MANAGED BY:
RABU
21 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Senin, 22 April 2019 09:07
Sungai Tercemar..!! Berwarna Cokelat dan Berbau Menyengat

Air Sungai Bengalon yang Diduga Tercemar Limbah

DIDUGA TERCEMAR: Bau menyengat muncul setelah banjir melanda Kecamatan Bengalon, Kutim, diduga merupakan pencemaran oleh limbah perusahaan.

PROKAL.CO, BENGALON - Warga kembali dibuat khawatir oleh keruhnya air sungai di Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon, Kutai Timur (Kutim), yang diduga tercemar limbah perusahaan. Air tersebut menimbulkan bau yang menyengat, pasca banjir. 

Setelah banjir surut, tingkat kekeruhan dan juga bau menyengat dari air sungai tersebut masih tetap seperti saat banjir. Bedanya kali ini tidak ada terlihat ikan mati dan mengapung terbawa arus seperti Sabtu (13/4) lalu. 

Efendi (37) warga Rt 21 Desa Sepaso Induk, Kecamatan Bengalon menuturkan, dari pengalaman sebelumnya hal seperti ini biasanya terjadi jika ada kebocoran air limbah. Yakni, dari aktivitas perusahaan yang berada di sekitar Sungai Bengalon. 

"Keruh dan berbau seperti ini biasanya karena ada air limbah yang masuk ke sungai, dan tidak akan hilang sebelum ada hujan," ucapnya, Jumat (19/4).

Dirinya juga menyebutkan, dari informasi warga yang lain yang didengarnya, bahwa di hulu Sungai Bengalon warna air tidak berwarna keruh kecokelatan. Namun berwarna sedikit merah, tidak berbau seperti air Sungai Bengalon yang melintasi rumahnya tersebut.

Senada, warga lainnya Adrianto (44) mengatakan, air sungai yang  keruh dan bau menyengat pasca banjir ini berbeda dari banjir yang pernah melanda sebelumnya. Diharap instansi pemerintah terkait turun dan melakukan investigasi penyebab dari bau menyengat air Sungai Bengalon yang menurutnya juga dijadikan sumber air baku bagi PDAM untuk menyediakan air bersih bagi warga.

"Biasanya satu atau dua hari pasca banjir bau menyengat dari air sungai sudah hilang. Ini sudah beberapa hari, tapi sama sekali tidak berkurang aroma menyengat dari air Sungai Bengalon. Semoga cepat ada tindakan untuk menelusuri sumber masalah pada air di Sungai Bengalon," tukasnya.

Sementara itu, Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutim, Andi Palesangi menyatakan, pihaknya telah turun mengecek kondisi sungai di Bengalon sejak Senin (15/4). Namun belum bisa menyebutkan lebih jauh hasilnya. Yakni, terkait puluhan ikan yang mati di sungai tersebut. 

Adapun terkait bau sungai yang menyengat, Andi belum memberi keterangan. 

"Yang jelas, kami sudah turun ke lokasi untuk mencari sampel, dan mencari tahu apa penyebabnya. Nanti kalau ada hasil akan kami paparkan," ujarnya. (mon) 


BACA JUGA

Rabu, 21 Agustus 2019 11:25

Mau Pilkada Tanpa Hoax, Ini yang Dilakukan KPU

JAKARTA– Penyelenggaraan pilkada serentak 2020, sebagaimana pemilu 2019, diprediksi belum…

Rabu, 21 Agustus 2019 11:24

Tambah Kapasitas Mina, Saudi Bakal Ratakan Gunung

Laporan M. Hilmi Setiawan dari Makkah     MAKKAH – …

Rabu, 21 Agustus 2019 09:28

Kembalikan Kejayaan Lada Kaltim

SAMARINDA- Perkebunan selalu disebut-sebut menjadi pengganti pertambangan yang saat ini…

Rabu, 21 Agustus 2019 09:27

Kinerja PAD Meningkat, Belanja Malah Turun

SAMARINDA- Realisasi pendapatan daerah pada triwulan II 2019, baik secara…

Selasa, 20 Agustus 2019 13:16

Ragam Cerita Para WNI di Tengah Demonstrasi Hongkong

Ada yang tetap buka restoran saat demo besar. Ada yang…

Selasa, 20 Agustus 2019 11:56

Di Kaltim, Banyak Kok..Pengganti Tahura Bukit Soeharto

Teluk dipilih karena kondisi lautnya yang lebih tenang. Memudahkan untuk…

Selasa, 20 Agustus 2019 11:52

Selesaikan Masalah, Tiga Gubernur Disarankan Bentuk Tim

JAKARTA–Kerusuhan di Sorong, Papua Barat, merambat ke Bandara Internasional Domine…

Selasa, 20 Agustus 2019 11:51

Ribuan Gadis Korban Perang Sipil Myanmar Dijual ke Tiongkok

Kemiskinan memaksa perempuan-perempuan di Myanmar untuk mencari pekerjaan setelah lulus…

Selasa, 20 Agustus 2019 11:42
Sarkowi dan Rusman Bicara Ibu Kota (2-Habis)

Jangan Tiru Jakarta

CATATAN Syafril Teha Noer   JADILAH ibu kota. Belajarlah dengan…

Selasa, 20 Agustus 2019 11:41

Investigasi Pertamina Wajib Transparan

BALIKPAPAN-Kasus kebakaran di Teluk Balikpapan akibat putusnya pipa minyak Pertamina…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*