MANAGED BY:
KAMIS
16 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SELISIK/LAPSUS

Minggu, 03 Maret 2019 11:32
Pelaku Depresi karena Ketidakadilan

PROKAL.CO,

POLIGAMI tak hanya mendatangkan stres kepada istri dan anak. Pelaku poligami pun bisa turut merasakan tekanan. Berdasarkan contoh kasus yang ditangani Psikolog Klinis Yulia Wahyu Ningrum, seorang pria mengalami depresi karena istrinya baru mengetahui kalau dia telah memiliki istri lainnya selama 4 tahun.

Suami kerap pergi keluar kota dan membuka banyak cabang perusahaan di kota lain. Modusnya dia meminta istri pertama untuk menjaga usaha di Samarinda sekaligus menjaga buah hati mereka. Sementara itu, dia membawa istri kedua yang juga mantan karyawannya berjalan-jalan mengunjungi banyak perusahaan di kota lain. Mengetahui itu, istri pertama mengamuk dan meminta cerai.

“Namun suami tidak mau dan stres berat karena tidak siap dengan perubahan perilaku istri pertama yang kerap marah, menangis dan berteriak,” ucapnya. Sang suami ini kebingungan dan mencari jasa psikolog untuk menenangkan istri.

Dari hasil konsultasi, istri pertama merasa tidak adil dengan sikap suami yang jarang pulang. Kemudian kerap bermalam di istri kedua dan terutama merasa tidak dihargai. Mengingat suaminya menikah dengan staf mereka sendiri. Hal ini juga tentu menyeret ke masalah ekonomi. Sebab istri menjadi banyak menuntut karena tidak terima harta mereka dibagi dengan istri kedua.

“Sementara istri kedua juga menuntut dibangun rumah karena ada anak mereka yang masih kecil,” ucapnya. Setelah dua tahun berjalan, istri masih kerap stres dan melakukan kunjungan konsultasi agar jiwanya tetap stabil.

Tak sampai di situ, ada pula kasus pria lain yang stres akibat tindakan poligami yang dia lakukan. Pria berusia 52 tahun ini stres karena kelima istrinya mulai banyak tuntutan. Dari uang yang tidak cukup, kasih sayang, dan sakit-sakitan. “Dia stres dan mulai melakukan terapi. Ada keinginan untuk menceraikan semua istri dan hidup sendiri,” ungkapnya. Selain itu, ada pula tindakan poligami yang ketahuan karena posting-an media sosial, Instagram.

Halaman:

BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers