MANAGED BY:
SENIN
19 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Minggu, 10 Februari 2019 09:47
Remisi Pembunuh Wartawan Dicabut Presiden Jokowi, Ini Pesan Pakar Hukum
Almarhum Anak Agung Gde Bagus Narendra Prabangsa, wartawan Jawa Pos Radar Bali yang menjadi korban pembunuhan berencana oleh I Nyoman Susrama. (JAWA POS PHOTO)

PROKAL.CO, Pakar hukum pidana Abdul Fickar Hadjar angkat bicara terkait sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah meneken Keppres pembatalan remisi terhadap I Nyoman Susrama. Susrama merupakan terpidana kasus pembunuhan berencana terhadap wartawan Radar Bali (Jawa Pos Group), AA Gde Bagus Narendra Prabangsa.

"Ya bagus (dicabut), meskipun dilakukan setelah banyak menerima protes keberatan banyak pihak," ucapnya saat dikonfirmasi, Sabtu (9/2) seperti dilansir dari laman JawaPos.com.

Meski mengapresiasi, Fickar berpesan kepada pemerintah agar keputusan yang diambil, khususnya dalam hal penegakan hukum, tidak mudah berubah. Pertama, segala keputusan tidak boleh melampaui batas kewenangan.

"Sebagai contoh Keppres yang memberikan legalitas terjadinya perubahan jenis hukuman berdasarkan remisi," singgung Fickar.

Kedua, pimpinan tertingi negara yaitu Presiden harus bijaksana mempertimbangkan banyak aspek sebelum memutuskan sesuatu. Jangan sampai malah mempedulikan kepentingan partai.

 Sebelumnya, Presiden Jokowi telah meneken Keppres pembatalan remisi yang diberikan terhadap I Nyoman Susrama, terpidana pembunuh berencana wartawan Radar Bali (Jawa Pos Group), AA Gde Bagus Narendra Prabangsa. Ini bermula saat Presiden Jokowi menghadiri puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Grand City, Surabaya.

Momen itu terjadi di sela-sela Presiden Jokowi bersalaman dengan para peserta yang hadir dalam perhelatan tersebut. Saat itu Pemimpin Redaksi Jawa Pos Koran, Abdul Rokhim menanyakan ke Presiden Jokowi mengenai remisi yang didapat oleh Susrama.‎ Terpidana pembunuh AA Gde Bagus Narendra Prabangsa.

"Pak Jokowi, kami masih menagih remisi Prabangsa, Pak," kata Abdul Rokhim ke Presiden Jokowi‎ di lokasi, Sabtu (9/2).‎‎

Dengan senyuman Presiden Jokowi pun menimpali pertanyaan dari Pemimpin Redaksi Jawa Pos Koran, Abdul Rokhim, bahwa dirinya telah meneken Keppres pembatalan remisi yang didapat Susrama.

"Sudah, sudah saya tanda tangani," timpal Jokowi sambil tersenyum kecil.


BACA JUGA

Senin, 19 Agustus 2019 11:31

Lima Poin Seruan MUI terkait Kasus Video Ustaz Abdul Somad

Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Wasekjen MUI) Tengku Zulkarnain…

Senin, 19 Agustus 2019 11:24

Manokwari Rusuh

Sejumlah jalan utama di Manokwari, Papua Barat, Senin (19/8) ditutup…

Senin, 19 Agustus 2019 10:57

Satu Prajurit Kembali Gugur, KKSB Akui Dalang Serangan

JAKARTA–Satu di antara dua korban yang tertembak oleh Kelompok Kriminal…

Senin, 19 Agustus 2019 10:43

Sambut Hangat Persaingan

KEHADIRAN Indra Setiawan dan Tambun Dibty Naibaho menambah panas persaingan…

Minggu, 18 Agustus 2019 01:20

Kadernya Jadi Tersangka Kasus 4 Polisi Terbakar, Bos GMNI Minta Maaf

Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) turut…

Minggu, 18 Agustus 2019 01:16

Markas GMNI Dibakar

Sekretariat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cianjur terbakar pada Jumat…

Minggu, 18 Agustus 2019 01:01

Warga Diteror Pelemparan Tahi Sapi, Polisi Turun Tangan

Warga Boyolali sedang diteror dengan pelemparan kotoran sapi. Hal ini…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:06

Layangan 22 Negara Beraksi, Ada Naga 150 Meter

Puluhan layangan raksasa menghiasi langit Pantai Mertasari pada event International…

Jumat, 16 Agustus 2019 00:45

NGERI..!! Demo Mahasiswa di Cianjur, 4 Polisi Luka Bakar

Sejumlah mahasiswa di Cianjur diamankan polisi lantaran diduga menjadi penyebab…

Kamis, 15 Agustus 2019 11:26

Rotasi Guru Berdasarkan Zonasi

JAKARTA– Rencana kebijakan rotasi guru di berbagai sekolah hampir dipastikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*