MANAGED BY:
MINGGU
25 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Kamis, 18 April 2019 12:06
Jokowi Ma'aruf Menang, Jatam Sebut Kerusakan Lingkungan Kaltim Terus Berlangsung
Gubernur Isran Noor saat melakukan peninjauan pelaksanaan Pemilu 2019, kemarin. (MYAMIN)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kalimantan Timur menilai kemenangan Calon Presiden RI Joko Widodo dan wakilnya Ma'aruf Amin nomor urut 1 pada hasil quick count beberapa lembaga survei 17 April 2019 tak akan berpengaruh terhadap perbaikan lingkungan di Kaltim.

"Saya masih ingat Jokowi menang di tahun 2014. Para staf dan orang di tingkatan dia tidak ada yang selesaikan agenda persoalan lingkungan dan kasus HAM," jelas Dinamisator Jatam Kaltim, Pradarma Rupang, Kamis (8/4/2019).

Khususnya persoalan lingkungan hidup di Kaltim selama periode tahun 2014 hingga 2019, belum ada kasus keselamatan rakyat dan krisis lingkungan yang diselesaikan oleh Presiden RI Joko Widodo.

"Nggak ada tugas persoalan mengenai keselamatan rakyat dan krisis lingkungan yang dia diselesaikan. Yang terjadi adalah atas dasar pertumbuhan ekonomi, dia korbankan bentang alam dan fungsinya di Kaltim demi menghidupi menerangi kota Jakarta dan kota besar lainnya di Jawa," jelas Rupang.

Rupang menilai tidak ada yang berbeda Jokowi dengan calon Presiden RI nomor urut 2 Prabowo dalam eksploitasi pertambangan batubara yang merusak lingkungan di Kaltim.

Selain itu, Jokowi belum bisa selesaikan persoalan ancaman tambang terhadap pertanian dan pangan berkelanjutan.

"Jokowi belum bisa menjamin ifrastruktur pertanian berkelanjutan. Hingga hari ini, lahan pertanian swadaya warga itu diberikan izin konsesi pertambangan dan bahkan waduk-waduk irigasi terancam tambang ilegal," kata Rupang.

Waduk dan irigasi yang dibangun Negara malah rusak oleh tambang, di Kaltim. Rupang membeberkan seperti terjadi di irigasi pertanian Desa Mulawarman dan waduk Samboja di Kukar, lahan pertanian di Barong Tongkok Kutai Barat 5000 hektar yang lahannya diberi izin konsesi tambang batubara.

"Hampir semua izin tambang di Kaltim mengabaikan keselamatan rakyat dan ruang hidup untuk publik. Selama lima tahun, saya kira Jokowi itu gagal memimpin menjadi Presiden, karena fasilitas umum kita menjadi jalan karpet merah oligarki tambang," jelas Rupang.

Fasilitas umum masyarakat Kaltim banyak dikorbankan oleh tambang batubara, disebut Rupang, contohnya salah satu sekolah di Bakungan Kukar, sekolah-sekolah terancam halamannya ditambang seperti Loa Ipuh Kukar dan Bentuas Samarinda.

"Kualitas air kita juga semakin menurun drastis. Seperti air sungai Mahakam sudah tercemar. Tiap hari batubara jatuh ke sungai Mahakam. Kita bisa cek, putar kran lihat kualitas airnya. Ada juga sungai Sangatta, sungai Santan, sungai Kandilo, sungai Karang Mumus hampir tak bisa jadi sumber air layanan manusia," jelas Rupang. (mym)


BACA JUGA

Sabtu, 24 Agustus 2019 12:05
Tragedi di Masalembu

Menuju Balikpapan, KM Santika Nusantara Terbakar di Perairan Masalembu, Empat Orang Meninggal Dunia

SUMENEP–Kecelakaan transportasi laut kembali terjadi di perairan Sumenep. Kali ini…

Sabtu, 24 Agustus 2019 11:56

Akhirnya..!! Pemerkosa 12 Bocah Segera Dikebiri

MOJOKERTO – Pemerkosa dan pelaku pelecehan seksual terhadap anak-anak memang…

Sabtu, 24 Agustus 2019 11:44
Liverpool vs Arsenal

Ancaman Trio Baru The Gunners

LIVERPOOL– Arsenal menjelma menjadi tim pupuk bawang dalam enam laga…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:09

Calon IKN, Penajam Sudah Mulai Bangun Ini untuk Konektivitas ke Balikpapan

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Dua Kabupaten di Kaltim yang terpilih menjadi…

Jumat, 23 Agustus 2019 23:48
Pemindahan Ibukota Negara ke Kalimantan

Untuk Tahap Pertama, 200 Ribu KK ASN Bakal Huni Rumah Vertikal di Kalimantan

Rencana pemindahan ibu kota dari DKI Jakarta ke Kalimantan masih…

Jumat, 23 Agustus 2019 12:01
GRID, Mengimajinasikan Masa Depan Indonesia melalui Gambar

26 Tahun Lagi Peserta Panjat Pinang Adalah Robot

Pernahkah membayangkan wajah Indonesia pada 2045? Komunitas Graphic Recorder Indonesia…

Jumat, 23 Agustus 2019 11:59

Masjidilharam Kian Longgar, Nabawi Mulai Ramai

MAKKAH–Jamaah haji Indonesia merupakan yang terbesar sedunia. Seiring dengan mulai…

Jumat, 23 Agustus 2019 11:26
Keceplosan IKN Pindah ke Kaltim

Desain Ibu Kota Negara Disebut Sementara

JAKARTA – Spekulan-spekulan tanah di Kalimantan Timur (Kaltim) sepertinya gagal…

Jumat, 23 Agustus 2019 11:13
Istana Masih Malu-Malu Pilih Kaltim

Menteri-Presiden Beda Pendapat, Gubernur Maklum

BALIKPAPAN–Teka-teki pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan diwarnai dagelan oleh…

Jumat, 23 Agustus 2019 11:00

Ada OPM di Balik Kerusuhan Papua

JAKARTA– Otak kerusuhan saat aksi massa di Papua dan Papua…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*