MANAGED BY:
SENIN
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Rabu, 20 Maret 2019 14:38
SELISIH MAKIN TIPIS..!! Elektabilitas Jokowi - Ma'ruf Jatuh, Prabowo - Sandi Menanjak
Joko Widodo dan Prabowo

PROKAL.CO, Tim Kampanye Nasional Joko Widodo - Ma'ruf Amin atau TKN Jokowi - Ma'ruf membantah pihaknya tidak bekerja untuk memenangkan petahana di Pilpres 2019. Hal ini dinyatakan Juru Bicara TKN Ace Hasan Syadzily pascarilis hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.

"TKN dan TKD telah bekerja secara maksimal. Buat kami, survei Litbang Kompas ini harus disikapi sebagai pelecut untuk lebih kerja keras memanfaatkan sisa waktu satu bulan ke depan," kata Ace saat dihubungi, Rabu (20/3).

Ace menyebut bahwa kampanye terbuka nanti akan menentukan raihan elektabilitas kedua belah pihak. Oleh karena itu, politikus Golkar ini memastikan pihaknya akan memanfaatkan kampanye terbuka untuk mendongkrak elektabilitas.

Di samping itu, kata Ace, hasil survei Litbang Kompas belum memotret debat kandidat cawapres antara KH Ma'ruf Amin melawan Sandiaga Uno. Dia menganggap elektabilitas petahana pasti naik, bila melakukan survei setelah debat cawapres.

BACA INI DAH...Hasil Survey Mulai Jatuh, Ini Kata TKN

"Survei ini belum memotret hasil debat ketiga di mana masyarakat yang pada awalnya under estimate kepada Kiai Ma’ruf Amin, ternyata banyak menyebutnya di luar ekspetasi," kata dia dikutip dari JPNN.com.

Untuk diketahui, Litbang Kompas mengeluarkan hasil survei elektabilitas pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno pada Maret 2019. Hasilnya, elektabilitas pasangan calon semakin tipis jika dibandingkan dengan hasil survei Litbang Kompas pada Oktober 2018.

JANGAN DIKLIK..TKN Masih Yakin Jokowi-Ma'ruf Naik Lagi

Hasil survei Litbang Kompas menyebut Jokowi - Ma'ruf meraih 49,2 persen. Sedangkan Prabowo - Sandi mendapatkan 37,4 persen. Sementara sebanyak 13,4 persen responden merahasiakan pilihannya.

Survei itu dilakukan pada 22 Februari 2019 - 5 Maret 2019 dengan melibatkan dua ribu responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi Indonesia. Margin of error survei Litbang Kompas plus minus 2,2 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. 

Selisih itu kian tipis dibanding dengan hasil survei Litbang Kompas pada Oktober 2018. Elektabilitas Jokowi - Ma'ruf cenderung turun. Sedangkan Prabowo - Sandi, elektabilitasnya menanjak. Pada Oktober 2018, elektabilitas Jokowi - Ma'ruf Amin tercatat sebesar 52,6 persen. Sedangkan, Prabowo - Sandi 32,7 persen. Sebanyak 14,7 persen responden merahasiakan jawaban. (tan/jpnn)


BACA JUGA

Senin, 23 September 2019 08:52

Bangun Ibu Kota, Perhatikan Kota Penyangga

Pembangunan ibu kota negara (IKN) di Penajam Paser Utara (PPU)…

Sabtu, 21 September 2019 11:45

Dilumpuhkan setelah Kejar-kejaran

SAMARINDA–Penyelundupan narkoba di Samarinda masuk radar Badan Narkotika Nasional (BNN)…

Sabtu, 21 September 2019 11:40

Ketika Ribuan Mahasiswa Menyuarakan Penolakan RUU KUHP dan UU KPK

Keprihatinan yang sama terhadap isu RUU KUHP dan UU KPK…

Sabtu, 21 September 2019 11:28

Jalan Ibu Kota Negara Dibagi Lima Zona

Ada banyak alasan mengapa kereta dipilih dibanding moda transportasi lain.…

Sabtu, 21 September 2019 11:27

Ancam Kebebasan Berekspresi, Banyak Masalah di RKUHP

BALIKPAPAN- Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) masih menjadi sorotan.…

Sabtu, 21 September 2019 11:26
RUU KUHP Hanya Ditunda, Bukan Dibatalkan

Jokowi Minta 14 Pasal RUU KUHP Dikaji Ulang

JAKARTA– Makin tingginya gelombang penolakan pada Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang…

Jumat, 20 September 2019 12:13

Walhi Yakin Korporasi Terlibat Karhutla

SAMARINDA–Dugaan lahan dibakar untuk kepentingan perkebunan menguat. Kebun sawit diindikasikan…

Jumat, 20 September 2019 11:39

Pembangunan Jalan Perbatasan Kaltim-Kaltara Sudah Tembus..!! Tapi...

BALIKPAPAN- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) secara bertahap…

Jumat, 20 September 2019 11:11

YESSS..!! Transportasi IKN: Kereta Tanpa Awak dan Rel

Semenjak penetapan ibu kota negara (IKN) di Kaltim, kementerian satu…

Jumat, 20 September 2019 11:10

Beri Tenggat hingga Akhir Bulan

BALIKPAPAN–Rencana pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kaltim tampaknya hanya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*