MANAGED BY:
SENIN
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Minggu, 10 Februari 2019 10:08
Jurnalis Dituntut Jadi "Watchdog", Kritik Perusahaan Demi Keselamatan Planet Bumi

Pelatihan Sustainability Reporting Diikuti 20 Jurnalis Kaltim-Kalsel

Pelatihan yang digelar AJI. Sunudyantoro, naraasumber pelatihan “Storytelling For Creating Public Demand For Corporate Accountability Through Sustainability Reporting.

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN- Seorang jurnalis dituntut menjadi "watchdog" atau penjaga planet bumi dari kejahatan kerusakan lingkungan dengan mengkritik dan membuka kejahatan perusahaan yang merusak.

Saat ini, planet bumi sudah mengalami penurunan kualitas lingkungan dengan terus bertambah bencana dari fenomena alam. Turunnya kualitas lingkungan inilah banyak disumbang dari perusahaan karena kebutuhannya untuk produksi yang tinggi dengan mengeksploitasi alam.

"Disinilah, wartawan yang harus menjadi watchdog atau satpam, bagaimana perusahaan tetap jalan tetapi tidak sampai merusak lingkungan," kata Feby Siahaan ketika menjadi narasumber Pelatihan “Storytelling For Creating Public Demand For Corporate Accountability Through Sustainability Reporting”.

Pelatihan digagas oleh Sekolah Jurnalisme AJI (SJAJI) bekerjasama dengan Global Reporting Initiative (GRI) di Balikpapan diikuti 20 jurnalis digelar di Hotel Le Grandeur pada 8- 9 Februari 2019.

Para jurnalis mendapat materi menulis tentang praktik laporan berkelanjutan perusahaan, terutama dalam isu sosial, lingkungan dan ekonomi.

Feby menerangkan komitmen perusahaan sekarang ini sadar dengan pelestarian lingkungan untuk keselamatan dunia telah dilakukan melalui pembuatan Sustainability Report (SR). Dari laporan SR, jurnalis dapat melihat berbagai kinerja perusahaan menjalankan produksinya yang bebas dengan praktek merusak lingkungan.

"Sustainability Report dibuat perusahaan hanya memuat hal yang bagus saja disampaikan. Tetapi, dari penyampaiannya, jurnalis bisa melihat apa yang perlu dikritisi karena perusahaan biasanya tak pandai menulis seperti jurnalis," kata Feby.

Selain Feby, hadir pula jurnalis senior Sunudyantoro membawakan materi bagaimana jurnalis membuat storytelling untuk mengkritisi perusahan. Melalui storytelling, pembaca bisa lebih lengkap menerima pesan dari tulisan jurnalis.

Pelatihan digelar AJI ini serupa digelar juga di Gorontalo, Bandung dan terakhir di Balikpapan. Pemilihan tiga kota tersebut berdasarkan potensi isu lingkungan di daerah itu.

“Pelatihan ini memberi pemahaman dan kesempatan bagi jurnalis untuk menggunakan laporan berkelanjutan (sustainable report) dan informasi lainnya dari perusahaan sebagai bahan liputan yang lebih mendalam,” kata Rochimawati dari Sekolah Jurnalisme AJI.

Menurutnya, nilai tambah lainnya dari kegiatan ini adalah jurnalisme naratif, dengan mengunakan metode radio Netherlands Training Centre.
Jurnalisme naratif merupakan bentuk mumpuni untuk melaporkan, karena akan memberi dampak bagi para pembaca ataupun pendengar.

Ketua AJI Kota Balikpapan Devi Alamsyah mengatakan, pelatihan dengan fokus tersebut belum pernah sebelumnya digelar di Balikpapan. 
“Saatnya jurnalis di daerah meningkatkan kapasitasnya dalam berbagai isu, agar liputan yang dihasilkan beragam dan mendalam,” ujarnya

Peserta yang mengikuti workshop, antara lain dari Kaltim Post, Prokal.Co, Bisnis Indonesia, Tempo, Kaltimkece.id, TV One, Gerbang Kaltim, Tribun Kaltim, Discover Borneo, Antara, TV Beruang, Radio KBR, inibalikpapan, Cahaya Kaltim. Ke-20 peserta itu telah mendaftar dan melewati proses seleksi SJAJI, dengan usulan liputan sesuai tema.


BACA JUGA

Senin, 20 Januari 2020 10:19

Preman Pandan Sari, Sudah 7 Kali Masuk Bui

POLRESTA Balikpapan membekuk terduga pelaku premanisme pada Jumat (17/1) malam.…

Senin, 20 Januari 2020 10:17

ASEKK....!! Kota Minyak Dapat Rp 100 miliar

Balikpapan jadi primadona dalam momen HUT ke-63 Pemprov Kaltim. Keberhasilan…

Minggu, 19 Januari 2020 12:56

Pendaftaran Warga Berprestasi Diperpanjang

ANIMO tinggi ditunjukkan warga dalam ajang pemilihan warga berprestasi dan…

Sabtu, 18 Januari 2020 10:28

Gerak Cepat Tangkap Peluang IKN, Blue Sky Bangun Gedung Baru

Penetapan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur diharapkan membawa…

Sabtu, 18 Januari 2020 10:19

Pelaksana Proyek Di-Black List, IPAM KM 8 Dilelang Ulang

Proyek pembangunan IPAM PDAM terpaksa dihentikan karena pelaksana proyek wanprestasi.…

Sabtu, 18 Januari 2020 10:17

Usul Jumpi Masuk Kampung Perubahan Iklim

BALIKPAPAN – Guna mendukung perlindungan hutan mangrove di Baru Ulu,…

Jumat, 17 Januari 2020 14:13

Anggarkan Rp 7 M untuk PBI, Warga Diimbau Bijak Pilih Kelas Kepesertaan BPJS

Untuk membantu masyarakat tak mampu dalam urusan iuran BPJS, Pemkot…

Jumat, 17 Januari 2020 14:10

Remaja 19 Tahun Gondol 22 Motor, Hasil Curian untuk Foya-Foya dan Main Cewek

BALIKPAPAN – Usia Arif masih muda. Baru 19 tahun. Tapi…

Jumat, 17 Januari 2020 14:09

Kebakaran Aspol Diduga Kuat Korsleting

PEMERIKSAAN barang bukti bekas kabel terbakar oleh tim Pusat Laboratorium…

Jumat, 17 Januari 2020 14:09

Cinta Ditolak, Badik Bertindak

BALIKPAPAN – Ada perkembangan terbaru dari kasus pembunuhan janda cantik,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers