MANAGED BY:
RABU
12 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SELISIK/LAPSUS

Minggu, 03 Maret 2019 11:32
Pelaku Depresi karena Ketidakadilan

Sang istri baru menyadari ketika melihat posting-an akun temannya yang juga teman dari istri kedua. Gelagat terlihat saat suami jarang memberikan uang. Dia beralasan cicilan rumah dan mobil cukup memberatkan dirinya. Bahkan perusahaan sedang mengalami kesusahan karena tambang sepi. “Akhirnya istri banyak meng-cover keperluan rumah tangga dan anak,” ucapnya.

Ketika istri mengetahui bahwa suami banyak berdusta, kerap liburan ke hotel dan kota lain, uang banyak digunakan untuk perempuan kedua. Dia tak sanggup dan meminta cerai karena merasa jijik ketika melihat suami.

Dia merasa bahwa suami sudah berbagi kemaluan dengan perempuan lain. Bukan hanya di Kota Tepian, Yulia juga menangani kasus di Balikpapan. Seorang anak membawa ibunya ke psikolog lantaran sang ibu stres bahwa suaminya lebih sayang kepada istri tua. Pria ini kembali lagi setelah pernikahan ke lima tahun dan ternyata suami menikah lagi untuk ketiga kali.

Dia kerap tertawa sendiri dan berteriak teriak kala ingat suami. “Klien sudah mengalami gangguan psikotik dan saya rujuk ke RS Atma Husada,” tuturnya. Terakhir, seorang perempuan berstatus ASN yang menjadi istri kedua.

Dia merasa sedih karena suami tidak pernah mengunjungi lagi ketika sudah ketahuan istri. Di mana, istri pertama mengancam akan membawa lari anak-anaknya dan tidak akan mau bertemu suami lagi. Akhirnya ia bingung karena suami jarang datang, sekali datang hanya membelikan bahan-bahan dapur dan tidak pernah lagi tidur di rumah. Belum lagi dia kerap dimaki-maki istri pertama, padahal ia merasa bahwa mertuanya sangat sayang padanya. “Sekarang hanya bisa pasrah dan menerima keadaan dirinya yang menikah namun tetap sendiri,” tutupnya.

Setali tiga uang dengan temuan psikolog, hasil survei Tim Riset Kaltim Post juga mengerucut pada penolakan terhadap poligami. Berdasarkan jajak –pendapat sepekan terakhir, sebanyak 62,5 persen responden menjawab tidak setuju dengan poligami. Hanya 37,5 persen responden menjawab setuju dengan poligami.

Halaman:

BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers