MANAGED BY:
RABU
12 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SELISIK/LAPSUS

Minggu, 03 Maret 2019 11:32
Pelaku Depresi karena Ketidakadilan

Responden yang menjawab tidak setuju dengan poligami beralasan poligami merupakan ketidakadilan dalam pernikahan (35,1 persen). Kemudian menurut responden poligami bisa menyebabkan anak telantar (33,33 persen).

Selanjutnya, 18,33 persen responden menjawab poligami merugikan perempuan dan 13,33 persen responden menjawab poligami bisa memicu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Sebanyak 87,5 persen responden juga menyatakan peningkatan angka perceraian dikarenakan poligami.

Ketika Tim Riset Kaltim Post memberikan pilihan apakah poligami kebutuhan atau keinginan, 79,17 persen responden menjawab poligami merupakan suatu keinginan. Adapun 18,75 persen responden menjawab poligami merupakan suatu kebutuhan dan keinginan. Sisanya, 2,08 persen responden menjawab poligami merupakan suatu kebutuhan.

“Survei ini dilakukan kepada 96 kaum milenial di Kaltim dengan usia responden 17 sampai dengan 35 tahun. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Pengambilan sampel berdasarkan pertimbangan peneliti. Teknik tersebut termasuk teknik pengambilan sampel nonprobabilitas. Artinya, peluang setiap orang untuk terpilih menjadi sampel tidak sama,” ucap Rizky Rizkiawandi, koordinator Tim Riset Kaltim Post. (tim kp)

 

 

Halaman:

BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers