen Lebih, ASN Menolak Pindah ke Ibu Kota Negara

Rencana pemerintah memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke Pulau…

Minggu, 25 Agustus 2019 11:49

Kajian Kemendagri, Ibu Kota Baru Sebaiknya Daerah Administratif

JAKARTA– Berdasar kajian Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), ibu kota negara…

Sabtu, 24 Agustus 2019 22:50
Pemerintah Jadi Hati-Hati Bicara Soal IKN

Fokus ke Transportasi Berbasis Rel di Ibu Kota Baru

JAKARTA  -Setelah keceplosannya Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan…

Sabtu, 24 Agustus 2019 12:05
Tragedi di Masalembu

Menuju Balikpapan, KM Santika Nusantara Terbakar di Perairan Masalembu, Empat Orang Meninggal Dunia

SUMENEP–Kecelakaan transportasi laut kembali terjadi di perairan Sumenep. Kali ini…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*