MANAGED BY:
SENIN
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MANCANEGARA

Rabu, 17 April 2019 14:10
Lima Tahun Berlalu, 112 Gadis Chibok Belum Ketemu

Keluarga Hanya Bisa Menangisi

Sebanyak 276 gadis Chibok diculik militan Boko Haram pada 14 April 2014. Kampanye Bring Back Our Girls mendunia, mendesak agar mereka dikembalikan kepada orang tua masing-masing. Lima tahun berlalu, masih ada 112 gadis yang belum diketahui rimbanya.

PROKAL.CO, Sebanyak 276 gadis Chibok diculik militan Boko Haram pada 14 April 2014. Kampanye Bring Back Our Girls mendunia, mendesak agar mereka dikembalikan kepada orang tua masing-masing. Lima tahun berlalu, masih ada 112 gadis yang belum diketahui rimbanya.

 

AISHA memegang tas sekolah yang sudah usang. Tangannya merogoh ke dalam, mengambil kertas-kertas kusam dan sebuah foto. Aisha tak mampu membuang tas yang sudah tak layak pakai tersebut. Sebab, itu adalah peninggalan terakhir putrinya, Hauwa.

Aisha ingat, pada 14 April 2014 putrinya menginap di asrama sekolah yang terletak di Chibok, Borno, Nigeria. Keesokan harinya Hauwa akan mengikuti ujian. Nahas, saat itu militan Boko Haram datang menyerang. Sebanyak 276 gadis yang berusia 12–17 tahun diculik.

Dalam perjalanan, 57 gadis berhasil melompat dari truk dan selamat. Sebanyak 107 lainnya berhasil melarikan diri setelah beberapa tahun dan ada pula yang bebas dalam program pertukaran tawanan dengan pemerintah. Hauwa termasuk dalam daftar 112 gadis yang belum kembali dan tak diketahui rimbanya.

”Kami tidak pernah kehilangan harapan. Tetapi, kami minta pemerintah berusaha lebih keras lagi untuk memulangkan putri-putri kami agar bisa bersama lagi,” ujar Musa Maina, ayah Hauwa, saat diwawancarai AFP.

Setiap hari Maina dan para orang tua lain yang putrinya belum kembali harus ketir-ketir. Utamanya ketika militer Nigeria mengebom tempat-tempat yang diduga sebagai markas Boko Haram. Mereka takut putri mereka ikut terbunuh. Pikiran bahwa para gadis itu mungkin meninggal karena kelaparan atau tewas karena penyakit tertentu juga terus menghantui. Selama ini Boko Haram memang tinggal di tengah hutan.

Gaung usaha pemulangan gadis-gadis itu memang terdengar, tapi tak nyaring lagi. Padahal, dulu, ketika awal mereka diculik, tagar #bringbackourgirls memenuhi jagat maya. Artis Hollywood hingga petinggi negara-negara Barat menggunakan tagar itu untuk mendesak pemerintah Nigeria menghabisi Boko Haram.

Setahun kemudian Muhammadu Buhari berhasil terpilih sebagai presiden dengan menebar janji untuk memulangkan mereka. Hingga kini, janji itu hanya isapan jempol. Dalam peringatan lima tahun penculikan tersebut, Buhari lagi-lagi mengatakan akan berusaha memulangkan gadis-gadis Chibok.

”Kami tidak akan beristirahat hingga semua gadis (yang diculik, Red) kembali dan berkumpul bersama orang tua mereka,” tegas presiden yang baru terpilih lagi untuk periode kedua itu.

Janji tersebut tak membuat penduduk lega. Mereka tetap berduka setiap tahun selama ratusan anak gadis yang diculik itu belum kembali. Minggu (14/4), sebagai bentuk peringatan, penduduk menata meja dan kursi sekolah kosong di tanah lapang. Atasnya diberi kertas bertulisan nama para gadis yang diambil Boko Haram.

Boko Haram tak hanya menculik gadis-gadis Chibok. Unicef mengungkapkan, ada lebih dari seribu anak yang diculik militan sadis itu sejak 2013. Jumlah tersebut jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan yang dipaparkan oleh Human Rights Watch (HRW). Pada 2016, lembaga nonprofit tersebut menegaskan bahwa lebih dari 10 ribu bocah lelaki ditawan Boko Haram. Yang paling muda berusia 5 tahun. Mereka biasanya dididik menjadi tentara anak. (sha/c11/dos)


BACA JUGA

Senin, 23 September 2019 13:26

Warga Afghanistan Bimbang, Takut Pergi ke TPS

KABUL– Penduduk Afghanistan bimbang. Mereka harus menimbang apakah bakal pergi…

Senin, 23 September 2019 13:16

Biden Berang Anaknya Diusik

WASHINGTON– ”Trump layak diselidiki. Dia melanggar semua norma dasar seorang…

Senin, 23 September 2019 09:24
Geliat Penyelamatan Bumi di Penjuru Dunia

Permukaan Air Laut Naik, Puluhan Kota Terancam Menghilang

Perubahan iklim yang menyebabkan pemanasan global bukanlah isapan jempol. Aktivis…

Senin, 23 September 2019 09:17

Trump Setujui Tambahan Pasukan di Saudi

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Mark Esper mengaku bakal mengirimkan pasukan…

Sabtu, 21 September 2019 12:08

Aksi Global Tuntut Perlindungan Lingkungan

Banyak negara memberi perhatian lebih terhadap perubahan iklim. Perusahaan-perusahaan pun…

Jumat, 20 September 2019 11:00

PERIH MEMANG..!! Sakit Hati, Rumah sang Mantan Dibom

KASUS ledakan misterius di wilayah Washington Township, Pennsylvania, AS, Maret…

Jumat, 20 September 2019 10:15

Jika Bukan Pria atau Perempuan, Pakai They

WASHINGTON– They kini punya arti baru. Bukan hanya sebagai kata…

Jumat, 20 September 2019 09:35

Minta Senat Dukung Ilmuwan

WASHINGTON – ”Saya tahu Anda sudah mencoba, tapi tak cukup…

Jumat, 20 September 2019 09:33

Iran Ogah Diam Diri, AS Siapkan Bukti

TEHERAN– Iran, tampaknya, lebih berani tegas daripada pemerintah AS atau…

Kamis, 19 September 2019 12:55

Pemilu Israel, Kubu Petahana Kalah Satu Kursi

Partai Likud dan Kahol Lavan bisa dipaksa membentuk pemerintahan bersama.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*