MANAGED BY:
SABTU
24 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Jumat, 15 Maret 2019 13:45
Kargo Laut Belum Tumbuh Maksimal
ilustrasi (net)

PROKAL.CO, SURABAYA – Pertumbuhan jasa pengiriman barang lewat jalur laut belum sesuai harapan. Kendati terus tumbuh, transportasi laut belum menjadi jalur utama. Bukan hanya transportasi angkutan orang, melainkan juga barang. Padahal, sebagai negara kepulauan, potensi laut sebagai jalur transportasi utama sangatlah besar.

Ketua Indonesian National Shipowners Association (INSA) Surabaya Stenven Lasawengen mengatakan bahwa kinerja industri pelayaran belum maksimal. Terutama pengiriman barang lewat jalur laut. ”Ini baru mulai merangkak kembali. Untuk bangkit seperti kejayaan 10 tahun lalu masih sangat sulit,” terangnya saat dijumpai kemarin.

Salah satu penyebabnya adalah menurunnya permintaan pengiriman barang. Stenven mengatakan, permintaan pengiriman barang lewat kargo laut anjlok. Padahal, jumlah pelaku industri tersebut banyak. ”Suplainya itu sekarang sudah melebihi demand. Maka, terjadilah perang tarif itu,” ujar Stenven.

Pada 2018, INSA Surabaya mencatatkan pertumbuhan permintaan lewat kargo laut sebesar 5 persen. Tahun ini, Stenven berharap pertumbuhannya meningkat. Setidaknya menjadi sekitar 7 sampai 10 persen. ”Tetap tumbuh. Tapi, belum menggembirakan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Stenven mengatakan bahwa digitalisasi bisa menggairahkan kargo laut. Sayangnya, teknologi itu belum bisa dimanfaatkan secara maksimal. Sebab, belum semua pelaku usaha mengecek pengiriman dan pemesanan jadwal secara online. ”Kami belum mendapatkan substansi prinsip Industri 4.0. Seharusnya, digitalisasi itu mempermudah perkembangan industri karena tidak lagi man-to-man,” ucap Stenven.

Menurut dia, digitalisasi industri pelayaran akan memperluas akses bagi penyedia jasa untuk mendapatkan konsumen. Konsumen pun akan menikmati kepraktisan pengiriman barang. Lewat digitalisasi, seharusnya rangkaian proses pengiriman barang lebih singkat. ”Tidak perlu booking segala macam” usulnya. (ell/c6/hep)


BACA JUGA

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:36

Kebijakan Moneter Makin Longgar, Bunga Acuan Turun Jadi 5,50 Persen

JAKARTA– Bank Indonesia (BI) kembali melonggarkan kebijakan moneter. Setelah memangkas…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:35

Menunggak Bayar Denda di KPPU, Sanksi Pidana Menanti Pengusaha

BALIKPAPAN- Komisi Pengawas persaingan Usaha (KPPU) Wilayah V Kalimantan mencatat…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:34

Beli Mobil Dapat TV, Datangi Acara Auto 2000 di e-Walk

BALIKPAPAN- Auto2000, diler resmi Toyota di Kota Minyak terus berupaya…

Jumat, 23 Agustus 2019 10:45

UKM Mulai Menjamur di Kaltim

SAMARINDA- Usaha kecil dan menengah (UKM) menjadi salah satu pemberi…

Jumat, 23 Agustus 2019 10:42

Konsisten Bikin Inflasi Terkendali

SAMARINDA- Kinerja tim pengendali inflasi daerah (TPID) Kaltim patut mendapat…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:22

Jadikan Kakao Komoditas Unggulan

SAMARINDA- Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim berencana mengajukan hak paten atas…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:20

Investor Harus Dibuat Nyaman

SAMARINDA- Kaltim sudah lama menikmati pertumbuhan ekonomi dari komoditas tidak…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:18

Dasar Aset Pemprov Belum Jelas, Daerah Sulit Terwujud

BALIKPAPAN- Langkah Kementerian Dalam Negeri memberikan izin penerbitan surat utang…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:16

Ekonomi Lokal Masih Dilanda Ketidakpastian

Sepanjang semester I 2019, ketidakpastian masih menyelimuti iklim ekonomi di…

Rabu, 21 Agustus 2019 09:36

Terkesan Setengah-Setengah, Penurunan Tiket Belum Berdampak

Penurunan tarif tiket pesawat berbiaya rendah atau low cost carrier…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*