MANAGED BY:
SABTU
24 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Jumat, 15 Maret 2019 13:43
Pertamina Perpanjang Masa Cicilan Garuda

Sinergi Antar BUMN Bikin Efisien

ilustrasi

PROKAL.CO, JAKARTA – PT Pertamina (Persero) dan tujuh BUMN (badan usaha milik negara) meneken perjanjian kerja sama strategis tentang acuan harga bahan bakar minyak kemarin (14/3). Kerja sama tersebut membuat kinerja BUMN masing-masing lebih efisien. Selanjutnya, pelayanan terhadap masyarakat juga akan menjadi lebih baik.

’’BUMN akan semakin untung. Pelayanan akan semakin optimal,’’ kata Menteri BUMN Rini Soemarno. Dia menyambut baik kesepakatan yang melibatkan Pertamina dan tujuh BUMN tersebut. Yakni, Garuda Indonesia, Angkasa Pura I, Angkasa Pura II, dan empat holding industri pertambangan. Keempatnya adalah Inalum, Bukit Asam, Aneka Tambang, dan Timah.

Rencananya, perjanjian kerja sama Pertamina dengan empat perusahaan tambang itu berlaku 5 tahun. Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengatakan bahwa holding industri pertambangan akan mendapat pasokan BBM jangka panjang. ’’Sifat kerja sama ini win-win. Kita gunakan formula harga sama untuk perusahaan-perusahaan itu,’’ ujar Nicke saat dijumpai di Kementerian BUMN.

Selama ini setiap BUMN tambang itu membeli BBM ke Pertamina dengan harga berbeda. Kini semua sama. Belum lagi peluang diskon untuk pembelian jangka panjang dalam jumlah besar.

Sektor pertambangan merupakan salah satu pelanggan terbesar Pertamina. Konsumsi BBM pada sektor tersebut terus meningkat seiring dengan naiknya aktivitas produksi.

Direktur Layanan Strategis Inalum Ogi Prastomiyono mengatakan bahwa sinergi tersebut sejalan dengan rencana bisnis perusahaannya untuk menerapkan efisiensi. ’’Perseroan bisa melakukan efisiensi sekaligus mendapat jaminan pasokan BBM sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan dengan harga yang kompetitif,’’ terang Ogi.

Sementara itu, bentuk sinergi Pertamina dengan Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II berupa optimalisasi pengelolaan aset. Direktur Angkasa Pura I Faik Fahmi mengatakan bahwa kerja sama tersebut bersifat transaksional. Pertamina akan memanfaatkan aset Angkasa Pura I terkait dengan distribusi avtur dalam jangka panjang. ’’Mudah-mudahan ini bisa menjadi jalan keluar dari tingginya harga avtur. Pertamina kan bisa investasi jangka panjang,’’ ujarnya.

Selama ini Pertamina menyewa tempat di bandara untuk pembangunan depot. Depot tersebut hanya digunakan sekitar 2 tahun. Jika masih membutuhkannya, Pertamina memperpanjang jangka sewa. ’’Investasi juga ragu akan diperpanjang atau tidak. Padahal, volume transaksi meningkat, tetapi lahan terbatas,’’ imbuh Faik. Nanti kebijakan itu diterapkan di seluruh bandara milik Angkasa Pura I yang jumlahnya 13 unit.

Lewat sinerginya dengan Garuda Indonesia, Pertamina mencakup penyediaan avtur dan restrukturisasi utang perseroan. Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Ari Askhara mengatakan, Garuda akan membeli dan menujuk langsung Pertamina untuk pengisian bahan bakar avtur di semua statiun pengisian avtur mereka di luar negeri. Jumlahnya 14 hingga 15 stasiun yang bersebar di Bangkok, India, Jepang, serta Singapura. ’’Tidak perlu bidding. Itu benefit-nya untuk Pertamina,’’ terang Ari.

Selama ini Garuda harus melakukan tender untuk pasokan avtur di luar negeri, tetapi dengan perusahaan migas asing selain Pertamina. Sebagai imbalannya, Garuda Indonesia diberi waktu lebih panjang untuk membayar utang. Utang Rp 2 triliun atas nama Garuda Indonesia dan Sriwijaya Group jatuh tempo Desember lalu. Tetapi, Pertamina memperpanjang durasinya hingga 18 bulan ke depan. ’’Tapi, mulai Januari 2019 ke depan kita bayar lancar,’’ imbuh Ari.

Direktur Pemasaran Korporat Pertamina Basuki Trikora Putra mengatakan bahwa pasokan avtur nanti didapat dari pemasok lokal sehingga harganya bisa bersaing. Itu sudah berlaku di Jepang dan Bangkok. (vir/c4/hep)


BACA JUGA

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:36

Kebijakan Moneter Makin Longgar, Bunga Acuan Turun Jadi 5,50 Persen

JAKARTA– Bank Indonesia (BI) kembali melonggarkan kebijakan moneter. Setelah memangkas…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:35

Menunggak Bayar Denda di KPPU, Sanksi Pidana Menanti Pengusaha

BALIKPAPAN- Komisi Pengawas persaingan Usaha (KPPU) Wilayah V Kalimantan mencatat…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:34

Beli Mobil Dapat TV, Datangi Acara Auto 2000 di e-Walk

BALIKPAPAN- Auto2000, diler resmi Toyota di Kota Minyak terus berupaya…

Jumat, 23 Agustus 2019 10:45

UKM Mulai Menjamur di Kaltim

SAMARINDA- Usaha kecil dan menengah (UKM) menjadi salah satu pemberi…

Jumat, 23 Agustus 2019 10:42

Konsisten Bikin Inflasi Terkendali

SAMARINDA- Kinerja tim pengendali inflasi daerah (TPID) Kaltim patut mendapat…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:22

Jadikan Kakao Komoditas Unggulan

SAMARINDA- Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim berencana mengajukan hak paten atas…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:20

Investor Harus Dibuat Nyaman

SAMARINDA- Kaltim sudah lama menikmati pertumbuhan ekonomi dari komoditas tidak…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:18

Dasar Aset Pemprov Belum Jelas, Daerah Sulit Terwujud

BALIKPAPAN- Langkah Kementerian Dalam Negeri memberikan izin penerbitan surat utang…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:16

Ekonomi Lokal Masih Dilanda Ketidakpastian

Sepanjang semester I 2019, ketidakpastian masih menyelimuti iklim ekonomi di…

Rabu, 21 Agustus 2019 09:36

Terkesan Setengah-Setengah, Penurunan Tiket Belum Berdampak

Penurunan tarif tiket pesawat berbiaya rendah atau low cost carrier…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*