MANAGED BY:
SENIN
26 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Selasa, 19 Maret 2019 10:29
Dugaan Penipuan Keluarga Pasien Rumah Sakit
Polisi Tunggu Laporan Korban
-

PROKAL.CO, SAMARINDA–Beberapa hari lalu, sejumlah keluarga pasien Rumah Sakit (RS) Samarinda Medika Citra (SMC) jadi korban penipuan. Mereka menerima informasi via telepon bahwa keluarganya yang dirawat, kondisinya memburuk. Penelepon yang mengaku sebagai petugas rumah sakit, kemudian meminta sejumlah uang.

Salah satu korbannya Afifah Ridayanti (34). Anaknya, yang baru sepekan dilahirkan, dirawat di sana. Oleh penelepon, dia dikabari bahwa sang bayi, yang dirawat karena gejala sesak napas, kondisinya memburuk. “Bilangnya dari rumah sakit, atas nama dokter Hendra,” tutur ibu empat anak tersebut.

Dia diminta mengirim Rp 8,8 juta ke salah satu rekening beratas nama Ely Nurhayati. “Karena panik, ditransfer langsung, dari rekening bos suami saya,” timpal Afifah. Dia pun menuding ada oknum pegawai yang ambil andil dalam penipuan itu. Sebab, sang penelepon membeber sejumlah data di rekam medis yang harusnya hanya diketahui petugas rumah sakit.

Sementara itu, Humas RS SMC Langoday Hieronimus Aldo Yediya menegaskan, pihaknya sedang menelusuri dugaan penipuan tersebut. “Kami tidak ada pembayaran melalui transfer, apalagi rekening pribadi. Semuanya dilakukan di kasir,” sebut pria yang akrab disapa Aldo tersebut.

Afifah sempat mengadukan kasus itu ke Polresta Samarinda. Namun, laporannya tidak ditindaklanjuti.

Tentang itu, Kasubag Humas Polresta Samarinda Ipda Danovan menyebut agar korban membuat laporan terkait kerugian yang diderita. “Karena ini ada menyangkut pihak ketiga (bos dari suami Afifah), makanya butuh print out buku rekening milik yang bersangkutan,” jelas perwira balok satu itu. Jika tak ada bukti rekening, Danovan menyebut, polisi kesulitan dalam penyelidikan.

Menurut Danovan, polisi belum bergerak karena belum ada laporan dari korban. “Kasus ini juga melibatkan dunia perbankan. Makanya sumber harus jelas,” tegasnya. Polisi tak ingin buru-buru menyebut dugaan keterlibatan orang dalam di rumah sakit. Sebab, laporan korban belum ada. “Intinya siapa saja yang berkaitan, pasti dimintai keterangan,” pungkasnya. (*/dra/ndy/k8)


BACA JUGA

Senin, 26 Agustus 2019 09:38

Truk Besar Hilir Mudik di Jalan Kota, Perwali 40/2011 Tak Ada Tajinya

SAMARINDA - Hilir mudik truk saat siang bolong bak tak…

Senin, 26 Agustus 2019 09:36

Jalan Sempit Hambat Pemadaman

SAMARINDA - Menjelang azan Magrib berkumandang, (24/8), kepulan asap hitam…

Minggu, 25 Agustus 2019 22:29

Maju Pilwali Samarinda, Ini Pesan Ustadz Das'ad ke Apri Gunawan

PROKAL.CO, SAMARINDA - Ustadz Das'ad Latif berkunjung ke kota Samarinda…

Sabtu, 24 Agustus 2019 11:27

Kasus Kosmetik Ilegal, Belum Tetapkan Tersangka

Ratusan jenis kosmetik disita dari tangan para pedagang nakal. Anehnya,…

Sabtu, 24 Agustus 2019 11:25

Penenun Minim Regenerasi, Ternyata Ini Sebabnya

Tangan dan kaki Sahriyuni beradu. Dengan cermat, perempuan 34 tahun…

Sabtu, 24 Agustus 2019 11:22
SURVEI POLA MAKAN KAUM MILENIAL

Remaja Samarinda Sangat Suka Ngemil

Kebiasaan ngemil menggantikan makanan berat, kini menjadi kebiasaan para milenial…

Sabtu, 24 Agustus 2019 11:20

Jamaah Haji Datang, Keluarga Diharapkan Tertib saat Menjemput

SAMARINDA–Ibadah haji merupakan rukun iman kelima bagi mereka yang mampu.…

Sabtu, 24 Agustus 2019 11:17

Ruko di Stadion Segiri “Menyala”

“RUMAH” Borneo FC sempat jadi perhatian Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar)…

Jumat, 23 Agustus 2019 11:57

Bukannya Bikin Cantik, Kosmetik Ini Bisa Bikin Kanker

Untuk memperoleh kulit menawan, memang harus bermodal. Hal itu dimanfaatkan…

Jumat, 23 Agustus 2019 11:55

Cuma Dua Hari, Dokumen Palsu Jadi

SAMARINDA–Yang diperbuat Adi Irsandi (44), di balik meja kerja dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*