MANAGED BY:
MINGGU
25 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Selasa, 16 April 2019 11:14
Masih Banyak Pedagang Nakal

Diduga Akali Alat Timbang dan Mengurangi Takaran

PROKAL.CO, SENDAWAR–Sejumlah pedagang di Kutai Barat (Kubar) diduga tidak menggunakan alat timbang sesuai ukuran. Meski banyak yang memperbarui alat timbang, namun keakuratan masih diragukan.

"Selama ini ada indikasi pedagang nakal, mengganti alat timbangan yang pada tahun lalu sudah ditera dan diberi segel resmi. Diganti dengan timbangan baru yang tidak sesuai muatan atau takarannya,” ungkap Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop dan UKM) Kubar Salomon Sartono, kemarin.

Padahal, setiap tahun dilakukan uji ulang (tera) terhadap alat ukur berat (timbangan) pedagang di pasar, toko, dan warung se-Kubar. "Tahun ini tera ulang akan dilakukan Mei mendatang. Petugas Disdagkop dan UKM turun ke lapangan, memeriksa (menera) timbangan yang digunakan pedagang," terangnya.

Salomon mengimbau para pedagang yang sengaja menambah beban timbangan agar menghentikan tindakan merugikan konsumen itu. Jika petugas Disdagkop dan UKM mendapati pedagang sengaja melakukan kecurangan pada alat timbangannya, maka akan ditindak tegas dan langsung berurusan dengan hukum.

Selain alat ukur timbangan pedagang, Disdagkop dan UKM Kubar akan menera alat ukur di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan agen premium minyak solar (APMS) se-Kubar.

“Sebab, Disdagkop dan UKM Kubar juga mendapat laporan bahwa selama ini terindikasi ada SPBU dan APMS di Kubar yang sengaja mengurangi takaran (liter) dalam penjualan BBM,” bebernya.

Jika setelah dilakukan tera ulang didapati ada kecurangan dalam alat ukur yang digunakan, pemilik SPBU atau APMS akan berhadapan dengan penegak hukum.

Untuk diketahui, Disdagkop dan UKM Kubar melakukan tera ulang terhadap alat ukur pedagang dengan kewenangan legal. Yakni, sebagai kepanjangan tangan kegiatan yang semula oleh lembaga pelayanan nasional metrologi legal. Tujuannya, memastikan peralatan atau standar tertentu yang digunakan pedagang sepenuhnya memenuhi persyaratan. (rud/dwi/k8)

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:31

Jalan Utama Sering Terkena Abrasi, Jalan Alternatif Terkendala APBD

Jalan poros Kecamatan Loa Kulu-Loa Janan rawan tergerus abrasi. Sebenarnya,…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:29

Rusak Kabel Kontak Motor, Dua Maling Ini Sukses Curi Belasan Motor

    Dua Tersangka Curanmor Dibekuk Belasan Sepeda Motor dan…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:22

Tradisi Mulai Punah, Begasing Kembali Hidup

SANGATTA–Permainan gasing ini jaya pada eranya. Bahkan, pada masanya, gasing…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:21

Cari Sampingan, Pedagang Sembako Diciduk Petugas

  TABALAR–Seorang perempuan bernama Ani (44) terpaksa berurusan dengan pihak…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:18

Piutang Rp 1,5 M Belum Dibayar, Diskes Kutim Tak Bisa Beli Obat

SANGATTA–Ketersediaan obat-obatan di Dinas Kesehatan Kutai Timur (Diskes Kutim) semakin…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:07

Kontainer Sempat Hambat Aktivitas Lalu Lintas

TANJUNG REDEB–Kondisi jalan yang berlubang membuat mobil kontainer milik PT…

Jumat, 23 Agustus 2019 13:14

Sumber Debu di SMP 2 Masih Diselidiki

Uji baku mutu lingkungan segera dilakukan DLH Kukar untuk memastikan…

Jumat, 23 Agustus 2019 13:13

Tiga Rumah Ambles ke Sungai Mahakam

TENGGARONG - Tiga rumah di RT 4, Desa Jembayan, Kecamatan…

Jumat, 23 Agustus 2019 13:13

KASIAN..!! Nenek-Nenek Tewas Diseruduk Taksi

---bisa dibuatkan ilustrasi   Nenek Tewas Diseruduk Taksi   SENDAWAR…

Jumat, 23 Agustus 2019 12:11

CEPATTT...!! Program Pemutihan IMB Berlaku Hingga Akhir Tahun

PENAJAM - Secara mengejutkan, Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) mengeluarkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*