MANAGED BY:
KAMIS
16 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SELISIK/LAPSUS

Minggu, 03 Maret 2019 11:31
Tak Semua Poligami Indah
Banyak Kasus Poligami Berawal dari Selingkuh
ilustrasi

PROKAL.CO,

Ada banyak alasan mengapa memilih mendua. Namun kenyataannya, banyak kasus poligami justru berawal dari perselingkuhan.

 

MENGABULKAN permohonan pemohon untuk melakukan poligami dengan seorang perempuan (sambil menyebutkan nama). Serta membebankan biaya perkara kepada pemohon,” ucap Rusinah, hakim Pengadilan Agama Balikpapan November lalu. Ketukan palu sebanyak tiga kali oleh Rusniah menandai babak baru rumah tangga antara Amelia (bukan nama sebenarnya) selaku termohon dengan Gilang (bukan nama sebenarnya) sebagai pemohon.

Amelia, perempuan berusia 29 tahun, harus rela dimadu oleh suaminya dengan Sefti (bukan nama sebenarnya). Sefti adalah janda yang menginjak usia 37 tahun.

Setelah melewati persidangan selama tiga kali, Gilang yang berpenghasilan Rp 10 juta per bulan akhirnya memiliki dua istri. Kepada Kaltim Post, Rusniah menuturkan, ada banyak hal yang menjadi perhatian majelis hakim ketika menangani perkara poligami. Khususnya saat pembacaan putusan.

“Tapi, hakim memeriksa perkara menitikberatkan pada izin dari istri pertama. Izin dari istri pertama sangat penting,” ungkapnya. Sebelumnya, sambung dia, majelis hakim telah meminta keterangan kepada istri pertama untuk memastikan apakah siap dipoligami.

Halaman:

BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers