MANAGED BY:
SENIN
24 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Jumat, 29 Maret 2019 11:07
Sensasi di Bukit Paralayang
Nikmati Sunset Hanya dengan Rp 3 Ribu, Perjalanan ke Lokasi Menantang
Lokasinya di perbatasan Kabupaten Gunungkidul dengan Kabupaten Bantul. Tepatnya di Dusun Watugupit, Giricahyo, Purwosari, Gunungkidul.

PROKAL.CO, Gunungkidul memiliki keindahan alam luar biasa. Tak hanya jajaran pantai. Salah satunya Bukit Paralayang yang menjadi jujukan wisatawan.

GUNAWAN, Gunungkidul

LOKASINYA nun jauh di sana. Di perbatasan Kabupaten Gunungkidul dengan Kabupaten Bantul. Tepatnya di Dusun Watugupit, Giricahyo, Purwosari, Gunungkidul. Akses jalan menuju wilayah yang berada di ujung selatan DIJ itu juga hanya ada dua. Yakni, Patuk-Dlingo-Panggang atau Jalan Parangtritis, Bantul.

”Kalian bilang saja mau ke Bukit Paralayang, supaya tidak kena retribusi masuk,” ucap seorang penjaga retribusi Bukit Paralayang memberikan kiat kepada wisatawan ketika melewati Jalan Parangtritis.

Sore itu, tidak sedikit wisatawan yang ingin menghabiskan waktu di Bukit Paralayang. Mereka mengantre di loket retribusi. Setelah melewati jalan curam menuju loket.

Ya, wisatawan harus menembus jalan kampung dari jalan raya. Meski berupa cor blok, banyak lubang di tengah jalan kampung tersebut.

Rintangan itu belum seberapa. Wisatawan harus lebih berhati-hati lagi. Terutama, saat perjalanan pulang. Lantaran sepanjang jalan kampung itu minim penerangan. Kalau pun ada penerangan, cahaya itu hanya berasal dari lampu rumah warga.

Namun, perjuangan ekstra sedikit terbayar begitu memasuki pintu pembayaran retribusi. Wisatawan langsung disuguhi pemandangan Pantai Parangtritis saat sore hari.

Menikmati sensasi keindahan saat sore hari di dataran tinggi, memang itu di antara yang ditawarkan Bukit Paralayang. Apalagi, Sabtu (23/3) petang itu, langit sedang cerah-cerahnya. Hawa dingin yang membungkus Bukit Paralayang pun tak menjadi masalah.

”Parkir roda dua Rp 3.000. Sedangkan retribusi Rp 5.000 per orang,” jelas Sutikno, salah satu pengelola Bukit Paralayang. Untuk mencapai puncak, wisatawan harus naik lagi. Melewati seratusan anak tangga. Yang menarik, di antara anak tangga itu berada di antara tebing bebatuan.

Bagi phobia ketinggian, mendaki seratusan anak tangga cukup memacu adrenalin. Tapi tenang, ada pengaman di samping tangga. Sebelum mencapai puncak, tersedia beberapa bangku. Semuanya menghadap ke laut. Di sini, juga terdapak kedai. Menunya berbagai menu makanan dan minuman. Menurut Sutikno, Bukit Parayalang siang hari digunakan untuk olaharaga paralayang. Sore hingga petang dipenuhi dengan pemburu sunset.

”Paling ramai sampai sekitar pukul 18.30,” ujar Sutikno mengatakan disebut Bukit Paralayang karena digunakan untuk olahraga dirgantara paralayang. Belakangan, Bukit Paralayang menjadi destinasi favorit kalangan pemuda. Selain menikmati pemandangan laut selatan, tidak sedikit wisatawan yang didominasi pasangan remaja itu menikmati sunset.

”Banyak yang berswafoto. Tapi, saya datang sendirian,” kelakar Haryadi, seorang pengunjung. (zam)


BACA JUGA

Minggu, 23 Februari 2020 10:49

Dua Korban Susur Sungai di Sleman Belum Ditemukan, Pembina Pramuka Jadi Tersangka

SLEMAN– Penyisiran siswa hilang karena susur sungai diperluas menjadi 27…

Minggu, 23 Februari 2020 10:03

Lama Kesepian Ditinggal Suami, Istri Bos Kuda-Kudaan dengan Anak Buah di Gudang

Usia Karin memang tak muda lagi. Sudah 47 tahun. Tapi…

Minggu, 23 Februari 2020 09:24

Suka Ngegas Motor dan Datangi Bini Tetangga, Kepalanya Ditimpas, Adi pun Wassalam..!!

MATARAM-Terkuak motif RA membunuh tetangganya, Adi. Warga Dusun Aik Nyet,…

Minggu, 23 Februari 2020 09:22

Kejagung Kejar Aset Tersangka Korupsi di Asia dan Eropa

JAKARTA-- Penyidik Kejaksaan Agung mulai mengungkap beberapa rencana penelusuran aset…

Sabtu, 22 Februari 2020 10:18

Dua Orang Positif Terkontaminasi Radioaktif

JAKARTA- Teka-teki apakah ada warga Perumahan Batan Indah (PBI) yang…

Sabtu, 22 Februari 2020 10:16

Terlalu Cepat Proses Pembentukan Komcad

JAKARTA– Rencana pembentukan komponen cadangan (komcad) oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan)…

Jumat, 21 Februari 2020 15:00

Pemerintah Klaim Omnibus Law Lebih Melindungi Pekerja

JAKARTA – Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja mengubah aturan pesangon…

Jumat, 21 Februari 2020 14:58
Debat Publik Terkait Unggahan Dosen Unnes di Facebook yang Menyinggung Presiden

Mahasiswa Teriak, Rektornya Takutttt..!! Rektornya Takutttt!!

SEMARANG- “Pertama, saya tidak menghindar. Kedua, saya tidak berdusta,” tegas…

Jumat, 21 Februari 2020 14:53

Yang Kerja di Laut Hati-Hati..!! Waspada Gelombang 6 Meter

JAKARTA–Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan potensi gelombang setinggi…

Jumat, 21 Februari 2020 14:39

Nadiem Klarifikasi Pembayaran SPP di Aplikasi Gojek

JAKARTA– Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengklarifikasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers