MANAGED BY:
KAMIS
22 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Senin, 25 Maret 2019 10:58
Tindaklanjuti Jalur Hauling yang Diduga untuk Tambang Ilegal, Balai Gakkum Turun Tangan
Wahyu Widhi

PROKAL.CO, class="yiv6213856849ydp70a9768fyiv1367237104ydpe89d7a8emsonormal">TENGARONG- Informasi penggunaan jalan hauling milik perusahaan yang dilintasi truk bermuatan batu bara ilegal mengemuka. Kepala Seksi Wilayah II Samarinda, Balai Gakkum Kalimantan, Annur Rahim menyebut pihaknya turut menerima informasi tersebut. Pihaknya pun segera melakukan pendalaman atas informasi tersebut.

Annur Rahim mengatakan, penggunaan jalan hauling untuk pengangkutan batu bara “bodong” tentu tak dibenarkan. Menurutnya, hal tersebut menjadi tanggung jawab pihak perusahaan yang memiliki kuasa atas jalan hauling tersebut. Terlebih lagi jika jalur hauling tersebut masuk dalam Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH).

“Kita akan lakukan pendalaman kembali atas informasi yang telah kita terima. Kalau memang batu baranya ilegal, tentu harus ada sanksi,” katanya.

Perjanjian kerja sama antara perusahaan pemilik jalan hauling, dengan pengguna lainnya pun, harus sesuai kaidah pertambangan. Termasuk batu bara tidak diperoleh dengan secara ilegal. Pasalnya, penggunaan jalur hauling juga telah diatur. Terlebih lagi proses perizinan yang mesti menggunakan IPPKH.

“Perusahaan juga memiliki kuasa untuk melakukan pencegahan. Jangan segan melaporkan jika itu terjadi,” katanya lagi.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Kaltim Post, sebuah truk DT merek Hino roda 10 yang diduga mengangkut batubara ilegal melintas di sebuah jalan hauling milik sebuah perusahaan berstatus Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B). Seorang sopir berinisial Am (24)  warga Kecamatan Anggana pun sempat ditemukan melintas pada Sabtu (23/3) lalu. DT berwarna hijau itu juga sempat diamankan di sebuah mes perusahaan.

Diwartakan sebelummnya, Dinamisator Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim Pradarma Rupang pun meminta pihak Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim pun diminta tidak cuci tangan atas hal tersebut. Menurut Rupang, pembiaran yang dilakukan oleh pemerintah, atas penggunaan fasilitas dan infrastruktur resmi tersebut, secara tidak langsung sebagai aksi dukungan terhadap tambang ilegal.

Ia pun meminta pihak ESDM Kaltim segera melakukan investigasi terkait pihak mana saja yang merasakan manfaat dari praktik tambang ilegal, serta jalur hauling yang diduga digunakan untuk melakukan tambang ilegal tersebut. Jadi pemerintah jangan hanya cuci tangan dan menunggu masyarakat melapor. Karena kewenangan ada pada pemerintah.

Terpisah, Kadis ESDM Kaltim Wahyu Widhi Heranata mengatakan, illegal minning sudah menjadi ranah kepolisian. Termasuk dalam upaya penindakan terhadap praktik tambang ilegal tersebut.

Awak Kaltim Post juga sempat menelusuri sejumlah titik yang disinyalir sebagai lokasi tambang koridor. Lokasinya diduga diluar blok konsesi perusahaan tambang. Istilah koridor.  Namun di beberapa titik lokasi juga ada yang disinyalir masuk konsesi perusahaan. 

Senin (18/3) lalu, bersama dua orang yang memiliki akses menuju jalan hauling tersebut, awak media ini masuk melalui simpang Dusun Margasari di Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu. Jalan semenisasi milik Pemkab Kukar sepanjang empat  kilometar ditempuh hingga menuju simpang jalan hauling. Akses inilah yang disebut-sebut menjadi akses pengangkutan tambang ilegal tersebut.  (qi)

 

 


BACA JUGA

Rabu, 21 Agustus 2019 10:56

PLN Pastikan Sistem Kelistrikan Sudah Normal, Sinyal Beri Kompensasi

Pemadaman listrik sudah berangsur normal. Terkait kompensasi bisa diberikan. Namun,…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:52

Nah Kejadian Lagi..!! BBM Bersubsidi Masuk Tambang

Kasus ribuan liter solar bodong terus ditelusuri Polres Kukar. Keterangan…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:51

NAH...!! Polisi Seriusi Dugaan Penyimpangan Hibah

“Dua ormas ini menyelenggarakan kegiatan di lokasi yang sama. Selain…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:48

Pokdarwis Kampung Warna - Warni Masuk 21 Besar Terbaik Indonesia

TANA PASER - Pariwisata Kabupaten Paser yang berbasis masyarakat atau…

Rabu, 21 Agustus 2019 09:20

Bupati Dorong Masyarakat Cinta Budaya

SENDAWAR–Pakaian adat bukan sekadar busana resmi suatu daerah. Tetapi merupakan…

Selasa, 20 Agustus 2019 11:22

Kasus Dugaan Penyimpangan DD dan ADD Muara Aloh Tunggu BPKP

Satu lagi kasus dugaan penyimpangan DD dan ADD di Kukar…

Selasa, 20 Agustus 2019 11:16

Setrum Tak Kunjung Masuk, Warga Muara Beloan Harus Bersabar

SENDAWAR - Hampir setahun dambaan listrik masuk kampung belum juga…

Selasa, 20 Agustus 2019 11:14
Aksi di Balik HUT Ke-74 Republik Indonesia

Upacara di Kolam Bekas Tambang, Suarakan Aspirasi hingga Istana Negara

Bermukim di tengah aktivitas eksploitasi sumber daya alam, tak melulu…

Selasa, 20 Agustus 2019 11:12

Polisi Bekuk Empat Pencuri Kambuhan, Bosnya Ditembak

Komplotan pencuri motor akhirnya dibekuk. Karena hendak melarikan diri, satu…

Selasa, 20 Agustus 2019 11:10

Hendak Dilantik, Listrik PLN Padam

TANJUNG REDEB–Pemadaman listrik bergilir kembali terjadi di Bumi Batiwakkal–sebutan Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*