MANAGED BY:
SELASA
18 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Senin, 11 Februari 2019 09:27
Segmen Pertama Jadi Prioritas
TERUS DIKERJAKAN: Kontraktor memprioritaskan pekerjaan proyek segmen pertama di Jalan HARM Ayoeb, yang mengalami kerusakan jalan cukup parah.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB–Proses pengerjaan Jalan HARM Ayoeb, depan Pasar Sanggam Adji Dilayas, terus berlangsung. Selama pengerjaan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau meminta masyarakat untuk tetap bersabar.

Kepala DPUPR BerauAndi Marawangeng mengatakan, pengerjaan proyek peningkatan Jalan HARM Ayoeb tersebut terus dilangsungkan kontraktor dan menggunakan dana anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) Rp 125 miliar.

“Meski proyek pemerintah pusat, pihak kontraktor tentunya tetap berkoordinasi dengan kami. Dan terakhir kali kami meninjau pengerjaan, sedang berlangsung di salah satu sisi bagian drainase jalan,” katanya kepada Berau Post,beberapa waktu lalu.

Dalam pengerjaan ini, dia menyebut, terdapat dua segmen yang dilakukan pihak kontraktor. Yaitu, segmen pertama di depan pasar dan segmen kedua dari simpang Kampung Labanan hingga perbatasan Kalimantan Timur dengan Kalimantan Utara.

Pihaknya juga meminta kontraktor untuk memprioritaskan pekerjaan di segmen pertama atau depan pasar. Pasalnya, daerah tersebut merupakan wilayah padat lalu lintas dan kerap menjadi perhatian masyarakat karena kondisinya yang cukup parah kerusakan jalannya.

“Sekarang masih proses pembangunan drainase, karena hal tersebut saya lihat penting dan wajib sekali. Supaya tidak ada lagi genangan hujan yang berpotensi menyebabkan kerusakan jalan lagi. Kemudian supaya tetap awet, jalan itu akan dibangun menggunakan kontruksi rigid pavement,” tuturnya

Sebelumnya, warga Jalan HARM Ayoeb mengaku bersyukur drainase di kawasan tersebut sedang dibangun. Zainuri, warga, mengatakan  pembangunan drainase tersebut diharapkan menjadi solusi dari kerusakan jalan poros Berau-Bulungan tersebut tidak terus-menerus babak belur seperti beberapa waktu lalu hingga sekarang.

“Ya, syukurlah sudah ada pembangunan parit. Karena selama ini jalan itu tidak memilik saluran pembuangan air, jadi jika hujan, air tergenang di badan jalan dan merusak ruas jalan, seperti yang terjadi saat ini,” ujarnya kepada Berau Post, Rabu (6/2).

Dia mengatakan, jika musim kemarau, jalan tersebut berdebu, dan saat musim hujan, jalan becek berlumpur bak kubangan kerbau. Tapi dengan adanya pembangunan drainase tersebut, nantinya air hujan tidak akan lagi menggenangi ruas jalan dan tentu tidak lagi menyebabkan jalan licin berlumpur.

“Semoga dengan adanya drainase ini bisa membuat badan jalan awet, kan ini jalur utama antarprovinsi Kaltim dan Kaltara,  semoga tidak lagi cepat rusak,” lanjutnya. (arp/app/kpg/kri/k8)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:38

Jual Sarang Burung Curian ke Teman Korban, Ya Ketahuan Lah...

TENGGARONG - Bukannya meraup untung dari hasil pencurian sarang burung…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:37

Menurut Pengamat, Bupati Edi Punya Hak Penuh Menentukan Cabup Disisa Jabatan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sudah menentukan dua figur…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:33

WAHAI PEMUDA..!! Ayok Daftar Jadi Prajurit TNI

TANA PASER - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:31

Sudah 436 ABK Tiongkok Tiba di Pelabuhan Pondong, KKP Pastikan Semuanya Bebas Corona

TANA PASER - Vitalnya penyebaran virus corona yang berasa dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:06

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, Sohang Hilang

Seorang warga Kelurahan Muara Kembang bernama Sohang, dilaporkan tenggelam di…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Sabu Dikemas Bersama Ikan Asin

TENGGARONG–Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Pepatah tersebut tepat disematkan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Kerajinan Tumpar Makin Berkembang

Dekranasda Kubar mendorong para perajin untuk meningkatkan kualitas produk dengan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:01

Akhir Bulan, DPA Harus Sudah Terkirim

SANGATTA - Batas waktu penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pada…

Jumat, 31 Januari 2020 14:00

RS SOHC Sangatta Bantah Adanya Pasien Corona

SANGATTA - Rumah Sakit Medika Sangatta atau lebih dikenal SOHC…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

PDAM Danum Taka Jadi Perumda, Tarif Rumah Ibadah Dapat Subsidi Silang

PENAJAM - Transformasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers