MANAGED BY:
RABU
21 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Senin, 22 April 2019 09:18
Sulit Harapkan APBD Perubahan

Upaya Perampungan Renovasi SD 005

TERKENDALA WAKTU: Ketimbang berharap APBD Perubahan 2019, renovasi SD 005 lebih berpeluang berlanjut dengan asupan anggaran dari APBD murni tahun depan.

PROKAL.CO, SAMARINDA–Renovasi SD 005 di Loa Janan Ilir jadi sorotan Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) DPRD Samarinda. Mereka menilai, pemkot tidak serius dalam pengerjaannya, hingga proyek tersebut tidak rampung meski sudah berjalan sejak 2015.

Proyek tersebut mulanya memerlukan Rp 8,5 miliar. Namun, keterbatasan anggaran memaksa pemerintah hanya menurunkan Rp 1 miliar lebih pada 2015. Anggaran tersebut hanya cukup untuk pemancangan dan konstruksi dasar. Sedangkan pada 2018, digulirkan kembali Rp 4,7 miliar untuk membangun konstruksi dua lantai dengan enam ruang kelas di lantai satu.

Sebagai tahap akhir, diperlukan Rp 1,5 miliar untuk menuntaskan gedung sekolah itu. Nilai tersebut guna pembangunan dinding, pemasangan plafon, dan keramik di lantai dua. Jika ingin pembangunan tuntas tahun ini, pemerintah perlu menganggarkan kekurangan tersebut di APBD perubahan mendatang.

Menanggapi hal ini, Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda Sugeng Chairuddin menegaskan, pendidikan adalah prioritas. Sama pentingnya dengan pengendalian banjir dan kesehatan. Kendati demikian, tidak bisa asal menentukan apakah kekurangan pembangunan sekolah dapat diakomodasi di APBDP mendatang. “Nanti dilihat, kalau memang sangat diperlukan pasti diakomodasi. Pendidikan, kesehatan dan pengendalian banjir masuk kegiatan prioritas pemkot,” kata ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Samarinda ini.

Meski begitu, melihat kepentingan proyek tersebut, ada peluang kelanjutan pembangunan SD 005 masuk prioritas. “Nanti kami bahas di internal TAPD,” singkat Sugeng.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Samarinda Ananta Fathurrozi tidak menjamin kekurangan gedung tersebut dapat diakomodasi dalam APBDP. “Memang kegiatan prioritas pemerintah meningkat kualitas pendidikan. Tapi, perlu dilihat apa kendala dan kondisi sebelumnya sehingga pembangunan belum selesai,” ungkap dia.

Selain itu, Indonesia sekarang sedang berada pada masa pemilihan umum (pemilu) serentak. Jadi, dikhawatirkan berdampak pada pengesahan APBDP yang ditargetkan Juni mendatang. “Pengesahan bisa saja molor (APBDP). Tahun lalu saja September baru disahkan. Kan tahun lalu pilkada (pemilihan kepala daerah),” sebutnya.

Jika demikian, lanjut dia, akan mempersempit waktu pelaksanaan pembangunan. Jika memaksa mengakomodasi dalam APBDP dengan waktu yang sempit, dia khawatir pekerjaan tidak selesai dalam satu tahun anggaran. Sehingga, semua usulan yang diterima bergantung kesiapan teknis dan pengesahan APBDP.

“APBDP merupakan pemilahan kegiatan yang dianggap prioritas. Namun, dilihat pula segi pelaksanaannya. Apabila waktu tidak memungkinkan, tentu tidak dapat diakomodasi. Daripada serapan anggaran dan progresnya tidak maksimal. Apalagi ada proses lelang,” terang mantan kepala Dinas Perpustakaan ini.

Kendati demikian, pihak sekolah tak perlu khawatir apabila tahun ini pembangunan tidak tuntas. Tahun depan anggaran pasti dikucurkan. “Waktunya panjang, serapan anggaran dan progres pekerjaan bisa maksimal,” pungkasnya.

Sebelumnya, pejabat pembuat komitmen (PPK) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Samarinda Supra Yogi mengatakan, tidak ada masalah pembangunan SD tersebut. Sebab, sebelum pihaknya bekerja, ruangannya memang kurang. “Pembangunannya pun bertahap karena anggaran terbatas,” ujarnya. “Kami selalu mengusulkan setiap tahun. Hanya, memang anggaran terbatas. Kami akan mengusulkan di APBDP mendatang,” kata Yogi.

Meski bangunan belum rampung, gedung sudah dapat difungsikan. Pihaknya telah menyerahkan surat pinjam pakai kepada pihak sekolah bulan lalu. “Kekurangan bangunan tidak memengaruhi fungsi. Ruang kantor dan enam ruang kelas di lantai satu bisa difungsikan,” ucapnya. (*/dq/ndy/k8)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 20 Agustus 2019 22:23

Terekam Kamera CCTV, Perantau Curi Enam Motor Ini Ditangkap Polisi

PROKAL.CO, SAMARINDA - Jajaran kepolisian dari Polsek Samarinda Seberang meringkus…

Selasa, 20 Agustus 2019 22:16

Samarinda Kini Punya Command Center, Tapi Belum Ada Call Center

PROKAL.CO, SAMARINDA - Kota Samarinda kini memiliki Command Center atau…

Selasa, 20 Agustus 2019 12:03

Jarak Pandang Terbatas di Bandara APT Pranoto, 4 Penerbangan Dialihkan ke Balikpapan

PROKAL.CO, SAMARINDA - Akibat terbatasnya jarak pandang di Bandara APT…

Selasa, 20 Agustus 2019 11:48

Tak Banyak Guru Tersertifikasi

AIR muka Alivi Nur Rosida tampak serius. Di hadapannya, banyak…

Senin, 19 Agustus 2019 20:49

Hampir Lukai Ibunya Pakai Palu, Remaja di Samarinda Digelandang ke Markas Polisi

PROKAL.CO, SAMARINDA - Entah apa dipikiran Iwan (18), remaja lulusan…

Senin, 19 Agustus 2019 11:35

Tinjau Disdukcapil, Barkati : Wakil Walikota Bukan untuk Pencitraan

PROKAL.CO, SAMARINDA - Wakil Walikota Samarinda Barkati untuk pertama kalinya…

Senin, 19 Agustus 2019 11:08
Endapkan Wacana Pemindahan Pemkot

Sungai Siring dan Makroman Jadi Opsi Pusat Pemerintahan Samarinda

Hiruk-pikuk pemindahan ibu kota masih samar. Tapi, satu yang pasti,…

Senin, 19 Agustus 2019 11:06

SiLPA Bikin “Gemuk” APBD 2019

SAMARINDA–Tubuh APBD Samarinda 2019 dipastikan bertambah berkisar Rp 412 miliar.…

Senin, 19 Agustus 2019 11:05

Amarah si Jago Merah di Dua Lokasi

SAMARINDA–Sirene bersahutan di jalan. Truk pemadam kebakaran beradu cepat dengan…

Senin, 19 Agustus 2019 11:02

WADAWWW...!!! Sebanyak 2,4 Ribu Orang Terinfeksi HIV

SAMARINDA–Angka HIV di Kota Tepian masih terus bertambah. Komisi Penanggulangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*