MANAGED BY:
RABU
26 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 11 Februari 2019 11:12
AH TERNYATA..!! Pemilih Ogah Mikir Pemilu Legislatif

69 Persen Prioritaskan Coblos Surat Suara Pilpres

Suasana coblosan pada Pilgub Kaltim 27 Juni 2018. Pada Pemilu serentak 2019 nanti, hasil survey mengatakan publik fokus pada pemilihan presiden, sementara pemilu legislatif tak terlalu memikirkan.

PROKAL.CO, JAKARTA – Popularitas pemilu legislatif (pileg) benar-benar ambles. Hasil survei Celebes Research Center (CRC) menunjukkan bahwa agenda memilih wakil rakyat itu sama sekali tidak menjadi prioritas pemilih. Bahkan di semua level.

Rendahnya prioritas pemilih terhadap pileg tersebut dipaparkan CRC di Jakarta kemarin (10/2). Lembaga survei yang berbasis di Makassar, Sulawesi Selatan, itu melakukan survei dengan melibatkan 1.200 responden di 34 provinsi. Rentang waktunya 23 hingga 31 Januari 2019. ”Ini pertama kalinya kami memaparkan hasil survei di Jakarta,” kata Herman Heizer, direktur sekaligus pendiri CRC.

Herman menjelaskan, 93,2 persen pemilih (responden) mengetahui bahwa pemilu akan dilaksanakan pada 17 April. CRC lantas menanyakan kepada responden kertas suara apa yang akan dicoblos pertama saat berada di bilik suara. ”Mayoritas atau 69,4 persen akan mencoblos kertas suara pilpres dulu,” kata Herman (lihat grafis).

Dari situ CRC juga mengetahui bahwa posisi para responden sebagian besar sudah menentukan pilihan. Saat CRC bertanya adakah kemungkinan untuk mengubah pilihan, mayoritas menyebutkan, kecil kemungkinan mereka untuk mengubah pilihan. ”Sebanyak 46,9 persen menyatakan kecil kemungkinan berubah dan 34 persen menyatakan hampir tidak mungkin mengubah pilihan,” kata Herman.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Korbid Pratama Partai Golkar yang juga Ketua DPR Bambang Soesatyo menilai data CRC bisa menjadi referensi. Tren elektabilitas capres-cawapres yang disajikan juga tidak jauh berbeda dengan lembaga survei lain. ”Menurut saya, pemilih bisa mengubah pilihannya jika paslon menawarkan program yang lebih baik,” ujarnya.

Menurut Bamsoet, sapaan Bambang Soesatyo, di sisa waktu yang ada saat ini, paslon harus bisa mengubah pola dalam melakukan kampanye. Sudah saatnya paslon menawarkan program kerja yang tentu positif dan masuk akal. ”Sudah saatnya dihentikan kampanye saling hujat. Menjadi tantangan bagi kedua kubu yang bertarung untuk mengubah gaya kampanyenya,” tutur dia.

Sementara itu, Angga Wira, juru bicara BPN Prabowo-Sandi, menilai hasil survei CRC juga bisa menjadi pegangan dan evaluasi dalam dua bulan ke depan. Meski saat ini elektabilitas Prabowo-Sandi masih tertinggal, dia yakin pada 17 April nanti terjadi kejutan. ”Saya tahu betul pertumbuhan popularitas Bang Sandi sejak di DKI. Momentumnya hampir mirip,” yakinnya.

Menurut Angga, era media sosial saat ini bisa menjadi penentu. Apa yang saat ini menjadi persepsi pemilih bisa jadi berubah karena keadaan atau informasi tertentu. Angga juga menilai belum semua pola kampanye saat ini terpotret seutuhnya dalam survei.

”Gerakan yang belum terpotret adalah relawan. Ada relawan 212 dan relawan ganti presiden. Ini saya rasa perlu juga untuk diukur. Karena gerakan pemenangan tidak sekadar dilakukan partai,” terangnya. (bay/c9/fat)

Hasil Survei Pemilu CRC

 

Pengetahuan Publik terhadap Pemilu 2019

Mengetahui: 93,2 persen

Tidak mengetahui: 6,8 persen

 

Prioritas Kertas Suara yang Akan Dicoblos Dulu

Kertas suara pilpres: 69,4 persen

Kertas suara DPRD kab/kota: 10,5 persen

Kertas suara DPR: 1,9 persen

Kertas suara DPD: 1,9 persen

Kertas suara DPRD provinsi: 1,2 persen

Tidak tahu/tidak jawab: 15,2 persen

 

Potensi Mengubah Pilihan Pilpres

Kecil kemungkinan: 46,9 persen

Sangat tidak mungkin: 34,0 persen

Cukup besar kemungkinan: 9,1 persen

Sangat besar kemungkinan: 3,9 persen

 

Sumber: Survei CRC


BACA JUGA

Selasa, 25 Februari 2020 15:25

Mahathir Jadi Pelaksana Tugas sampai PM Baru Terpilih

KUALA LUMPUR– Politik Malaysia meledak dalam 24 jam terakhir. Perdana…

Selasa, 25 Februari 2020 13:18

Tanpa Corona Batu Bara Sudah Susah

Pada awal 2020, Tiongkok yang menjadi tujuan utama ekspor Kaltim…

Selasa, 25 Februari 2020 11:47

PPU Banjir, Apakah Lokasi IKN Rawan Banjir Juga..?

JAKARTA- Salah satu kawasan yang hendak dijadikan lokasi ibu kota negara…

Selasa, 25 Februari 2020 11:41

WOW..!! Pembangunan Tol dan Mal Menjadi Incaran Swasta di Ibu Kota Baru

JAKARTA- Ibu Kota baru di Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi incaran…

Senin, 24 Februari 2020 17:27

Dicalonkan Ketua Golkar Kaltim, Isran Tersenyum dan Enggan Jawab Pertanyaan Wartawan

SAMARINDA - Isran Noor kembali enggan menjawab pertanyaan wartawan. Kali…

Senin, 24 Februari 2020 15:10

Panik Corona, Korea Tetapkan Status Darurat

Korea Selatan (Korsel) makin panik dengan persebaran virus corona. Terakhir,…

Senin, 24 Februari 2020 14:45

Gara-gara Virus Korona, Bali Bisa Kehilangan Sejuta Wisatawan Tiongkok, Pantai Kuta Kini Didominasi Turis India

Keputusan pemerintah menghentikan penerbangan dari dan ke Tiongkok membuat pariwisata…

Senin, 24 Februari 2020 14:14

Seluruh Siswa Berhasil Ditemukan, Korban Meninggal Susur Sungai Jadi 10 Orang

JAKARTA--  Tim SAR Gabungan dibawah koordinasi BPBD Yogyakarta berhasil menemukan…

Senin, 24 Februari 2020 14:10

KPK Minta Parpol Usung Calon Tanpa Mahar

JAKARTA- KPK memberikan perhatian serius terhadap proses pencalonan kepala daerah…

Senin, 24 Februari 2020 14:08

Di Proyek Ini Tenaga Kerja Tiongkok Tak Datang, Pakai Tenaga Lokal

JAKARTA– Proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung sempat dikhawatirkan molor pasca…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers