MANAGED BY:
JUMAT
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Selasa, 12 Februari 2019 10:42
LUMAYAN..!! Akses Jalan Kubar- Mahulu Dapat Suntikan Rp 41 Milliar
Novita (tengah) saat pertemuan dengan BPJN Wilayah XII.

PROKAL.CO, dir="ltr">UJOH BILANG – Jalan kasar trans Kutai Barat (Kubar) – Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) terus dikerjakan. Setidaknya pada akhir tahun ini jalan tersebut sudah fungsional. Usai memasuki lelang yang direncanakan bulan Februari, pengerjaan jalan sepanjang 146 Km tersebut akan dikebut. Sementara, jalan penghubung ini masih tidak berstatus.

Ketua DPRD Mahulu Novita Bulan menuturkan, walau tidak berstatus jalan penghubung ke dari Kubar ke Ibukota Mahulu, Ujoh Bilang, akan terus dikerjakan menggunakan bantuan APBD Kaltim. “Tahun ini jalan akan dikerjakan menggunakan bantuan keuangan (Bankeu) dari APBD provinsi,” ucapnya usai pertemuan di Kantor BPJN (Balai Pelaksanaan Jalan Nasional) XII, Balikpapan, Jumat (8/2) lalu.

Pada pertemuan tersebut dirinya meminta BPJN XII untuk ikut membantu pengerjaan jalan Kubar - Mahulu karena Mahulu merupakan kabupaten penghubung. Hingga jalan yang masih non status bisa dikerjakan keroyokan, hingga cepat selesai.

Dua tahun terakhir, Novita Bulan berkirim surat ke kementrian. Alhasil jalan dapat dikerjakan menggunakan dana bantuan dua kali dari Kementrian PUPR melalui BPJN XII. Pada 2017 sebesar Rp 30 miliar pengerjaan dari Tering ke Ujoh Bilang dan 2018 mendapatkan Rp 30 miliar dari Ujoh Bilang ke arah Tering . Totalnya Rp 60 milliar.

Namun untuk 2019 tidak ada bantuan dari Kementrian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat). Dikarenakan bantuan akan diberikan jika ada permintaan. “Pada tahun ini tidak dapat, karena kami tidak mengirimi surat. Kita kira polanya akan lanjut karena sudah masuk renstra (rencana strategis) dan ajuan jalan nasional, ternyata tidak. Bantuan disetop ketika tidak berkirim surat, kami akan kirim surat lagi untuk 2020,” tutur perempuan yang akrab disapa Kak Ita ini.

DPRD Mahulu bisa bernafas sedikit lega, di tahun berikutnya akan dapat lagi, dan sebelumnya, Novita Bulan dipertemuan pelaporan dana APBD beberapa waktu lalu berhasil melobi Gubernur Kaltim Isran Noor dan mendapat Bankeu APBD Provinsi Rp 41 milliar. “Dana tersebut sudah masuk APBD, rencananya akan melalui lelang cepat di Februari. Antisipasi bila susah membawa material. Bersyukur juga ini ranah provinsi sehingga anggaran terus masuk, tapi ini yang paling besar,” sebut Ita.

Dengan bantuan tersebut Ita optimis, jalan diprogreskan pada tahun ini dapat selesai hingga tahap pengerasan. “Target tahun ini bisa dilewati, tidak berlumpur dan licin. Pengerjaan akan bertahap,” imbuh Ita.

Sedangkan Kepala BPJN Wilayah XII Refly Ruddy Tangkere menjelaskan, sampai saat ini jalan Kubar - Mahulu sudah memasuki proses pembahasan, dalam perjalanannya tetap meminta usulan daerah. Nantinya berdasarkan usulan gubernur kemudian didiskusikan bersama.

“Ada dua kriteria untuk menjadi jalan nasional, pertama administrasi dan kedua teknis. Untuk administrasi jalan Kubar - Mahulu sudah memenuhi kriteria salah satunya sebagai jalur PKSN (Pusat Kegiatan Strategis Nasional) dan bisa menghubung kan dua ibukota provinsi, yakni Kaltim dan Kalbar,” sebutnya.

Kemudian untuk teknis, dirinya mengatakan belum memenuhi kriteria. “Untuk teknis, jalan haruslah tembus, sementara saat ini jalan tersebut belum sepenuhnya tembus,” tambahnya.

Ia mengatakan, untuk tahun ini dianggarkan Rp 260 milliar lebih untuk menembuskan jalan tersebut, nantinya bekerjasama dengan TNI. “Pengerjaan akan bekerjasama dengan TNI, jadi nanti setelah tembus akan ada perbaikan lagi,” ujarnya.

Selain itu Surat Keputusan (SK) Menteri akan keluar pada 2020 nanti, tapi dirinya tidak bisa memastikan apakah jalan Kubar – Mahulu masuk jalan nasional atau tidak, yang jelas sudah masuk renstra. “Sudah masuk renstra, artinya tiap tahun mendapatkan bantuan pembangunan tapi tidak wajib. Jadi harus dari daerah memintanya. Harus berkirim surat,” tutupnya. (*/sya)


BACA JUGA

Kamis, 17 Oktober 2019 12:24

Komentari Kasus Wiranto, IRT Kutim Diperiksa Polisi

SANGATTA - Menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia,…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:22

Jalan Umum Bukan untuk Hauling

Angkutan batu bara dan kelapa sawit kembali meramaikan jalan umum.…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:21

Kukar Makin Terbuka

  TAK hanya membangun jaringan jalan antarkecamatan, momentum penetapan wilayah…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:21

DUH JAUHNYA..!! Untuk Vaksin Saja, Jamaah Harus ke Samarinda

SENDAWAR – Belum ada pelayanan suntik vaksin meningitis bagi calon…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:18

Pembangunan Tugu Simpang Lima Kota Habiskan Rp 1,8 M

TANA PASER - Setelah hampir 10 tahun lebih tugu di…

Rabu, 16 Oktober 2019 11:47

KPU Paser Sayembarakan Maskot Pilkada

TANA PASER - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Paser berupaya…

Rabu, 16 Oktober 2019 11:45

Paser Masih Minus Produksi Beras

TANA PASER - Kebutuhan beras di Kabupaten Paser masih belum…

Selasa, 15 Oktober 2019 13:21

Warga Sudah 20 Tahun Menanti Jembatan

Usia Kutim sudah menginjak 20 tahun. Selama itu pula polemik…

Selasa, 15 Oktober 2019 13:18

Karapas Penyu Dijual Bebas, Penjualnya Berdalih Berdalih Tak Tahu Ada Aturan

TANJUNG REDEB-Penyu, satu di antara sekian banyak binatang yang dilindungi.…

Selasa, 15 Oktober 2019 13:17

Berau Optimistis Jadi Penyuplai Utama Daging Sapi

TANJUNG REDEB-Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Berau optimistis kabupaten paling…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*