MANAGED BY:
SENIN
26 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 03 Februari 2019 11:27
Si Tangan Ajaib

Icha Mahendra

BERJUANG: Mengawali karier menjadi make up artist sejak 2008, Khairunnisa atau Icha Mahendra selalu mengevaluasi diri agar menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.

PROKAL.CO, SETIAP calon pengantin selalu ingin tampil menawan pada hari bahagia mereka. Tak sedikit yang berani merogoh kocek lebih dalam untuk urusan tata rias. Khairunnisa, salah satu perias senior Kota Tepian ini sudah merias ratusan wajah mempelai wanita. Mempelajari seni memoles wajah tersebut sejak 2002.

BERTANGGUNG jawab, berkomitmen, dan tidak menunda pekerjaan merupakan kunci kesuksesan Khairunnisa. Setelah belajar pada 2002, perempuan yang akrab disapa Icha itu baru memberanikan diri merias seseorang pada 2008.

Sembari merapikan patung maneken yang berjejer, Icha menyambut hangat saat disambangi di kediamannya pada Rabu (30/1) sore. Bangunan yang sudah menjadi istana bagi dia dan keluarga kecilnya selama 16 tahun itu berdiri di Perumahan Tepian.

Bagi Anda yang belum pernah bertandang, menemukan rumahnya bukan perihal sulit. Bagaimana tidak, spanduk berukuran sekitar 4 meter tertulis besar nama Icha Mahendra. Mempermudah siapa saja mengetahui bahwa pemilik dari rumah tersebut merupakan perias yang namanya sering jadi rekomendasi.

“Nama asli aku itu sebenarnya Khairunnisa. Icha Mahendra itu baru aku pakai setelah bersuami. Selama di sekolah aku dipanggil Nissa, sedangkan di rumah akrab disebut Icha. Mahendra itu aku ambil dari nama suami. Jadi sekarang, teman-teman semasa sekolah pada kaget dan enggak menyangka kalau Icha Mahendra itu Nissa yang mereka kenal,” jelasnya menghapus tanya.

Perempuan berhijab itu mengaku menyukai dunia rias wajah sejak mengantongi ijazah SMP. Berawal ketika memiliki teman-teman waria yang selalu nongkrong di salon depan gang rumahnya. Setiap sore menjelang malam, Icha suka menonton teman warianya yang tengah sibuk merias wajah sebelum mangkal. Bahkan, tak jarang Icha juga ikut merias wajahnya, sambil menyontek setiap tahapan make up yang dilakukan teman-temannya.

“Aku bukan tipikal orang yang suka memilih-milih teman. Jadi, setiap sore, aku selalu gabung dengan mereka untuk sekadar bercanda gurau sampai ikutan make up di depan gang. Sampai akhirnya mereka sadar dengan bakat merias, dan merekomendasikan aku untuk mendaftar di lembaga kursus tata rias pengantin yang ada di Samarinda,” ungkapnya.

Tanpa pikir panjang Icha langsung mengambil kelas rias lima adat pengantin. Yakni, Sunda, Eropa, Jawa, Bugis, Banjar. Sambil mendalami ilmu tata rias pada pagi hari, dia lalu melanjutkan aktivitasnya sebagai pelajar di SMA Muhammadiyah 2 Samarinda siangnya.

“Sayangnya aku hanya sempat belajar 3 budaya saja yakni Bugis, Jawa, Eropa. Enggak sampai habis. Selain itu, aku juga merasa bosan dan lelah karena pagi kursus rias, selesai jam kursus langsung sekolah. Benar-benar menguras tenaga,” jelasnya.

Setelah berhenti kursus, Icha mengaku tidak berpikir untuk meneruskan bakatnya itu. Hingga dia memutuskan melepas lajang pada 2007 dengan pria yang berprofesi sebagai juru foto. Tak disangka semenjak itulah kariernya menjadi MUAprofesional dimulai.

“Awalnya aku hanya bantu suami untuk rias modelnya. Enggak lama setelah itu, naluri sebagai MUA muncul kembali. Disarankan suami untuk melanjutkan. Akhirnya mulai semangat lagi dan memutuskan untuk belajar autodidak,” beber perempuan yang kental dengan aksen Banjar itu.

“Enggak hanya ikut suami, aku juga mempromosikan jasa rias kepada teman fotografer Samarinda yang lainnya. Selain itu juga pelan-pelan menerima make up pesta. Pada saat itu baru dapat Rp 20 ribu sekali rias. Namanya baru pemula, belum memikirkan bayaran. Yang penting klien puas dan dapat promosi,” ujarnya kemudian tersenyum.

Meski hanya Rp 20 ribu, Icha tidak pernah mengeluh dan selalu bersyukur. Dia percaya, niscaya Allah SWT akan selalu menambahkan rezeki setiap umat yang selalu bersyukur. Hal itu bukan sekadar isapan jempol, dia yang tak pernah mengeluh atas nikmat yang belum didapat akhirnya berada pada titik kesuksesan. Berawal dari Rp 20 ribu, perempuan beranak satu itu, berhasil mendapatkan minimal Rp 40 juta setiap bulannya. (*/nul*/rdm2)

loading...

BACA JUGA

Senin, 26 Agustus 2019 09:52

Kucing, Anjing, dan Monyet Berisiko Rabies

Bagi pencinta anjing dan kucing, selalu jaga kesehatan hewan berbulu…

Senin, 26 Agustus 2019 09:51

Minimalkan Virus dengan Rangkaian Vaksinasi

ANJING merupakan jenis hewan setia. Dengan salah satu keunggulan sifat…

Senin, 19 Agustus 2019 10:22

Rudy Setiawan, Abaikan Komentar Baik, Fokus Komentar Buruk

Dia pernah berkeringat menjadi kuli bangunan, sopir, hingga office boy.…

Senin, 19 Agustus 2019 10:21

Prinsip 267 dan Bumbu Cinta

RUDY Setiawan sudah tahan banting mengelola Restoran Dandito. Berawal dari…

Senin, 05 Agustus 2019 09:55

Tidak Asal Mendaki Gunung, Ini Persiapan Matang Meraih Puncak

Mendaki gunung menjadi kegiatan paling diminati oleh kalangan muda. Hal…

Senin, 05 Agustus 2019 09:54

Mendaki, Bikin Bugar Badan dan Sehat Mental

TIDAK hanya kaya akan budaya, Indonesia merupakan negara yang dianugerahi…

Senin, 29 Juli 2019 09:41

Sadar Berasuransi, Ketahui Kebutuhan, Kenali Perusahaan yang Menawarkan

Agar kelak kehidupan pada masa mendatang terjamin, salah satunya menggunakan…

Senin, 29 Juli 2019 09:40

Asuransi, Mempersiapkan demi Kebaikan Masa Depan

DIANGGAP belum menjadi kebutuhan utama dan tidak terdesak, banyak orang…

Jumat, 26 Juli 2019 13:39

Ini Alasan Gaya Kerja Kaum Millenial Gampang Resign dan Minta Gaji Tinggi

 Kaum milenial dan Gen-Z memiliki gairah bekerja yang masih segar.…

Kamis, 25 Juli 2019 23:57

Waspada Jika Pasangan Mendadak Suka Olahraga, Jangan-Jangan Selingkuh

Berhati-hatilah ketika pasangan Anda secara tiba-tiba mulai berolahraga. Karena pasangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*