MANAGED BY:
RABU
21 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Rabu, 24 April 2019 10:33
Zohri the Flash, Jika Start Membaik, Bisa Lebih Cepat
Zohri

PROKAL.CO, DOHA – Seharian tampil pada hari ketiga Asian Athletic Championships (Kejuaraan Asia) 2019, dua kali Lalu Muhammad Zohri memecahkan rekor. Di semifinal nomor 100 meter Senin malam WIB, dia melampaui rekor nasional milik Suryo Agung Wibowo dengan 10,15 detik. Nah, saat tampil dalam final di Khalifa International Stadium, Doha, Qatar, dini hari kemarin, rekor itu dipertajam lagi. Menjadi 10,13 detik.

Catatan waktu itu mengantar Zohri merebut perak Kejuaraan Asia 2019. Dia kalah 0,03 detik dari pelari Jepang Yoshihide Kiryu. Namun, catatan waktu 10,13 detik itu lebih cepat dari rekor SEA Games yang ''hanya'' 10,17 detik. Juga dipegang Suryo. Artinya, Zohri adalah pelari tercepat di Asia Tenggara!

Zohri mengawali lomba dengan lambat. Start pelari 18 tahun itu kurang bagus. Namun, dia berhasil dan leading hingga lomba menyisakan 30 meter. Sayang, konsentrasinya sempat buyar. Dia memikirkan para pesaingnya. Termasuk Kiryu, yang tampil tanpa cela sejak semifinal. Pada 10 meter terakhir, Kiryu berhasil mengungguli Zohri.

''Saya agak kecewa. Tapi ini hasil yang cukup bagus. Saya akan mencoba lebih baik lagi di kejuaraan selanjutnya,'' kata Zohri ketika diwawancarai di tepi lintasan, seperti dikutip situs resmi IAAF. Dia mengatakan, telah berkembang banyak setelah meraih emas Kejuaraan Dunia U20 di Tampere, Finlandia, Juli lalu. ''Saya akan berlari lebih cepat,'' janji pelari asal Lombok Barat, NTB, tersebut.

Pelatih Zohri, Eni Nuraeni, menyatakan sudah menduga Zohri bakal meledak. Memang sudah waktunya performa dia mencapai puncak di ajang dua tahunan ini. Sebelumnya, dia turun di Grand Prix Malaysia Open pada akhir Maret lalu. Catatannya 10,20 detik. ''Apalagi, sejak awal Zohri sudah menjadi harapan untuk memecahkan rekornas milik Suryo,'' tutur Eni ketika dihubungi kemarin.

Penampilan Zohri juga menuai pujian dari Suryo. Dia turut senang Zohri mampu melampaui rekornya yang sudah berusia 10 tahun. Catatan 10,17 detik memang dibuat Suryo saat mengikuti SEA Games Laos 2009. ''Pencapaian luar biasa,'' kata Suryo. ''Sudah sesuai dengan perkiraan saya bahwa cepat atau lambat dia bakal pecah rekor,'' imbuh dia.

Meski begitu, Suryo menyadari Zohri masih punya kelemahan. Yakni start. Sejak semifinal hingga final, Zohri mengalami pola yang sama. Start lambat, lalu baru meledak di akhir lomba. Di final kemarin, reaction time dia paling lambat. Mencapai 0,163 detik. Bandingkan dengan Kiryu yang langsung melesat dengan 0,132 detik.

''Hal itu nggak terlepas dari usia latihan dan faktor biologis yang dipengaruhi usia. Jadi untuk mengaplikasikan explosive power itu belum benar-benar tinggi,'' ulas Suryo. ''Itu pekerjaan rumah yang harus Zohri tuntaskan,'' terang pria 35 tahun tersebut. Dengan usia Zohri yang masih sangat muda (dia lahir 1 Juli 2000), dia punya kesempatan untuk memperbaiki kekurangannya. Dia bisa makin dahsyat dalam dua tahun ke depan.

Capaian Zohri semakin membahagiakan, karena ini adalah medali pertama Indonesia di ajang Kejuaraan Asia dalam satu dekade terakhir. Medali terakhir kita dari ajang ini disumbangkan Dedeh Erawati pada edisi 2009. Kala itu, Dedeh merebut perunggu lari gawang.

Meski begitu, tidak berarti kemudian PB PASI bakal memberikan setumpuk beban kepada Zohri. Fokus utamanya adalah menembus limit Olimpiade Tokyo 2020. Itu masih jauh. Karena limit Olimpiade adalah 10,05 detik. Zohri bisa mencari jalur lain. Yakni lewat poin yang dikumpulkan dari kejuaraan-kejuaraan berlevel tinggi. (feb/na)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 20 Agustus 2019 13:29

Bukan Gambaran AS Terbuka

MASON s-Kemarin dini hari, dua petenis yang bukan unggulan utama…

Selasa, 20 Agustus 2019 13:15

Potensi “Wah” Para Pinjaman Mewah

Alexis Sanchez bakal menyusul Philippe Coutinho menjadi salah satu pemain…

Selasa, 20 Agustus 2019 13:13

Jajal Perdana Kymi Ring

HELSINKI - Persiapan sirkuit KimyRing untuk menjadi tuan rumah GP…

Selasa, 20 Agustus 2019 12:24
(0) Mitra Kukar vs Madura FC (1)

Misi Kian Sulit

Madura FC meruntuhkan keangkeran Stadion Rondong Demang. Sekaligus memupus hasrat…

Selasa, 20 Agustus 2019 12:23

Harus Segera Bangkit

KEKALAHAN atas Madura FC di Stadion Rondong Demang, kemarin sore,…

Selasa, 20 Agustus 2019 12:21
Badak Lampung FC vs Persebaya Surabaya

Persebaya Cari Penawar Luka

BANDAR LAMPUNG–Persebaya Surabaya mengusung misi bangkit ketika bertandang ke markas…

Selasa, 20 Agustus 2019 12:01

Pemain Baru dari Liga 1

Skuat Persiba Balikpapan menyongsong putaran kedua Liga 2 2019 akan…

Selasa, 20 Agustus 2019 12:00

Waspada Kebangkitan Tuan Rumah

MISI Persiba Balikpapan mencuri poin dari PSIM Jogjakarta di Stadion…

Selasa, 20 Agustus 2019 11:58

Isyaratkan Perampingan Persiba

PERSIBA akan memanfaatkan waktu di Jogja sebagai ajang seleksi pemain.…

Senin, 19 Agustus 2019 20:18

Bakal Tajir, Maguire Diperebutkan 3 Apparel Besar

Manchester United masih terikat kerja sama dengan produsen apparel dari Jerman, Adidas.……
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*