MANAGED BY:
RABU
26 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Senin, 11 Februari 2019 11:27
Berbau Busuk, Muntahan Paus yang Berharga Mahal, Diyakini Sembuhkan Penyakit Kulit
LANGKA : I Wayan Sumarta menunjukkan muntahan paus yang ia temukan saat aksi bersih-bersih di Pantai Kelating, Tabanan. (foto: Dewa Rastana/Bali Express)

PROKAL.CO, Siapa sangka jika benda seperti bongkahan lilin yang ditemukan salah seorang warga di pinggir Pantai Kelating, Tabanan, merupakan muntahan ikan paus. Benda yang bernilai jual tinggi dan bisa untuk obat penyakit kulit itu, rencananya akan dijual apabila ada yang berminat.

 

 DEWA GEDE RASTANA, Tabanan

 

Salah seorang warga Banjar Pekandelan, Desa Kelating, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, I Wayan Sumarta, 55, menuturkan, penemuan benda diduga muntahan paus itu bermula sekitar tahun 2017 lalu. Kala itu, pria yang memang aktif mengampanyekan kebersihan pantai ini, hendak melakukan aksi bersih-bersih pantai di Pantai Kelating. Ketika itu Sumarta mencium bau busuk yang sangat menyengat. "Kebetulan waktu itu mau Beach Clean Up, apalagi pas musim hujan sampah pasti banyak. Tiba-tiba mencium bau menyengat," ungkapnya kepada Bali Express ( Jawa Pos Group), Minggu (10/2) kemarin di kediamannya Banjar Pekandelan, Desa Kelating, Kecamatan Kerambitan, Tabanan.

 Akhirnya ia mencari-cari sumber bau, hingga menemukan sebuah benda seperti bongkahan lilin yang menjadi sumber dari bau tersebut. Bahkan, sebagian benda tersebut sudah mulai mencair karena sengatan matahari. "Awalnya tidak tau itu benda apa, tetapi pernah lihat di youtube kalau muntahan ikan paus seperti itu bentuknya," sambungnya. 

Sembari membersihkan sampah, akhirnya Sumarta memutuskan untuk membawa pulang bongkahan tersebut yang beratnya sekitar satu kilogram. Dan, setibanya di rumah, ia kembali mencoba mencari informasi melalui internet tentang muntahan paus. " Ciri-ciri, karakter, bentuknya memang sama seperti muntahan paus," sambungnya. 

Akhirnya setiap melaksanakan bersih-bersih pantai, Sumarta mengumpulkan muntahan paus tersebut hingga terkumpul sebanyak 8 kilogram. Namun kini sudah berkurang lantaran tak sedikit rekan-rekannya yang meminta untuk dijadikan obat. "Informasinya untuk menyembuhkan gatal-gatal, jadi bongkahannya seperti lilin saat dipanaskan akan meleleh," lanjutnya. 

Rencananya, jika ada yang berminat membeli, muntahan ikan paus itu akan dijual. Namun, hingga kini belum ada yang berminat. Dari informasi yang didapatkan, lanjutnya, muntahan ikan paus tersebut memiliki banyak kegunaan, yakni sebagai bahan obat-obatan, bahan parfum, dan lainnya. "Jika memang itu muntahan paus dan ada yang berminat, maka akan saya jual. Dulu sempat ada yang mau nawar, tapi sampai sekarang tidak datang," tutur Sumarta.

 Dirinya pun tidak bisa memprediksi kapan dan bagaimana muntahan paus itu bisa sampai di pesisir Pantai Kelating. Hanya saja yang ia ketahui, jenis ikan paus yang bisa mengeluarkan muntahan hanya Paus Sperma, dan kemungkinan muntahan tersebut terbawa arus hingga ke Pantai Kelating. "Kemungkinan terbawa arus dan tidak bisa diprediksi kapan ada," tandasnya. (ras/rin)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 25 Februari 2020 13:55

Kepsek Bejat Beri Korban Boneka dan Jam Tangan

BADUNG– Terungkap fakta yang mengejutkan dari kasus WS, Kepala Sekolah…

Selasa, 25 Februari 2020 13:43

Drone Tempur Elang Hitam Jadi Prioritas Nasional

JAKARTA– Impian Indonesia segera memiliki drone tempur produk dalam negeri…

Selasa, 25 Februari 2020 10:53

188 WNI ABK Kapal World Dream Bakal Dievakuasi ke Pulau Tak Berpenghuni

Pemerintah akan segera mengevakuasi Warga Negara Indonesia 188 (WNI) yang…

Senin, 24 Februari 2020 17:11

SANGAT BEJAT..!! Kepala Sekolah di Bali Ini Perkosa Muridnya Sejak SD Hingga SMU

Pihak aparat kepolisian dari Polres Badung, Bali, menetapkan seorang kepala…

Senin, 24 Februari 2020 14:23

PARAH ABIS..!! Kepala Sekolah Perkosa Muridnya di Ruang Kepala Sekolah

Polres Badung akhirnya menetapkan WS, pelaku pencabulan terhadap seorang siswi…

Minggu, 23 Februari 2020 10:49

Dua Korban Susur Sungai di Sleman Belum Ditemukan, Pembina Pramuka Jadi Tersangka

SLEMAN– Penyisiran siswa hilang karena susur sungai diperluas menjadi 27…

Minggu, 23 Februari 2020 10:03

Lama Kesepian Ditinggal Suami, Istri Bos Kuda-Kudaan dengan Anak Buah di Gudang

Usia Karin memang tak muda lagi. Sudah 47 tahun. Tapi…

Minggu, 23 Februari 2020 09:24

Suka Ngegas Motor dan Datangi Bini Tetangga, Kepalanya Ditimpas, Adi pun Wassalam..!!

MATARAM-Terkuak motif RA membunuh tetangganya, Adi. Warga Dusun Aik Nyet,…

Minggu, 23 Februari 2020 09:22

Kejagung Kejar Aset Tersangka Korupsi di Asia dan Eropa

JAKARTA-- Penyidik Kejaksaan Agung mulai mengungkap beberapa rencana penelusuran aset…

Sabtu, 22 Februari 2020 10:18

Dua Orang Positif Terkontaminasi Radioaktif

JAKARTA- Teka-teki apakah ada warga Perumahan Batan Indah (PBI) yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers